Patroli BC Kepri Tangkap Speadboat Angkut TKI Ilegal dari Malaysia

petugas Kanwil DJBC Kepri menunjukkan speedboat penyelundup TKI Ilegal (Sindonews)

Metrobatam.com, Karimun – Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau (Kepri) menahan 20 orang tenaga kerja Indonesia ilegal di perairan Kabil, Batam.

Kepala Seksi Penindakan DJBC Kepri R.Levi di Dermaga Gurita Kanwil BC di Karimun Selasa menyatakan dari 20 orang TKI tersebut ditahan pada Rabu (12/4) sekitar pukul 06.00 WIB. Keduapuluh TKI tersebut terdiri atas tiga wanita dan 17 pria menumpang kapal cepat atau “speedboad” dari Batu Pahat Malaysia menuju Batam.

“Pencegahan dilakukan petugas yang tengah melakukan patroli rutin dengan menggunakan kapal BC-1305 di perairan Kabil Batam, Provinsi Kepri,” kata R Levi.

Levi mengatakan penangkapan ini didasari atas pelanggaran menjalankan kapal tanpa izin atau tanpa dokumen resmi dengan nakhoda SB (49).

Nakhoda SB, lanjut Levi mendapatkan upah dari jasanya mengantarkan para TKI tersebut dari dan ke tempat tujuan mereka sebesar 900 sampai 1.500 ringgit Malaysia (RM).

“Para TKI dan tekong (nakhoda) telah menjalani pemeriksaan awal di hari yang sama,” katanya.

Setelah pemeriksaan awal, para TKI tersebut selanjutnya diserahkan ke instansi terkait guna proses hukum lebih lanjut. Sedangkan untuk nakhoda masih diperiksa penyidik BC Kepri.

“Masih menjalani proses penyidikan,” katanya.

Sementara itu, SB yang disebut sebagai nakhoda pada “speadboat” tersebut mengaku hanya menerima upah sebesar Rp400 ribu untuk setiap penumpangnya.

“Dari pengurus kita ‘gak dapat apa-apa, ketika sampai di tempat tujuan baru saya terima uang itu,” kata SB.

Di tempat terpisah Kepala Seksi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun Bherti Mustika membenarkan jika 20 orang TKI tersebut telah dilimpahkan ke pihaknya beberapa waktu lalu.

“Ia dan sudah kita proses para TKI-nya,” kata Bherti Mustika melalui layanan pesan singkatnya (Whatsapp).

Ia mengatakan setelah melalui proses keimigrasian, para TKI tersebut ditetapkan sebagai korban, selanjutnya mereka akan dipulangkan ke daerah asal mereka masing-masing.

“Mereka pulang dengan dana mereka sendiri,” katanya.

Mereka, kata Bherti tidak dapat melakukan perjalanan ke luar negeri selama dua tahun penuh sebagai sanksi atas pelanggaran hukum yang mereka lakukan.

 

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Piala Dunia 2018, Senegal Taklukkan Polandia 2-1

Metrobatam.com, Rusia - Polandia gagal membuka jalan lebih positif karena ditumbangkan oleh Senegal dengan skor 1-2 dalam laga perdana Piala Dunia 2018 di Moskva,...

Jepang Kalahkan Kolombia 2-1 di Piala Dunia 2018

Metrobatam.com, Rusia - Salah satu wakil Asia di Piala Dunia 2018, Jepang, akhirnya berhasil menaklukkan perlawanan Kolombia 2-1 pada pertandingan perdana Grup H di...

Kapal Bawa Puluhan Penumpang Tenggelam di Danau Toba

Metrobatam.com, Medan - Kapal Kayu KM Sinar Bangun yang mengangkut 70 penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018). Lokasi kejadian dilaporkan terletak...

Osaka Jepang Diguncang Gempa 6,1 SR

Metrobatam.com, Osaka - Badan Meteorologi Jepang mengatakan getaran berkekuatan 6.1 Skala Richter itu melanda sebalah utara Osaka, kota terbesar kedua di negara itu, pada...

Polisi Pastikan Kasus Rizieq Shihab Dihentikan

Metrobatam.com, Jakarta - Kepolisian Indonesia memastikan Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas dugaan kasus percakapan berkonten pornografi yang menyeret pimpinan...

Parkir di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur Semrawut

Metrobatam.com, Batam - Parkir kendaraan di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Kota Batam, Kepulauan Riau, terlihat semrawut pada H+2 Idul Fitri 1439 Hijriah, Minggu. Parkir di...

Hasil Lengkap dan Klasemen Piala Dunia 2018

Metrobatam.com, Rusia - Piala Dunia 2018 telah berlangsung selama empat hari dan sebanyak enam dari delapan grup telah memainkan pertandingan pertama, sejak dibuka pada...

Libur Lebaran, Warga Karimun Padati Pantai Pelawan

Metrobatam.com, Karimun - Pantai Pelawan di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dipadati pengunjung yang menghabiskan masa liburan pada hari ketiga Idul Fitri...

Pada H+2, Jalur Mudik Sumbar – Riau Macet Total

Metrobatam.com, Payakumbuh - Ratusan Ribu kendaraan pribadi terjebak macet di sepanjang jalur mudik Sumatera Barat - Riau tepatnya jalan yang menghubungkan Bukittinggi hingga Payakumbuh...

Polisi Tembak Mati Pembunuh dan Perampok Supir Taksi Online

Metrobatam.com, Palembang - Tim Reserse Kejahatan dan Kekerasan Polda Sumatera Selatan menembak mati satu dari tiga pembunuh dan perampok sopir taksi daring (Online) Grab...

Kroasia Kalahkan Nigeria 2-0 di Piala Dunia 2018

Metrobtam.com, Rusia - Pertandingan kedua di Grup D Piala Dunia 2018 antara Kroasia dan Nigeria berlangsung di Stadion Kaliningrad, Minggu (17/6) dini hari WIB. Nigeria dan Kroasia...

Rusuh, Papua Nugini Berlakukan Status Keadaan Darurat

Metrobatam.com, Sydney - Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan ke dataran tinggi berbatu untuk memulihkan ketertiban setelah perusuh terus...
BAGIKAN