OTT Pungli di Pelabuhan ASDP Punggur, Polisi akan Selidiki Aliran Dana Hasil Pungli

1020

Metrobatam.com, Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan kepolisian akan mendalami dugaan aliran dana hasil pungutan liar di Pelabuhan PT ASDP Telaga Punggur Batam seperti pengakuan dua tersangka yang diamankan, Rabu (19/4) sore.

“Pengakuan tersangka ada aliran. Pengakuannya disetorkan juga ke Manager. Kami akan dalami pengakuan itu,” kata Kapolda di Batam, Jumat.

Ia mengatakan, masih terus melakukan pemeriksaan dua tersangka FRN yang bertugas menerima uang punggutan dari korban dan DA seorang supervisor yang memerintahkaan tersangka pertama menerima uang kutipan. Serta sejumlah saksi atas pengungkapan tersebut.

“Semua yang terlibat akan kami ungkap. Kami masih telusuri pihak-pihak yang turut menikmati hasil pungli tersebut,” kata Sam.

Sam saat ditanya kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus tersebut mengatakan semua harus memenuhi unsur sehingga bisa diproses lebih lanjut.

“Untuk menetapkan tersangka baru tentu harus ada bukti yang kuat agar kasusnya bisa lnjut,” kata dia.

Kapolda juga mengatakan, Tim Saber Pungli akan terus bekerja untuk mengungkap praktik-praktik lain yang merugikan negara dan masyarakat khususnya bagian pelayanan umum.

“Target kami setiap minggu ada operasi tangkap tangan untuk memperbaiki sektor-sektor layanan yang selama ini menyusahkan masyarakat,” kata dia.

Dalam operasi yang dilaksanakan Rabu sore tersebut diamankan uang Rp4,8 juta yang merupakan pembayaran dari saksi Bn dan tidak menggunakan tiket.

Selain itu juga disita uang Rp3,252 juta yang juga merupakan hasil pembayaran pengguna transportasi tanpa tiket.

“Kami juga mengamankan uang Rp37 juta yang merupakan hasil korupsi sembilan hari dari 11-18 April yang disimpaan dalam brankas. Praktik ini sudah lama sehingga kerugian negara juga besar,” kata dia.

Petugas juga menyita manifest KMP Lome tujuan Tanjung Balai Karimun tertanggal 12, 17 dan 19 April 2017. Laporan produksi dan pendapatan tiket terpadu terjual pershift pada 12 dan 17 April 2017.

“Dari keterangan tersangka, kendaraan khususnya pengngkut barang yang akan menyeberang juga dinaikan golongannya sehingga bayar lenbih mahal. Selain itu, ada dua manifest dalam setiap kapal dengan data berbeda yang menunjukkan sebagaian uang yang diperoleh dari penjualan tiket tidak disetorkan,” kata Sam.

Atas perbuatan tersebut, dua tersangka disangkakan Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3, dan atau Pasal 5, dan atau Pasal 11, dan atau Pasal 12 UU No.13 tahun 2009 sebagaimana telah diubah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan atau Pasal 21 UU NO.28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari KKN dan atau Pasal 3 UU No.11 tahun 1980 tentang tindak pidana suap Jo Pasal 55 KUH Pidana.

“Tersangka terancam hukuman pidana minimal 4 tahun dan paling lama 20 tahun serta denga paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar,” kata dia.

Antara

BERITA TERKINI

BNNP Kepri Tangkap Dua Bersaudara Pemilik Narkoba di Baloi, Batam

Metrobatam.com, Batam - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri mengamankan dua orang yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu dan pil ekstasi saat berada di...

Derby Manchester Imbang 0-0

Metrobatam.com, Manchester - Laga derby antara Manchester City melawan Manchester United berkesudahan imbang 0-0 dalam pertandingan Liga Utama Inggris di Etihad Stadium, Kamis malam...

Ekspos Polresta Barelang dan BPOM Terkait Tangkapan 7008 Butir Dektrometorfan Sediaan Tunggal

Metrobatam.com, Batam - Ekspos yang dilaksanakan di halaman Satnarkoba Polresta Barelang pada hari Kamis tanggal 27 April 2017 pukul 09.00 WIB di pimpin langsung...

Kolom: Kekalahan Ahok, Islam Politik, dan Narasi Demokrasi di Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Seperti sebuah paduan suara, semua pemberitaan media Barat khususnya di Amerika Serikat tentang kekalahan Ahok dalam Pilkada Jakarta 2017 di-frame dalam...

Ustadz Jakfar Meninggal Saat Membaca Alquran di Rumah Mensos

Metrobatam, Surabaya ā€“ Nama ustadz Jakfar Abdul Rahman menjadi buah bibir di masyarakat saat ini. Pasalnya, qari atau ahli pembaca Alquran itu wafat saat...

Syok Usai Salah Tembak, Keberadaan Aiptu BS Dicari Polisi

Metrobatam, Bengkulu ā€“ Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno mengatakan, dalam satu atau dua hari ini akan menyelesaikan persoalan polisi berinisial BS (43), anggota...

Tolak Pemeriksaan Lekuk Tubuh, Pengacara Firza: Itu Foto Editan

Metrobatam, Jakarta - Firza Husein menolak ketika lekuk tubuhnya hendak diperiksa oleh polisi. Menurut Aziz, foto-foto yang beredar merupakan hasil editan. "Itu kan pihak kepolisian...

Analisis: Mas Agus dan Ambisi Politik Cikeas

Metrobatam, Jakarta - Apalagi yang dimiliki Partai Demokrat selain Susilo Bambang Yudhoyono? Pergantian kekuasaan dari Presiden ke-6 SBY menuju Presiden Joko Widodo saat ini, tak...

Pindahkan Ibukota, Bappenas Tak Ingin Keluar Duit

Metrobatam, Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan pengganti DKI Jakarta sebagai ibu kota Indonesia akan berada di wilayah yang telah memiliki lahan...

ICW: Partai Pendukung Angket KPK Tak Mau Kasus e-KTP Diusut Tuntas

Metrobatam, Jakarta - Komisi III DPR sedang gencar mengusulkan pengguliran hak angket untuk meminta KPK membuka rekaman BAP tersangka pemberi keterangan palsu kasus korupsi...

AS Buka Kemungkinan Gelar Operasi Laut China Selatan

Metrobatam, Jakarta - Komandan militer Amerika Serikat di Asia Pasifik, Admiral Harry Harris, menyatakan pihaknya kemungkinan besar akan melaksanakan kembali operasi kebebasan navigasi di...

Mencoba Melarikan Diri, BNN Tembak Bandar Narkoba

Metrobatam, Palembang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dibantu oleh Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil membongkar jaringan besar Narkotika di Sumsel, di Daerah Talang...