Pelindo Akan Naikkan Tarif Pelabuhan, Kata Bupati Karimun Tunggu Dulu

741

Metrobatam.com, Karimun – Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur Rafiq menyatakan tarif pas Pelabuhan Tanjung Balai Karimun belum saat naik meskipun PT Pelindo I telah merenovasi dan meningkatkan fasilitas pelabuhan domestik itu.

“Jangan langsung dinaikkan, kita dudukkan dan rapatkan dulu,” kata dia di Tanjung Balai Karimun, Minggu.

Bupati mengatakan PT Pelindo I tidak bisa langsung menaikkan tarif pas pelabuhan meski BUMN tersebut telah merenovasi dan menambah fasilitas di pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun.

Dia menuturkan, sesuai kesepakatan antara pemerintah daerah dengan Pelindo I Cabang Tanjung Balai Karimun pada Januari 2016, tarif pas pelabuhan domestik boleh dinaikkan dalam waktu enam bulan, dengan catatan harus ada perbaikan dan peningkatan fasilitas untuk penumpang.

“Jadi tunggu enam bulan dulu, baru dibicarakan kembali soal rencana kenaikan tarif pas pelabuhan,” ucapnya menegaskan.

Aunur Rafiq mengapresiasi upaya Pelindo yang bekerja sama dengan PT Karya Karimun Mandiri selaku perusahaan milik Pemkab Karimun untuk merenovasi dan meningkatkan fasilitas di pelabuhan tersebut.

Dia menilai wajah pelabuhan domestik sudah berubah jauh dibandingkan sebelum direnovasi.

Ruang tunggu dengan kursi-kursi serba baru dibatasi dinding kaca dan dilengkapi pendingin ruangan atau AC. Kemudian, kantin dan ruang tunggu juga sudah dipisahkan dinding kaca.

“Sudah cukup bagus, ada perubahan cukup signifikan,” kata dia.

Manajer Teknik PT Pelindo I Cabang Tanjung Balai Karimun Kusno dalam satu kesempatan mengatakan tarif pas pelabuhan domestik belum dinaikkan meski renovasi dan penambahan fasilitas telah selesai.

“Sesuai kesepakatan dengan pemda, tarif pas pelabuhan memang baru dinaikkan dalam enam bulan, mungkin setelah Lebaran,” ucap Kusno.

Pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun direnovasi selama sekitar tiga pekan, dan baru tuntas beberapa hari lalu.

Selain merenovasi dan menambah fasilitas ruang tunggu, Pelindo juga memindahkan “automatic gate” dekat pintu masuk ruang tunggu keberangkatan.

“Automatic gate” sebanyak dua unit itu sudah difungsikan kembali untuk pemeriksaan pas pelabuhan secara otomatis dengan memindai kode batang pada pas pelabuhan.

Tarif yang tertera dalam pas pelabuhan masih tarif lama sebesar Rp2.500 per penumpang untuk sekali berangkat.

Sebelumnya, PT Pelindo I Cabang Tanjung Balai Karimun memberlakukan tarif Rp6.000 pada November 2015, namun diturunkan kembali menjadi Rp2.500 setelah diprotes DPRD Karimun.

Kemudian pada 1 Januari 2016, PT Pelindo I kembali memberlakukan tarif baru sebesar Rp5.000, namun dikembalikan ke tarif Rp2.500 sesuai kesepakatan antara Pelindo dengan Pemkab Karimun pada 8 Januari 2016. (mb/antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bareskrim Polri Kembali Tangkap Penyelundup Miras Ilegal Jariangan Batam

Metrobatam.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim menangkap 2 tersangka penyelundupan miras jaringan BH alias Kwkn. Kedua tersangka berinisial F dan...

Seluruh Fraksi di DPRD Kepri Sepakat Perda Pendidikan Perjuangkan Guru Honorer

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri sepakat untuk melanjutkan hak inisiatif pengelolaan pendidikan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ketua DPRD...

36 PTIS Riau-Kepri Ramaikan PIOS Ke-6 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 36 Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Riau-Kepulauan Riau mengikuti Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) Ke-6, Senin (23/10). Kegiatan yang...

AS Tolak Panglima TNI, Media Australia: Ini Bencana Diplomatik

Canberra - Media-media asing ramai memberitakan penolakan Amerika Serikat (AS) terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Media Australia menyoroti alasan misterius di balik penolakan...

Dicecar Hakim, Eks Dirut PNRI Menangis di Sidang e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang dugaan korupsi e-KTP. Isnu menangis saat dicecar hakim soal peran Andi...

Dubes AS Minta Maaf, Menlu Retno: Tak Cukup, Perlu Penjelasan

Metrobatam, Jakarta - Dubes AS untuk RI Joseph Donovan meminta maaf atas insiden penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun, bagi pemerintah...

Pilkada 2018 Diprediksi Sedot Kas Negara Sampai Rp20 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dana hibah yang disepakati akan dikucurkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di 171 daerah sudah mencapai Rp15,2 triliun. Belasan triliun dana...

Istana akan Gelar Rapat Bahas Densus Tipikor

Metrobatam, Bandung - Usulan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri menuai kritikan dari berbagai pihak. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)...

Papua Mencekam! 4 Anggota Brimob Ditembak saat Evakuasi Jenazah Rekannya

Metrobatam, Jayapura - Pasca teror penembakan di kawasan Freeport, hingga kini aksi penembakan terus terjadi. Pagi ini, empat anggota Brimob Polda Papua tertembak saat...

Soal Penolakan pada Panglima TNI, Wiranto Tunggu Penjelasan AS

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan masih menunggu klarifikasi dari pihak Amerika Serikat terkait dengan penolakan Panglima TNI...

Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Terjaring Razia Narkoba di Diskotek

Metrobatam, Medan - Petugas Gabungan Polisi dan Badan Narkotika Nasional, yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan, berhasil menjaring sebanyak 80 orang...

PBNU: Yang Menolak Pancasila, Silakan Hidup di Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tak bisa diganggu...
BAGIKAN