Metrobatam, Jakarta – Anggota Komisi V Fraksi PDIP Alex Indra Lukman menilai pembangunan infrastruktur yang masif di era pemerintahan Jokowi saat ini bertujuan untuk menekan biaya logistik agar tak melambung tinggi.

Sehingga akan berimbas pada percepatan pertumbuhan perekonomian nasional agar makin kompetitif. Hal ini disampaikan untuk merespon pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang mempertanyakan keberhasilan pemerintah di bidang infrastruktur.

“Jadi agar produksi desa bisa mencapai industri olahan & pasar, maka dibutuhkan infrastruktur, karena tanpa infrastruktur yang memadai maka akan berimbas dengan biaya yang meninggi sehingga tidak kompetitif,” kata Alex di dalam keterangannya, Selasa (12/2).

Alex menilai infrastruktur yang dibangun merupakan prasyarat Indonesia untuk berkompetisi dan bersaing dengan negara lain.

Ia menilai Indonesia akan tertinggal dengan negara lain jika bila memiliki infrastruktur seperti pelabuhan, pembangkit listrik, hingga bandara yang memadai.

“Jadi ini merupakan prasyarat negara ini untuk berkompetisi dan bersaing dengan negara lain,” kata dia.

Lebih lanjut, Alex pun tak menafikan apabila terdapat proyek infrastruktur yang masih bermasalah akibat dikerjakan dalam waktu singkat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah telah mencarikan solusi terbaik untuk meminimalisir risiko yang timbul akibat pembangunan tersebut.

“Dalam waktu yang singkat ini adalah sesuatu yang wajar bila ada 1 atau 2 yang bermasalah tapi tetap dicarikan solusi dan diselesaikan,” kata dia.

Selain itu, Alex turut menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia tak melulu di monopoli oleh BUMN yang bergerak di bidang konstruksi. Ia menyatakan berbagai proyek infrastruktur turut dikerjakan pula oleh pihak swasta.

“Sementara proyek lainnya bisa kita lihat dari persentase besar dan kecil nilainya di mana dari tahun ke tahun semakin besar persentase proyek dengan nilai kecil di mana BUMN tidak boleh ikut serta,” kata dia.

Sebelumnya, Fadli mengkritik bahwa pembangunan jalan tol tak beda jauh dengan mal. Sebab keduanya sama-sama tak bisa diakses publik seenaknya. Keduanya kata dia merupakan sektor privat bukan sektor publik.

“Itu enggak ada bedanya dengan mal, karena jalan tol itu berbayar. Itu adalah berbisnis dengan rakyat, bukan pelayanan,” kata dia. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pemko Batam dapat Hibah Lahan untuk Bangun BLK

Metrobatam.com, Batam - Perusahaan Citramas Group akan menghibahkan lahan ke Pemerintah Kota Batam untuk pembangunan balai latihan kerja (BLK). Lahan yang disiapkan seluas 5...

Luhut: Saya Hanya Bilang Jangan Ribut di Arena Debat Capres

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan buka suara terkait keriuhan di sela-sela debat capres kedua pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Luhut...

Tim Prabowo Sempat Mau Boikot Debat Capres Kedua

Metrobatam, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean sempat menyarankan kepada calon presiden Prabowo Subianto memboikot debat capres kedua. Hal ini menyusul keributan para...

PDIP Seret Nama Amien Rais Terkait Isu Lahan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - PDIP menyeret nama Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais terkait polemik isu lahan milik capres Prabowo Subianto yang bergulir sejak debat...

Prabowo Sebut Kasus Ahmad Dhani Dendam Politik, Kejari: Murni Hukum

Metrobatam, Jakarta - Capres Prabowo Subianto menyebut kasus yang melibatkan Ahmad Dhani sebagai bentuk dendam politik. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan mengatakan kasus tersebut...

Polisi Dalami Dugaan Joko Driyono Terlibat Kasus Lain

Metrobatam, Jakarta - Polisi menyatakan masih mendalami dugaan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono terlibat kasus lain selain dugaan perusakan barang bukti pengaturan skor....

Gugat Prabowo, ‘Harjo’ Ingin Bongkar Hoaks Selang Cuci Darah

Metrobatam, Jakarta - Advokat yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan Harimau Jokowi (Harjo) menggugat perdata calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ke Pengadilan Negeri...

Ajudan Kapolres Nyaris Tewas Dikeroyok Warga, 3 Pelaku Ditangkap 2 Kabur

Metrobatam, Jayapura - Ajudan Kapolres Jayawijaya, Briptu Agus Dalyono nyaris tewas setelah dikeroyok warga. Peristiwa itu terjadi di di ruangan laboratorium RSUD Wamena, Senin...

Disoal Dahnil, Mendes Tegaskan Jalan Desa 191 Ribu Km Bukan ‘Simsalabim’

Metrobatam, Jakarta - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mempertanyakan klaim Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pembangunan jalan...

‘Pengkhianatan’ Facebook pada WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp dibeli Facebook tepat 5 tahun lampau. Kala itu, Jan Koum dan Brian Acton selaku pendirinya ikut bergabung dengan perusahaan milik...

Jokowi Menyerang Prabowo, JK Buka Fakta

Metrobatam, Jakarta - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyerang Prabowo Subianto dengan besarnya lahan Hak Guna Usaha (HGU) sang rival. Wapres Jusuf Kalla (JK)...

Hashim Jenguk Ahmad Dhani: Dia Mendapat Tekanan yang Berat

Metrobatam, Surabaya - Adik Kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo membesuk terdakwa kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot' Ahmad Dhani di Rutan Klas 1...