Panti Sosial Kemensos Tampung Anak Terpapar Radikalisme

Metrobatam, Jakarta – Kementerian Sosial menyatakan mempunyai tempat khusus buat menampung anak-anak yang terpapar ideologi radikal. Mereka bakal ditampung di Panti Sosial Marsudi Putera (PSMP) Handayani di Bambu Apus, Jakarta Timur.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Edi Suharto mengatakan saat ini terdapat sekitar 200 anak yang berada di panti itu. Sebagian besar dari mereka dideportasi dari Turki saat terciduk hendak dibawa ke Suriah. Kemensos menyatakan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait penanganan mereka.

“Yang di Bambu Apus itu kemarin baru pulang dari Turki akan ke Suriah. Kita tahu mereka akan berperang di sana, tetapi keburu ketahuan Pemerintah Turki sehingga mereka dikembalikan,” kata Edi di Jakarta, Kamis (17/5).

Edi menuturkan mayoritas anak berasal dari Pulau Jawa. Kampung halaman mereka tersebar di sejumlah daerah.

“Sebenarnya cukup tersebar. Kalau kemarin kita melihat petan dari 200-an keluarga yang pernah direhab di Bambu Apus, banyak di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat walau banyak di tempat lain,” ujarnya.

Menurut Edi, satu-satunya pendekatan yang paling tepat untuk menangani anak berpaham radikal adalah rehabilitasi.

Program dan layanan yang diberikan di PSMP Handayani atau panti sosial lainnya yakni bimbingan sosial, bimbingan fisik dan mental, bimbingan keterampilan, hingga pengembangan minat dan bakat.

“Program diskusi, pendampingan, terapi bermain yang tidak terasa mengubah pandangan anak,” ujar Edi.

Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial Kanya menambahkan, sebenarnya saat ini muatan penghuni PSMP Handayani sudah melebihi batas. Panti itu seharusnya hanya menampung seratus anak, tetapi diisi 200 orang.

“Daya tampung 100, sekarang 200 orang karena Detasemen (88 Antiteror) banyak kirim. Sekarang sebagian sudah pulang. Sepertinya mau datang lagi dari Suriah,” ujar Kanya. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...

Pemerintah Tegaskan Dana Saksi dari APBN Hanya Pelatihan

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan tidak menganggarkan atau mengalokasikan dana untuk saksi dari partai politik pada pelaksanaan pemilu 2019 dalam Anggaran...
SHARE