Pamflet Palu-Arit Ditempel di Gapura Desa

262

Metrobatam.com, Bima – Jajaran Kepolisian Bima serta anggota Intelijen dan Keamanan Kodim 1608 IX/Udayana menyita ratusan pamflet berlambang palu-arit di sejumlah wilayah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu, 22 Mei 2016. Petugas juga mengejar beberapa orang yang melakukan arak-arakan sambil membawa pamflet lambang Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Sesuai dengan perintah Kepala Polri, ini harus didalami. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk menyebarkan paham tertentu,” kata Ajun Komisaris Besar Gatut Kurniawan, Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bima, Minggu, 22 Mei 2016. Menurut Gatut, polisi bersikap hati-hati dalam mengusut kasus ini karena pamflet tidak cukup untuk menjadikan seseorang sebagai tersangka.

Menurut dia, pamflet ini dapat dibuat dengan mudah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan meresahkan warga. Karena itu, Gatut mengaku polisi masih kesulitan dalam melacak siapa saja orang yang memasang pamflet dan berapa jumlahnya. Apalagi banyak juga kasus yang terjadi di tempat lain. “Kami masih berkoordinasi mengenai hal ini.”

Sementara itu, Komandan Distrik Militer 1608 Bima, Letnan Kolonel (Arh) Edi Nugraha, mengatakan petugas akan tetap mengejar pelaku yang sengaja atau tidak sengaja menyebarkan pamflet yang bergambar palu-arit. “Pelakunya tetap kami kejar karena ini sudah meresahkan warga,” kata dia.

Anggota Intel Kodim, pukul 13.15 Wita tadi siang, menemukan pamflet kertas sebanyak enam lembar, yang menggambarkan simbol palu-arit. Simbol ini di tempel di gapura perbatasan antara Desa Lido dan Desa Ncera. Anggota kepolisian langsung meluncur ke TKP dan menemukan sejumlah pamflet palu-arit. “Tidak tertutup kemungkinan hal itu dilakukan LSM keras yang sering memprovokasi warga selama ini,” ujar Gatut.

Pelaku yang terbukti sengaja menggunakan atribut PKI untuk menyebarkan paham terancam pidana dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1999 tentang Perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang berkaitan dengan kejahatan terhadap keamanan negara. Menurut Agus, pelaku bisa dihukum pidana maksimal 20 tahun penjara bila terbukti.(mb/tempo)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Restoran Senilai Rp 15 Miliar, Milik Bos First Travel di London

Metrobatam, Jakarta - Polisi mendalami kepemilikan aset milik bos First Travel berupa restoran di London, Inggris. Restoran tersebut disebut polisi dibeli pada 2016 dengan...

Hore! Sukses Cegah Karlahut, Lima Desa Dapat Rp100 Juta

Metrobatam, Pelalawan - Sebanyak lima desa mendapatkan reward (hadiah) karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Lima desa tersebut berasal dari...

Bank Sampah Solusi dari Persoalan Sampah di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap kota. Dan Sistem...

Hindari Gratifikasi, Kapolri Taruh Sepeda Jokowi di Museum Polri

Metrobatam, Jakarta - Istri Kapolri, Tri Suswati, mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi karena dinilai memakai pakaian adat terbaik saat upacara 17 Agustus di...

Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia Cari Makanan Mandiri

Metrobatam, Jakarta - Jelang proses puncak ibadah haji pada akhir bulan ini (9 Zulhijah) di Padang Arafah, Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)...

Kasus Suap ‘Sapi-Kambing’, KPK akan Selidiki Peran Majelis Hakim

Metrobatam, Jakarta - Suap bersandi 'sapi-kambing' diterima oknum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Tujuannya...

Pelaku Teror di Spanyol Ingin Ledakkan Katedral Ikonik Barcelona

Barcelona - Salah satu tersangka serangan teror diBarcelona, Spanyol, pekan lalu, kepada hakim mengatakan bahwa kelompoknya sebenarnya merencanakan serangan yang jauh lebih besar. Kepada media...

Hari ke-3, Basarnas Fokus Lakukan Pencarian 10 Tentara AS di Perairan Bintan

Metrobatam, Batam - Hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas ) Kepri masih melakukan pencarian hilangnya 10 orang tentara Amerika Serikat (AS), pascatabrakan antara kapal...

Aman Abdurrahman, Pengagum ISIS dan Perebut Massa Baasyir

Metrobatam, Jakarta - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia seharusnya menjadi lembaran baru bagi terpidana kasus terorisme Aman Abdurrahman alias Oman. Remisi atau pengurangan masa...

JK: Pemerintah Ingin Temuan Pansus Angket Perkuat KPK

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah meminta kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi tetap kuat meski Panitia Khusus Hak Angket telah menemukan 11 temuan sementara indikasi pelanggaran lembaga...

Duh! 937 Paket Ganja Masih Ditemukan Dalam Lapas Narkoba

Metrobatam, Medan - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Pematang raya, Simalungun, Sumatera Utara, melakukam razia rutin terhadap para narapidana penghuni Lapas, Senin...

Kunker Haji, Fadli Zon Bebekan Pertemuannya dengan Habib Rizieq

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon bersama Tim Pengawas Haji DPR mengunjungi Madinah pekan ini. Di sela kunjungannya meninjau fasilitas haji, Fadli...