Rapat Paripurna Penyampaian pandangan DPRD Kota Tanjungpinang terhadap rancangan Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta laporan pertanggungjawaban anggaran tahun 2017, Selasa (4/7) di Aula DPRD Kota Tanjungpinang. 

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Rapat Paripurna Penyampaian pandangan DPRD Kota Tanjungpinang terhadap rancangan Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta laporan pertanggungjawaban anggaran tahun 2017, Selasa (4/7) di Aula DPRD Kota Tanjungpinang.

Dalam rapat tersebut semua Fraksi membacakan pandangannya masing-masing seperti fraksi dari Partai PDIP, Syahrial mengatakan Pemko sudah melampaui target, dan ini tolak ukur menjadi penyerapan anggaran kedepan.

Menurutnya, dalam pelaksanaan APBD 2016 masih dievaluasi untuk perbaikan dimasa yang akan mendatang.

Sementara, fraksi dari Partai Golongan Karya juga mengatakan bahwa kepala daerah harus menyampaikan laporan, dan perlu dipahami bahwa kepala daerah bertanggungjawab atas keuangan daerah APBD kepada Dewan.

Menurutnya, Pemko masih belum cermat menggunakan anggaran 2016, menerapkan prinsip yang lebih diperhatikan dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

“Karna pemerintah tidak bisa memberikan stimulasi perekonomian , kami fraksi Golkar terdapat terjadi silfa pada kas pemko. Oleh karena itu, Pemko dianggap pemborosan anggaran, dengan anggaran APBD Perubahan menjadi lebih baik lagi,” harapnya.

Selain itu, fraksi dari Hanura, Reni juga mengatakan silfa yang cukup besar menjadi salah satu perekonomian yang tidak sesuai, dan kedepan diharapkan tidak seperti berikut.

Peningkatan retribusi pajak daerah, pelaksanaan harus dihitung kongkrit jumlah pengendara dan parkir, agar menjadi salah satu pendapat daerah.

“Pembahasan PP APBD kami dari fraksi Hanura berharap dilanjutkan pembahasannya,” katanya.

Fraksi dari Demokrat Plus, Agung mengapresiasi terhadap pemko mendapat WTP dari BPK dalam keuangan pemko Tanjungpinang.

“Kami berharap Walikota menjabarkan secara detail apa yang menjadi hambatan-hambatan. Penyerapan anggaran APBD , diharapkan merancang kegiatan pembangunan tidak menumpuk diahkir tahun,” harapnya.

Fraksi dari PKS, Muhamamd Arif juga mengatakan bahwa realisasi kegiatan masih perlu diperhatikan untuk membelanjakan anggaran belanja daerah pemko.

Fraksi dari Gerindra, Mayanti juga meminta proses pengelolaan keuangan daerah pemko untuk pembangunan harus mengontrol dengan baik.

“Kita (fraksi Gerindra) menganggap jika ditinjau dari Pendapatan WTP dari BPK wajar saja. Dan harus melihat lebih jauh lagi bagaimana memanfaatkan keuangan demi kesejahteraan,” katanya.

Menurutnya, penyerapan anggaran yang baik, adalah bertujan untuk kesejahteraan masyarakat Kota  Tanjungpinang.

Dan yang terakhir, fraksi dari PAN, Hasan juga menyampaikan bahwa WTP yang diperoleh Pemko harus menjadi hal yang harus dipertahankan dan kedepan mendapat sesuatu yang lebih baik lagi.

“Realisasi anggaran APBD 2016 dianggap sudah terserap 59 SKPD perlu ditingkatkan lagi kedepannya.Demi kemajuan perekonomian pemko diharapkan bisa mengelola dengan baik keuangan daerah agar terciptanya kesejahteraan masyarakat Kota Tanjungpinang,” ucapnya.

Setelah itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul menjawab tentang pandangan DPRD Tanjungpinang terhadap Ranperda laporan pertanggungjawaban anggaran 2016.

Ia mengatakan, dirinya sudah mencermati pandangan dari 7 fraksi anggota DPRD Tanjungpinang. Terimakasih kepada PDIP atas pandangan yang diberikan, dan Golakr, Pemko akan memperhatikan catatan yang diberikan kepada pemko.

“Fraksi Hanura menyampaikan lima poin penting, silva tahun 2016 , kami akan perhatikan dan keselarasan soal pendidikan,” ucapnya.

Sementara, untuk fraksi Demokrat Plus, Pemko Tanjungpinang sudah mendata dan membuka lapangan kerja seperti menjahit dan membordir , dan membantu untuk para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yakni melaksanakan pendataan kesejahteraan sosial, dan meningkatkan ekonomi produktif.

Untuk fraksi PKS, dirinya mengucapkan terimakasih terhadap dukungan dan saran yang telah diberikan kepada Pemko Tanjungoinang.

“Dalam memperbaiki kinerja keuangan yang akan mendatang, ini bisa dilihat pencapian dari indeks hasil pertumbuhan manusia seperti pendidikan, kesehatan dan lainnya,” ucapnya lagi.

Kini, lanjutnya, Pemko sedang melakukan pembinaan kepada para ekonomi produktif, dan para UKM dan pelaku usaha.

“Untuk fraksi dari PAN, kami akan perhatikan catatan  yang menjadi pandangannya,” tutupnya.

Budi Arifin

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Banjir Bandang Sapu Dua Desa di Dairi, Satu Orang Hilang

Metrobatam, Dairi - Banjir bandang menghantam Desa Longkotan dan Desa Sibongkaras Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut). Musibah itu menyebabkan dua rumah...

Terungkap! Ini Fasilitas Mewah Bilik Asmara yang Dipakai Inneke dan Suami

Metrobatam, Bandung - Inneke Koesherawati membenarkan adanya fasilitas bilik asmara di Lapas Sukamiskin yang digunakan bersama sang suami, Fahmi Darmawansyah. Ada fasilitas apa saja...

KPK: 295 Tiang Reklame di DKI, Hanya 5 yang Punya Izin

Metrobatam, Jakarta - KPK menyoroti persoalan penerimaan pajak di DKI Jakarta. Menurut KPK, dari ratusan tiang reklame di Ibu Kota, hanya hitungan jari yang...

Emil Salim Khawatir Perubahan Iklim Mengancam Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Emil Salim khawatir dampak buruk bakal terjadi di Indonesia karena pemanasan iklim global. Di antaranya permukaan air laut naik hingga terjadi...

Harga Pertamax Cs Belum Turun, Dirut Pertamina: Tunggu Saja

Metrobatam, Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati masih belum mau bicara mengenai perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi yang...

Jurkam Jokowi: Ahoker Masih Solid Dukung di Media Sosial

Metrobatam, Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memastikan Ahokers atau pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih...

OTT Pejabat Kemenpora Jadi yang Ke-29 Dilakukan KPK di 2018

Metrobatam, Jakarta - KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Kemenpora. Ini adalah OTT ke-29 yang dilakukan KPK selama 2018. Dalam OTT kali ini,...

Diduga Berniat Kabur, Bahar Smith Ganti Nama Jadi Rizal

Metrobatam, Jakarta - Polisi menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka dugaan penganiayaan di Bogor, Jawa Barat. Bahar juga sudah ditahan setelah menjalani pemeriksaan, Selasa...

Klopp Yakin Mourinho Tak Lama Jadi Pengangguran

Metrobatam, Jakarta - Manajer Liverpool Juergen Klopp yakin Jose Mourinho tak butuh lama untuk mendapatkan pekerjaan baru setelah dipecat Manchester United bila ia ingin...

Tepis Isu Pro-Prabowo, Relawan Sumbar Deklarasi Dukung Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Sekitar 200 relawan asal Sumatera Barat yang tergabung dalam Sumbar Pemilih Jokowi (SPJ) mendeklarasikan dukungan bagi pasangan Joko Widodo-Maruf Amin di...

Kadisdukcapil Duga e-KTP Tercecer di Jaktim untuk Buat Gaduh

Metrobatam, Jakarta - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta Dhany Sukma menduga tercecernya ribuan e-KTP di Duren Sawit, Jakarta Timur untuk...

MU Pecat Mourinho, Sudah Tiga Manajer Tumbang Usai Sir Alex

Metrobatam, Jakarta - Sudah tiga manajer ditunjuk Manchester United setelah era Sir Alex Ferguson, tiga-tiganya gagal. Harus bagaimana lagi MU agar kembali ke persaingan...