PBNU Berharap MUI Tampilkan Kesejukan

447

Metrobatam, Jakarta – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lakpesdam PBNU) menilai Majelis Ulama Indonesia (MUI) belakangan ini cukup keras. Unsur Muhammadiyah dan NU di dalam tubuh MUI diharapkan memunculkan wajah MUI yang lebih sejuk.

“Saya berharap teman-teman Muhammdiyah dan NU ini punya peran menampilkan wajah MUI yang lebih soft. Banyak orang MUI yang tidak ‘keras’ tapi karena jubirnya keras, semoga MUI ke depan bisa lebih menampilkan wajah-wajah sejuk,” kata Ketua Lakpesdam NU, Rumadi.

Hal itu disampaikan Rumadi dalam diskusi bertajuk ‘Posisi MUI dalam Hukum Islam dan Hukum Indonesia’ di Jakarta Pusat, Minggu (16/10).

Rumadi mengatakan MUI lahir 1976 saat pemerintahan Orba sedang melakukan penataan di dunia keagamaan. Di sini pemerintah ingin dilihat sebagai pemerintah yang akomodatif terhadap kelompok agama, makanya MUI dibentuk.

“Namun dalam perjalanannya, MUI tidak linier tapi memberikan legitimasi keagamaan,” katanya.

Terkadang, menurut Rumadi, MUI punya sikap berbeda dengan pemerintahan Orde Lama seperti fatwa keharaman menghadiri Natal bagi umat Islam tahun 1985.

“Hal ini menyulitkan pemerintah karena fatwa ini dianggap memecah belah keragaman, padahal yang tidak boleh itu datang ke (perayaan) Natal, bukan mengucapkan selamat Natal,” katanya.

“Jadi perjalanan MUI ini tidak tunggal. Pada masa reformasi, MUI juga pernah berseberangan dengan pemerintah seperti saat pemerintahan Gus Dur (Abdurrahman Wahid),” katanya.

Namun MUI semakin kuat sejak awal 2000-an yang menjadi sangat sentral dalam pemerintahan. Bahkan Presiden RI ke-6, SBY, dalam pidatonya pernah mengatakan bahwa jika soal agama warga tunduk, ikut pada MUI.

“Ini berbeda dengan kepemimpinan Presiden Gus Dur yang juga punya otoritas berbicara mengenai agama. Dan penguatan yang paling spektakuler itu ketika fatwa MUI diberikan kewenangan ikut dalam peraturan perundang-undangan seperti fatwa perbankan syariah, dan pada tahun 2014 MUI punya kewenangan membuat fatwa halal. Jadi MUI punya posisi yang kuat dalam sistem perundangan-undangan negara, sehingga mereka berbeda dengan organisasi keagamaan lainnya, MUI terlihat lebih spesial,” kata Rumadi.

Namun, masih menurut Rumadi, wajah MUI tidak tunggal, seperti ada fatwa-fatwa yang menyatakan kesesatan, seperti ada kasus MUI Banten menolak agama Kristen, kemudian MUI Tangerang mengatakan haram memilih Ahok.

“Namun ada pula MUI daerah yang lebih soft ini terjadi di MUI Bondowoso, mereka tidak menganggap syiah itu sesat. Namun wajah MUI seperti ini tidak terlihat, karena wajah MUI didominasi orang-orang yang keras,” pungkasnya.

Jangan Berpolitik
Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos mengingatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar tidak terlibat politik kekuasaan.

“Seharusnya MUI tugasnya memberi petunjuk kepada umatnya, dalam konteks Ahok, MUI harusnya bersifat netral, dan memberikan guide tafsir surat Al Maidah Ayat 51, bukan malah memanaskan suasana. Bagaimanapun Indonesia itu negara Pancasila, bukan negara agama,” kata Bonar.

Bonar menuturkan MUI boleh berpolitik, tapi tidak yang beraroma kekuasaan. Hal ini disampaikan Bonar terkait pernyataan sikap MUI yang meminta aparat tegas menindak kasus dugaan penistaan agama.

“Yang kita lihat disini MUI seperti ikut berpolitik dalam kekuasan, karena sebelumnya ketuanya Ma’ruf Amin sudah memberi maaf, namun beberapa jam kemudian MUI malah membuat pernyataan mengenai menghukum Ahok karena pernyataannya mengenai Surat Al Maidah Ayat 51,” kata Bonar.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

PM Israel: Palestina Harus Terima Kenyataan Soal Yerusalem

Paris - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut Palestina harus bisa menerima kenyataan soal Yerusalem. Menurutnya, Yerusalem telah menjadi Ibu Kota Israel selama ribuan...

‘Otto dan Fredrich Mundur, Hilangnya Kontrol Atas Setnov’

Metrobatam, Jakarta - Kurang dari sepekan sebelum sidang perdana kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP), tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto ditinggal dua pengacaranya, Otto...

Caketum Golkar,Trikarya Pilih Airlangga Bukan Titiek Soeharto

Metrobatam, Jakarta - Para eksponen ormas Trikarya (MKGR, SOKSI, dan Kosgoro) seperti Agung Laksono, Ade Komarudin, dan Roem Kono, telah menyodorkan Airlangga Hartarto sebagai...

City Tumbangkan MU di Old Trafford

Manchester - Manchester City membawa pulang kemenangan dari markas Manchester United dengan skor 2-1. Hasil ini memantapkan posisi The Citizens di puncak klasemen. Pada laga...

Aziz Ditunjuk Jadi Ketua DPR, Nusron: Layak ke Mahkamah Partai

Metrobatam, Jakarta - Setya Novanto telah menunjuk Aziz Syamsudin sebagai Ketua DPR untuk menggantikannya. Kepala Bidang Pemenangan Pemilihan Umum Daerah I Partai Golkar Nusron...

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris, Selalu Tertutup Dengan Warga

Metrobatam, Palembang - Tim Densus 88 Antiteror bersama Polda Sumatera Selatan berhasil menangkap 5 orang terduga teroris. Kelima pelaku yang diamankan diduga sebagai pemasok...

AC Milan Raih Kemenangan Perdana Bersama Gattuso

Metrobatam, Jakarta - AC Milan akhirnya meraih kemenangan perdana di bawah kepemimpinan pelatih Gennaro Gattuso pada lanjutan Liga Italia Serie A 2016/2017 di Stadion...

Menko Perekonomian dan Menpan-RB Optimis Target 7% Perekonomian Batam Tercapai

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Pusat menaruh perhatian besar terhadap pengembangan kawasan Batam. Batam sebagai lokasi yang sangat strategis dan potensial, diyakini mampu tumbuh kembali...

Ing Iskandarsyah Himbau Masyarakat Agar Jeli Berbelanja Produk Makanan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Anggota Komisi II DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah menghimbau kepada masyarakat agar jeli dalam berbelanja produk maupun makanan. Karena menurut Wakil Ketua DPW...

Polresta Barelang Siapkan Ratusan Personil untuk Amankan Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru

Metrobatam.com, Batam - Pada tanggal 09 November 2017 ditempat ruangan Kapolresta Barelang pada pukul 10:00 WIB, Kapolresta Barelang memberikan keterangan Pers kepada awak Media...

Panglima TNI Jamin Keamanan Pemilu 2018-2019 bersama Polri, Gatot Minta Maaf

Metrobatam, Jakarta - Panglima TNI yang baru dilantik Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan pihaknya bersama Polri akan mengamankan jalannya Pemilu yang bakal digelar pada 2018...

Politikus PDIP Nilai Tepat Fredrich dan Otto Mundur

Metrobatam, Jakarta - Anggota Fraksi PDIP Junimart Girsang menilai, pengunduran diri Fredrich Yunadi dan Otto Hasibuan sebagai pengacara Ketua Umum Golkar Setya Novanto sudah...
BAGIKAN