Pasangan Incumbent Ganjar-Heru Maju Lagi, 2 Kader PPP Daftar Cawagub

1009

Metrobatam, Semarang – Pasangan incumbent Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan wakilnya Heru Sudjatmoko akhirnya menunjukkan kepastian untuk maju di Pilgub 2018. Keduanya mengambil formulir penjaringan di kantor DPD PDIP Jateng.

Ganjar mengambil formulir dengan diwakilkan oleh sahabatnya, Iwan Lasono. Sama seperti Pilgub 2013 Iwan juga mengambilkan formulir untuk Ganjar sebagai bakal calon Gubernur Jateng.

“Sudah 2 kali. Tahun 2013 juga ambil. Ini amanah. Pak Ganjar itu sahabat dan saya yang diberi amanah,” kata Iwan di kantor DPD PDIP Jateng, Jalan Brigjen Katamso, Semarang, Kamis (10/8).

Iwan tidak memberikan keterangan lebih banyak terkait pengambilan formulir yang dilakukan dua hari sebelum penutupan. Menurutnya hal itu ranah dari yang bersangkutan yaitu Ganjar.

“Belum bisa jawab, saya seorang yang menerima kuasa, tinggal jalankan perintah saja,” tandasnya.

Setelah Iwan, giliran Heru Sudjatmoko yang mengambil formulir sebagai bakal calon Wagub Jateng. Tidak seperti lainnya yang diwakilkan saat mengambil formulir, Heru datang sendiri untuk mengambilnya.

Heru Sudjatmoko mengambil formulir pendaftaran bakal Cawagub JatengHeru Sudjatmoko mengambil formulir pendaftaran bakal Cawagub Jateng Foto: Angling Adhitya Purbaya

“Saya kan sering ke sini, saya ambil sendiri,” pungkas Heru.

Heru mengatakan dirinya sengaja mengambil formulir pendaftaran setelah Ganjar untuk menghormati. Pengembalian berkas pun akan dilakukan di hari yang sama yaitu Jumat (11/8) besok karena merupakan hari terakhir.

“Saya ukur kemampuan saya dari berbagai sisi. Saya tidak mampu kalau nyalon gubernur. Saya hormati pak gub (Ganjar) karena nyalon lagi,” kata Heru.

Meski mendaftar dan akan mengembalikan di hari yang sama, Heru menegaskan bukan berarti ia nantinya mendapat rekomendasi lagi dan dipasangkan dengan Ganjar. Menurutnya semua keputusan tetap ada di tangan Ketua Umum PDIP. “Saya harus memiliki keikhlasan kalau yang dipilih yang lain,” tandasnya.

Dua Kader PPP Daftar Cawagub

Dua kader PPP mendaftarkan diri sebagai calon wakil gubernur (cawagub) Jawa Tengah melalui PDIP. Dua kader itu, Bupati Jepara, Marzuki dan mantan Bupati Blora, Abu Nafi.

Marzuki datang mengembalikan formulir ke kantor DPD PDIP Jateng. Dia datang bersama para pendukungnya dan diiringi musik rebana.

Dia datang membawa ratusan pendukung yang diangkut 17 bus dari Jepara. Suasana pun riuh di halaman kantor DPD PDIP Jateng, Jalan Brigjen Katamso, Semarang.

Sebelum masuk ke ruang pendaftaran, Marzuki sempat bertemu Wakil Gubernur Jawa Tengah yang juga merupakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu, Heru Sudjatmoko.

Setelah itu Marzuki diterima oleh panitia, Abang Baginda dan melakukan prosesi pengembalian formulir serta mengumpulkan berkas.

Marzuki mengatakan pihaknya mendaftarkan diri sebagai calon wakil gubernur Jateng atas saran dari partai PDIP dalam hal ini ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto. Ia kemudian berkoordinasi dengan DPW PPP Jateng dan mendapat restu. “Ini merupakan bentuk penghormatan PDIP kepada PPP,” kata Marzuki, Kamis (10/8).

Sebagai keseriusan pendaftaran, Marzuki sudah menyiapkan visi misi jika nantinya mendapatkan rekomendasi dan diberi amanat menjadi wakil gubernur Jateng.

“Punya visi untuk mewujudkan provinsi yang berdaya saing yang bisa mengangkat nilai-nilai nasionalis dan religius,” katanya.

Saat ditanya terkait keanggotaan partainya, Marzuki tidak menjawab dengan jelas dan mengatakan kalau Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri memaklumi posisinya. “Bu Mega memaklumi, tidak usah ditanyakan lah,” ujar Marzuki.

Ia menegaskan, jika tidak memperoleh rekomendasi, maka ia akan mendukung siapapun yang mendapat rekomendasi. Usai proses pengembalian formulir, Marzuki keluar dan disambut ratusan pendukung yang sudah memakai kaos “Marzuki Menuju Jawa Tengah”.

“Siapapun yang direkomendasikan Ibu Mega, tetap saya dukung. Saya terhantarkan jadi bupati juga atas rekomendasi PDIP,” katanya.

Selain Marzuiki, ada pula kader PPP lain yang juga mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wakil gubernur Jateng. Ia adalah mantan Wakil Bupati Blora, Abu Nafi.

Abu Nafi datang sebelum Marzuki dengan membawa beberapa pendukungnya. Di ruang pendaftaran, Abu menyampaikan awalnya dirinya tidak berniat mendaftar. Formulir diambilkan oleh Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsuri.

“Agak aneh saya ikut, ini di luar dugaan. Tapi ini amanah DPW,” kata Abu.

Selain amanah dari partai, lanjut Abu, keikutsertaan dirinya dalam penjaringan cawagub Jateng yaitu untuk menghormati PDIP yang memberikan rekomendasi untuk mencalonkan diri di Pilkada Blora tahun 2015 meski gagal.

“Saya tidak ambil formulir, yang ambil ketua DPW. Saya lihat diri saya, saya bukan kelas wakil Gubernur. Tapi karena ini amanah. Dengan segala keterbatasan, saya berangkat,” ujarnya.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN