Pelajar di Nongsa Ingin Bunuh Pacarnya yang Lagi Hamil

Ilustrasi

Metrobatam.com, Batam – Polsek Nongsa, Kota Batam menangkap MDA (17) seorang pelajar yang berupaya membuhuh DDCR (16). Namun gagal, korban bisa melarikan diri seusai pingsan.

“MDA merencanakan pembunuhan pada DDCR karena dituntut bertanggungjawab atas kehamilan korban yang juga masih berstatus pelajar. Sebelum bertemu dengan korban, MDA sudah mempersiapkan lubang dan sejumlah alat untuk menjalankan aksinya,” kata Kapolsek Nongsa Kota Batam, Kompol Safruddin Dalimunthe di Batam, Selasa .
(16/8/2016).

Aksi tersebut dilakukan tersangka dibantu NA yang masih berusia 15 tahun pada lahan kosong kawasan Batubesar Batam, Selasa dinihari.

MDA niat bunuh DDCR, berawal saat dia menghubungi pacarnya untuk membicarakan kehamilanya, Senin (15/8/2016) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

“Setelah bertemu dan bicara banyak hal. Pelaku memukul korban menggunakan cobek (ulekan cabe) yang sengaja dibawa dari rumah. Saat pingsan, korban juga dipukul pada bagian kepala dan perut. Selanjutnya MDA menghubungi NA untuk membantu mengangkatkan korban ke lubang yang sudah dipersiapkan sebelumnya,” kata dia.

Sebelum dimasukkan dalam lubang, korban sempat tersadar dan kembali dipukul oleh MDA dua kali.

“Korban pura-pura mati. NA yang diminta tolong justru ketakutan dan kabur. MDA pun mulai panik sehingga korban bisa lari dan berteriak minta tolong sekitar pukul 01.00 WIB,” kata Dalimunthe.

Anggota yang mendapat laporan warga kemudian menuju lokasi dan membawa korban ke RS Bhayangkara Polda Kepri di Nongsa Batam untuk memberikan pertolongan pada siswa kelas 11 tersebut. Korban menderita luka memar di pelipis mata kanan, robek di pelipis mata kiri, memar di pipi kiri, memar leher kiri bawah, kepala belakang robek dan memar dibagian punggung.

“Sekitar 4 jam korban tidak sadarkan diri. Saat korban sadar, ia mengaku yang melakukan perbuatan tersebut adalah mantan pacarnya (MDA),” kata dia.

Tim Buser Polsek Nongsa langsung menuju ke alamat MDA dan NA yang beralamat di Kampung Panglong Batubesar, Nongsa dan mengamankan keduanya sekitar pukul 05.00 WIB.

“Tersangka dan barang bukti kami bawa ke Polsek untuk pemeriksaan. Sementara korban dibawa ke RSUD Kota Batam untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut atas sejumlah luka yang diderita,” kata Dalimunthe.

Pelaku, kata dia, dijerat Pasal 82 ayat 1 UU No. 35 tentang Perlindungan Anak. Serta Pasal 365 Jo Pasal 340 jo 53 KUHP dengan maksimal hukuman 12 tahun penjara.

 

Mb/Suara/Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...

Pemerintah Tegaskan Dana Saksi dari APBN Hanya Pelatihan

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan tidak menganggarkan atau mengalokasikan dana untuk saksi dari partai politik pada pelaksanaan pemilu 2019 dalam Anggaran...
SHARE