Patungan R80 Nyaris Rp 2 M, Ilham Habibie: Bukti Rakyat Mendukung

3574

Metrobatam, Jakarta – PT Regio Aviasi Industri (RAI) membuka peluang bagi masyarakat untuk memberikan sumbangsih dalam pengembangan pesawat R80. Caranya dengan patungan menyalurkan dana berapapun lewat kitabisa.com.

Antusias masyarakat untuk membantu pengembangan pesawat yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) cukup besar. Hingga hari ini, Rabu (11/10) tercatat dana crowdfunding R80 sudah mencapai Rp 1,98 miliar.

Komisaris PT RAI, Ilham Habibie mengaku terkesan dengan catatan tersebut. Menurutnya hal itu membuktikan bahwa masyarakat mendukung atas pengembangan pesawat R80.

“Crowdfunding kan donasi, cepat sekali. Buat kami crowdfunding lebih untuk menunjukkan kepada siapa pun bahwasanya rakyat mendukung,” ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (11/10).

Dia menjelaskan bahwa crowdfunding tersebut sebenarnya bukan untuk memenuhi kebutuhan dana pengembangan R80. Sebab kebutuhan dananya terlampau besar yakni hingga mencapai US$ 1,5 miliar atau setara Rp 20 triliun (kurs Rp 13.400). Aksi patungan tersebut hanya untuk membuktikan kepada DPR bahwa rakyat mendukung hal itu.

“Tidak akan mungkin bisa mengumpulkan US$ 1 miliar dengan crowdfunding. Di Amerika Serikat (AS) mungkin bisa puluhan juta dolar tapi lebih US$ 100 juta belum pernah ada,” tambahnya.

Sementara untuk kebutuhan dana US$ 1,5 miliar tersebut, anak dari Mantan Presiden RI B.J Habibie itu mengatakan pihaknya akan mencari investor. Namun bukan layaknya investor biasa yang hanya menempatkan dana saja, investor di bidang produksi pesawat harus ikut mengembangkannya.

“Kalau investasi di pesawat enggak kaya di story line. Jadi caranya pertama perusahaan lain yang juga di bidang itu dan dia yang mau kerjasama. Oh saya mau bagian itu, buntutnya, oke boleh kita buat desainnya harus buat merincikan desainnya. Jadi investor ambil bagian,” terangnya.

Dengan begitu, kata Ilham, maka investor akan ikut menanggung risiko dan sharing pendapatan nantinya. Konsep ini juga berbeda dengan kontraktor yang hanya menjalankan proyek tanpa menanggung risikonya.

Ilham mengaku saat ini pihaknya sudah berdiskusi dengan beberapa perusahaan produsen pesawat asing yang tertarik untuk bergabung. Setidaknya ada 3 perusahaan yang tertarik, sayangnya dia belum bisa menyebutkan nama perusahaan tersebut.

“Ada 3 perusahaan asing, kalau Indonesia enggak ada yang membuat pesawat. Selain PT DI (Dirgantara Indonesia), beda. Kalau PT DI menurut saya sebaiknya menjadi partner, di pihak kita sama-sama perusahaan Indonesia,” tukasnya.

Dia menargetkan proses pencarian partner tersebut akan rampung pada tahun depan. Sementara untuk uji terbang dan sertifikasi ditargetkan bisa dilakukan pada sekitar 2021-2022.

Sekadar informasi, melalui website https://kitabisa.com/pesawatr80, RAI melakukan penggalangan dana (crowdfunding/patungan publik) mulai dari Rp 100.000, imbalannya foto donatur akan ditampilkan di badan Pesawat R80. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Antisipasi Gejala DBD, Bupati Bintan Himbau Masyarakat Jaga Lingkungan Bersih

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terkait munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, disaat...

Terkait Praperadilan Setnov, KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Bawas MA Terhadap Hakim Cepi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunggu hasil pemeriksaan Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung (MA) terhadap hakim Cepi Iskandar, yang menangani praperadilan Ketua...

Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Haryani Kecewa

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum menuntut politikus Hanura Miryam S Haryani delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsidier enam bulan kurungan. Miryam...

Kebakaran Hutan Landa 4 Kecamatan di Aceh Barat

Metrobatam, Aceh Barat - Kebakaran hutan dan lahan di Aceh Barat, Aceh, terus menyebar. Hingga saat ini, ada empat kecamatan yang mengalami kebakaran terparah,...

Setelah 20 Tahun, Penyelundupan Miras dari Malaysia dan Singapura ke Batam Akhirnya Terungkap

Metrobatam, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri, Brigadir Jenderal Agung Setya mengatakan KWK, F, dan S telah menyelundupkan...

Pimpinan KPK Rembukan Nasib Aris Budiman dan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi masih menggodok hasil pemeriksaan pendahuluan yang dilakukan Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP) KPK soal dugaan pelanggaran etik Direktur Penyidikan...

Berikan Arahan, Hari Ini Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumpulkan seluruh gubernur, bupati dan wali kota di...

Kisah Polisi Fiji yang Jabat Posisi Penting Berkat Pendidikan Kepolisian di Indonesia

Metrobatam, Bandung - Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tak hanya sukses mencetak pimpinan lembaga kepolisian dalam negeri, namun juga berhasil...

AS Beri Lampu Hijau, Panglima TNI Tunggu Instruksi Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masih belum memutuskan untuk kembali berangkat ke Amerika Serikat setelah insiden penolakan sesaat sebelum bertolak, Sabtu...

Ini Rapor Kualitas Transportasi RI di Tingkat Dunia, Memuaskan?

Metrobatam, Jakarta - Sustainable Mobility for All (SuM4All) sebuah lembaga yang dibentuk atas inisiasi Bank Dunia (The World Bank) baru saja merilis publikasi 'Global...

Laporkan KPU ke Bawaslu, Rhoma Singgung Partainya Tommy dan PSI

Metrobatam, Jakarta - Ketum Partai Idaman Rhoma Irama melaporkan KPU ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) gara-gara pendaftaran partainya sebagai peserta Pemilu 2019 ditolak. Rhoma...

Kagetkan Warga, 3 Tornado Waterspout Muncul di Kepulauan Seribu

Metrobatam, Jakarta - Kemunculan angin tornado waterspout mengagetkan warga Kepulauan Seribu. Hal ini dialami oleh warga Pulau Tidung, Hilmansyah, yang tengah menuju Pulau Kelapa. "Tadi...
BAGIKAN