PBNU Berharap MUI Tampilkan Kesejukan

448

Metrobatam, Jakarta – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lakpesdam PBNU) menilai Majelis Ulama Indonesia (MUI) belakangan ini cukup keras. Unsur Muhammadiyah dan NU di dalam tubuh MUI diharapkan memunculkan wajah MUI yang lebih sejuk.

“Saya berharap teman-teman Muhammdiyah dan NU ini punya peran menampilkan wajah MUI yang lebih soft. Banyak orang MUI yang tidak ‘keras’ tapi karena jubirnya keras, semoga MUI ke depan bisa lebih menampilkan wajah-wajah sejuk,” kata Ketua Lakpesdam NU, Rumadi.

Hal itu disampaikan Rumadi dalam diskusi bertajuk ‘Posisi MUI dalam Hukum Islam dan Hukum Indonesia’ di Jakarta Pusat, Minggu (16/10).

Rumadi mengatakan MUI lahir 1976 saat pemerintahan Orba sedang melakukan penataan di dunia keagamaan. Di sini pemerintah ingin dilihat sebagai pemerintah yang akomodatif terhadap kelompok agama, makanya MUI dibentuk.

“Namun dalam perjalanannya, MUI tidak linier tapi memberikan legitimasi keagamaan,” katanya.

Terkadang, menurut Rumadi, MUI punya sikap berbeda dengan pemerintahan Orde Lama seperti fatwa keharaman menghadiri Natal bagi umat Islam tahun 1985.

“Hal ini menyulitkan pemerintah karena fatwa ini dianggap memecah belah keragaman, padahal yang tidak boleh itu datang ke (perayaan) Natal, bukan mengucapkan selamat Natal,” katanya.

“Jadi perjalanan MUI ini tidak tunggal. Pada masa reformasi, MUI juga pernah berseberangan dengan pemerintah seperti saat pemerintahan Gus Dur (Abdurrahman Wahid),” katanya.

Namun MUI semakin kuat sejak awal 2000-an yang menjadi sangat sentral dalam pemerintahan. Bahkan Presiden RI ke-6, SBY, dalam pidatonya pernah mengatakan bahwa jika soal agama warga tunduk, ikut pada MUI.

“Ini berbeda dengan kepemimpinan Presiden Gus Dur yang juga punya otoritas berbicara mengenai agama. Dan penguatan yang paling spektakuler itu ketika fatwa MUI diberikan kewenangan ikut dalam peraturan perundang-undangan seperti fatwa perbankan syariah, dan pada tahun 2014 MUI punya kewenangan membuat fatwa halal. Jadi MUI punya posisi yang kuat dalam sistem perundangan-undangan negara, sehingga mereka berbeda dengan organisasi keagamaan lainnya, MUI terlihat lebih spesial,” kata Rumadi.

Namun, masih menurut Rumadi, wajah MUI tidak tunggal, seperti ada fatwa-fatwa yang menyatakan kesesatan, seperti ada kasus MUI Banten menolak agama Kristen, kemudian MUI Tangerang mengatakan haram memilih Ahok.

“Namun ada pula MUI daerah yang lebih soft ini terjadi di MUI Bondowoso, mereka tidak menganggap syiah itu sesat. Namun wajah MUI seperti ini tidak terlihat, karena wajah MUI didominasi orang-orang yang keras,” pungkasnya.

Jangan Berpolitik
Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos mengingatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar tidak terlibat politik kekuasaan.

“Seharusnya MUI tugasnya memberi petunjuk kepada umatnya, dalam konteks Ahok, MUI harusnya bersifat netral, dan memberikan guide tafsir surat Al Maidah Ayat 51, bukan malah memanaskan suasana. Bagaimanapun Indonesia itu negara Pancasila, bukan negara agama,” kata Bonar.

Bonar menuturkan MUI boleh berpolitik, tapi tidak yang beraroma kekuasaan. Hal ini disampaikan Bonar terkait pernyataan sikap MUI yang meminta aparat tegas menindak kasus dugaan penistaan agama.

“Yang kita lihat disini MUI seperti ikut berpolitik dalam kekuasan, karena sebelumnya ketuanya Ma’ruf Amin sudah memberi maaf, namun beberapa jam kemudian MUI malah membuat pernyataan mengenai menghukum Ahok karena pernyataannya mengenai Surat Al Maidah Ayat 51,” kata Bonar.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN