Pakar: Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP Jadi Langkah Mundur

Metrobatam, Jakarta – Pasal dalam Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) jadi sorotan. Salah satunya pasal tentang penghinaan presiden. Pasal itu dinilai akan membangkitkan kemunduran jika dihidupkan kembali.

“Pasal Penghinaan Presiden itu kayaknya itu langkah mundur kalau memang dihidupkan kembali. Pasal itukan sudah di(batalkan) MK kan. Jadi eranya sudah beda,” kata

Guru Besar Hukum Pidana Universitas Soedirman (Unsoed) Hibnu Nugroho kepada detikcom, Rabu (14/2).

Hibnu menuturkan, pasal tersebut perlu dikaji benar-benar rinci. Sebab, potensi kriminalisasi dari pasal tersebut sangat besar.

“Kalau memang mau dituangkan harus rigid sekali. Jangan abstrak, kalau abstrak itu potensi kriminalisasi tinggi sekali,” ujarnya.

“Rincinya, kalau memang itu bukan terkait jabatannya. Kalau terkait, misalnya presiden, anti-Jokowi, nah itu baru (penghinaan). Bukan terkait jabatan tapi terkait pribadi itu nggak masalah. Harus konkretnya itu di situ,” imbuhnya.

Ia menyampaikan agar sebaiknya pihak yang menggodok RKUHP tidak tergesa-gesa dalam menyelesaikan rancangan undang-undang tersebut. Pasalnya Hibnu berpandangan bahwa landasan hukum yang ada saat ini masih mampu untuk menanggulangi kejahatan.

“Tidak usah tergesa-gesa. Toh hukum yang sekarang juga masih bisa, dalam keadaan, tanda petik, masih mampu menanggulangi kejahatan,” tuturnya.

Seperti diketahui, rapat tim perumus Rancangan KUHP dengan pemerintah sepakat pasal penghinaan presiden masuk KUHP. Sedangkan pasal penghinaan melalui media sosial masih ditunda pembahasannya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ketua DPRD Kepri Serahkan Bantuan Hewan Kurban di Batam

Metrobatam.com, BatamĀ  - Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak menyerahkan bantuan hewan kurban kepada pengurus Masjid Nurul Iman, Kelurahan, Tembesi, Minggu (19/8/2018). Penyerahan hewan kurban berupa...

Danlantamal IV Tatap Muka Dengan Ibu-Ibu Jalasenastri Korcab IV DJA I

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Menjelang pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jalasenastri ke-72, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko...

Indonesia Tambah 3 Emas, Ini Perolehan Medali dan Klasemen Asian Games

Metrobatam, Jakarta - Sampai Senin (20/8) pukul 15.00 WIB perolehan medali emas Indonesia bertambah tiga. Kontingen Indonesia pun naik ke urutan tiga klasemen Asian...

Senyum Lebar Joni Pemanjat Tiang Dapat Bantuan Renovasi Rumah

Metrobatam, Jakarta - Yohanes Gama Marschal Lau alias Joni, bocah pemanjat tiang bendera dalam upacara HUT ke-73 RI di Desa Silawan, Belu, Nusa Tenggara...

Gempa 6,9 SR di Lombok Berasal dari Sesar Naik Flores

Metrobatam, Jakarta - Gempa berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR) kembali mengguncang pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu 19 Agustus 2018. Gempa besar...

Mahfud Md Tolak Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma’ruf, Ini Alasannya

Metrobatam, Jakarta - Mahfud Md menolak menjadi ketua tim pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ia mengungkap alasannya. Apa itu? "Saya tak bisa jadi ketua timses atau...

PNS di Aceh Dapat Tambahan Libur Idul Adha 2 hari

Metrobatam, Banda Aceh - Menyambut lebaran Idul Adha 1439 H, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Aceh mendapat tambahan libur selama dua hari. Meski demikian,...

Lindswell Persembahkan Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2018

Metrobatam, Jakarta - Indonesia meraih emas keduanya di Asian Games 2018. Lindswell Kwok menambahnya dari cabang wushu. Di Hall B JIEXpo Kemayoran, Senin (20/8), Lindswell...

SBY Disomasi, Anggota DPR Anton Sukartono Bantah Palsukan Ijazah

Metrobatam, Jakarta - Forum Silaturahmi Alumni (FSA) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lintas Generasi menduga bacaleg Partai Demokrat (PD) Anton Sukartono Suratto menggunakan gelar dan...

Terima Suap, Eks Bupati Subang Imas Dituntut 8 Tahun Bui

Metrobatam, Bandung - Mantan Bupati Subang Imas Aryumningsih dituntut delapan tahun bui. Imas terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi berupa menerima suap perizinan sebesar...

Korban Tewas Sementara Gempa Lombok 548 Orang

Metrobatam, Jakarta - Korban tewas gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Barat untuk sementara 548 orang. Pendataan masih terus dilakukan sehingga kemungkinan jumlah korban...

Di Balik Kisah Ratoh Jaroe, Tarian Aceh Pembuka Asian Games 2018

Assalamualaikum kami ucapkan Para undangan yang baru teuka Karena salam Nabi khen sunat ...
BAGIKAN