PAD Daerah Karimun dari IMTA Capai Rp1,5 Miliar

540

Metrobatam.com, Karimun – Pendapatan Asli Daerah Karimun dari retribusi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) sejak Januari-April 2016 ini sudah mencapai Rp1,5 miliar. Kontribusi untuk kas daerah itu paling banyak berasal dari Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja pada PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun Ruffindy Alamsjah di Tanjungbalai Karimun, Selasa (26/4) mengatakan, meski baru memasuki tri wulan kedua atau pada April, namun pendapatan dari retribusi IMTA itu sudah hampir separuh dari pendapatan selama kurun waktu 2015 lalu sekitar Rp2,6 miliar.

“Retribusi IMTA cukup fantastis mendongkrak PAD Karimun dari sektor pajak dan retribusi. Retribusi ini efektif diberlakukan sejak terbitnya Peraturan Daerah no 07 tahun 2014 tentang IMTA. Kami optimis, retribusi IMTA pada tahun ini bisa mencapai Rp5 miliar,” ungkap Ruffindy.

Dijelaskan, Pemkab Karimun hanya bisa memungut TKA yang melakukan perpanjangan kontrak kerja pada satu lokasi atau satu perusahaan. Para TKA itu wajib membayar 100 dolar Amerika untuk setiap kali perpanjangan izin bekerja di Kabupaten Karimun. Retribusi sebanyak itu disetor TKA maupun melalui perusahaan tempat dia bekerja ke rekening khusus di Bank Riaukepri.

“Setelah setoran itu masuk dalam sistem di Dinas Pendapatan Daerah, baru Disnaker menerbitkan izin bekerja kepada TKA itu. Kami hanya bisa memungut ketika TKA itu melakukan perpanjangan izin kerja, kalau tidak kami tak bisa apa-apa. Makanya, semakin banyak TKA memperpanjang izin kerjanya, maka semakin besar retribusi yang masuk ke kas daerah,” tuturnya.

Anggaran dari retribusi IMTA tersebut, jelas Ruffindy, masih berada di kas daerah. Dana itu nantinya bakal digunakan untuk peningkatan kualifikasi tenaga kerja lokal atau pelatihan sertifikasi seperti piter, welder, operator atau penambahan skill bagi tenaga kerja lokal lainnya hingga mampu bersaing bagi tenaga kerja asing.

Menurutnya, berdasarkan data yang ada di Dinas Tenaga Kerja Karimun per 2015, jumlah TKA yang bekerja di Karimun mencapai lebih dari 1.250 orang yang bekerja di sejumlah perusahaan, terutama perusahaan yang beroperasi di Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di Pulau Karimun Besar.

Sementara, ketika ditanya berapa data jumlah TKA terakhir atau pada 2016 ini yang bekerja di sejumlah perusahaan di Karimun, Ruffindy mengaku tidak hafal. Hanya saja, menurut dia, jumlah TKA terbanyak ada di PT SIKB dengan jumlah sekitar 613 orang, sisanya sekitar 650 orang bekerja di perusahaan lain.

Ruffindy juga menjelaskan, untuk TKA yang bekerja di laut, pihaknya belum bisa memungut IMTA, karena para TKA yang rata-rata bekerja diatas Kapal Isap Produksi (KIP) mitra PT Tambang Timah itu mengantongi Kemudahan Khusus Keimigrasian (Dasuskim) yang dikeluarkan oleh Imigrasi, rata-rata mereka hanya bekerja selama 3 bulan saja.

Sumber: Haluankepri

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jadi Korban Ujaran Kebencian? Begini Cara Lapornya ke Polisi

Metrobatam, Jakarta - Salah satu bentuk penyalahgunaan media sosial adalah penyebaran ujaran kebencian alias hate speech. Padahal ada sanksi hukum menanti kalau seseorang menyebarkan...

Diduga Terima Suap, Komisioner KPU dan Ketua Panwaslu Garut Ditangkap

Metrobatam, Bandung - Polisi menangkap komisioner KPU Ade Sudrajad dan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut Heri Hasan Basri. Keduanya ditangkap atas dugaan menerima suap untuk...

PDIP Klaim Mega Rombak Tradisi Ketum jadi Capres, Nasdem: Kerja Sama Berulang

Metrobatam, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah menilai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah merombak tradisi politik yang mengistimewakan posisi Capres...

Saudi Selenggarakan Festival Jazz untuk Pertama Kali

Metrobatam, Jakarta - Untuk pertama kalinya, Arab Saudi menggelar festival jazz yang berlangsung selama tiga hari di Ibu Kota Riyadh. Festival yang berlangsung sejak Kamis...

Prananda-AHY akan Dialog, Demokrat: Ini Baik untuk Politik Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrat menilai gayung bersambut dari PDIP atas ajakan dialog Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai langkah politik...

Aktris Bollywood Sridevi Meninggal Dunia

Metrobatam, Jakarta - Kabar duka datang dari Bollywood. Salah satu aktris veteran Sridevi meninggal dunia di Dubai pada usia 54 tahun. Seperti dilaporkan Trust of...

1000 Anggota DPRD Kota Se Indonesia akan Hadiri Rakernas ADEKSI Ke-3 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Peserta Rakernas Adeksi Ke-III Tahun 2018 merupakan unsur pimpinan dan anggota DPRD Kota se-Indonesia yang berjumlah lebih kurang 1000 orang. Rakernas...

Disdukcapil Batam Rekam Data KTP-el di Sekolah

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam jemput bola perekaman data KTP-elektronik ke sekolah-sekolah. Tahun ini Disdukcapil menargetkan rekam data KTP-el...

Mahasiswa Singapura Belajar dan Berdiskusi ke BP Batam

Metrobatam.com, Batam - Mahasiswa Yale Nus Collage Singapura yang dipimpin oleh Profesor Jane M Jacobs beserta 19 orang mahasiswa berkunjung ke BP Batam dalam...

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...
BAGIKAN