PDIP dan Gerindra Akan Berkoalisi Kalahkan Ahok

380

Metrobatam.com, Jakarta – Partai Gerindra dan PDIP tampaknya akan mengulang sejarah untuk kembali berkoalisi di Pilgub DKI. Dengan menggabungkan kekuatan, Gerindra yakin mampu mengalahkan Gubernur DKI petahana Basuki T Purnama (Ahok).

“Ahok bukan sesuatu yang berat untuk kami, pasti kalah,” ungkap Waketum Gerindra Arief Poyuono saat berbincang dengan detikcom, Rabu (25/5/2016).

Gerindra dan PDIP disebut Arief punya banyak kesamaan. Terutama soal ideologi akan perjuangan terhadap wong cilik.

“Gerindra dan PDIP antipenindasan terhadap wong cilik. Gusur menggusur tidak boleh semena-mena dilakukan pejabat pimpinan Jakarta, seperti yang dilakukan Ahok,” ucap Arief.

“Gerindra terbiasa tidak suka bohong. Misalnya dulu berjanji bersama Joko Widodo akan menyelesaikan masalah Jakarta. Banjir dan macet. Ternyata masih, walau kami tahu sangat sulit. Tapi sepertinya tidak ada progres,” lanjut dia.

Arief mengatakan Gerindra tidak bermaksud melawan Ahok. Hanya saja partai pimpinan Prabowo Subianto itu ingin mengusung pasangan yang memperhatikan keadilan bagi warga Jakarta.

“Jakarta dalam pandangan Ahok hanya Sudirman atau Kuningan dan sekitarnya saja. Di pinggiran Jakarta, jalan masih banyak yang rusak dan kotor. Coba masuk ke gang-gang, kotor sampah di mana-mana. Kalau mengenai KJS, KIP itu amanat UU Jamsos. Harus dilaksanakan,” beber Arief.

Keyakinan Gerindra mampu mengalahkan Ahok di Pilgub menurut Arief bukan tanpa alasan. Sebab pihaknya sudah melakukan survei dan melihat potensi kekalahan Ahok.

“Ahok karena Pak Jokowi aja bisa menang. Jangan terkecoh. (Ahok) Pasti kalah. Pilgub lalu itu, Jaktim dan Jaksel Jokowi-Ahok kalah karena masih ada primordialisme (kesukuan berlebihan). Menang di Jakbar dan Jakut, Jakpus imbang. Tapi sekarang Jakut sudah marah sama Ahok. Misal yang di Pasar Ikan, Cilincing,” klaim Arief.

Untuk warga menengah ke atas pun, Gerindra mendapat data bahwa sudah banyak pemilih yang ogah untuk mendukung Ahok. Meski mereka adalah kalangan minoritas yang sama seperti Ahok.

“Kita dapat masukan dari bawah, jangan calonkan Ahok karena mereka tidak akan pilih. Di Kelapa Gading, Mangga Dua, penghuni-penghuni apartemen. Karena Ahok tidak berpihak dengan penghuni, tapi ke pengembang,” Arief menjelaskan.

“Mereka tidak menginginkan Ahok, padahal penghuni apartemen isinya kan kaum minoritas. Sudah ada surveinya,” tambah dia.

Kaum minoritas disebut Arief menyadari bahwa maksud dan tujuan Ahok baik untuk membenahi Jakarta. Hanya saja cara yang dipilih Ahok dikhawatirkan dapat menimbulkan kerusuhan. Untuk itu, mereka, kata Arief, tidak ingin Ahok kembali memimpin Jakarta dan hal tersebut dimanfaatkan Gerindra.

“Ada ketakutan dari kaum minoritas akan ada kerusuhan di Jakarta. Kami memang dulu sempat punya kekhawatiran yang sama. Gerindra yang pertama kali menyodorkan Ahok sebagai kaum minoritas untuk berjuang di Jakarta. Kami yakin sekarang Ahok pasti kalah,” pungkas Arief. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

PKS Luruskan Hoax Kader Komentar ‘Kartini Pemuas Seks Belanda’

Metrobatam, Jakarta - Komentar seseorang bernama Ahmada Al Fatih yang menghina Kartini dikait-kaitkan dengan PKS. Foto seseorang berjas PKS digabungkan dengan komentar itu. Bagaimana...

Menkumham Setuju Hukuman Cambuk Dilakukan di Area Lapas

Metrobatam, Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly setuju eksekusi hukuman cambuk bagi pelanggar syariat di Aceh dila‎ksanakan di...

Dokter RS Premier Ngaku Tak Pernah Beri Rekam Medis Setnov ke Fredrich Yunadi

Metrobatam, Jakarta - Dokter RS Premier Glen S Dunda mengaku, tidak pernah memberi rekam medis terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (Setnov) kepada pengacara...

Bos First Travel Akui Gaji Rp 1 M dan Beli Restoran di London

Metrobatam, Depok - Hakim menanyai bos First Travel, Andika Surachman soal nilai gajinya yang mencapai Rp 1 miliar tiap bulan. Menurut Andika, gaji sebesar...

Jenazah Wakapolres Labuhanbatu Dimakamkan secara Militer di Kampung Halamannya

Metrobatam, Medan – Wakapolres Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kompol Andi Chandra, yang tewas setelah kapal yang ditumpanginya bersama 6 pejabat utama Polres Labuhanbatu tenggelam di...

Ketua DPRD Kepri Minta KPID Tangkal Penyebaran Hoax Melalui Siaran

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua DPRD Provinsi provinsi Kepri Jumaga Nadeak, meminta agar Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) setempat berperan aktif menangkal penyebaran hoax melalui...

Ditpolairud Polda Kepri MoU dengan DPC INSA Batam Serta Luncurkan Aplikasi Sipopeye Kepri

Metrobatam.com, Batam - Dirpolairud Polda Kepri meluncurkan aplikasi SIPOPEYE KEPRI dan lakukan Penandatanganan (Memorandum of Understanding) MoU bersama DPC INSA Batam, Jumat (20/4/2018) pagi di...

Tiga Penari Erotis di Batam Hanya Pekerja Lepas

Metrobatam, Batam - Tiga penari erotis di Dataran Engku Putri, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu, 14 April 2018 lalu diketahui hanya...

‘Sentilan’ SBY dan Polemik Kasus Century

Metrobatam, Jakarta - Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, membuat pernyataan mengejutkan melalui akun media sosial Twitter pribadinya, @SBYudhoyono, pada Selasa (17/4). SBY menyampaikan...

Asyik Pesta Narkoba, 5 Pelajar Ditangkap di Rumah Kosong

Metrobatam, Pekanbaru - Bukannya mengisi waktu dengan hal positif, sekelompok remaja ini malah melakukan perbuatan tercela dan melanggar hukum. Para remaja yang semua masih...

Dubes: Kondisi Riyadh Kondusif, Isu Kudeta Raja Arab Terus Dipantau

Metrobatam.com, Jakarta - Isu kudeta sempat tersebar di Riyadh usai beredarnya video berisi suara tembakan di sekitar kompleks Istana Kerajaan Arab Saudi. Dubes RI...

Tak Terima Adik Dihamili, Sang Kakak Bakar Rumah Pelakunya

Metrobatam, Pekanbaru - RH, seorang remaja di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau nekat melakukan aksi pembakaran sebuah rumah milik KAM (60). Perbuatan ini dilakukan...
BAGIKAN