Pemerintah akan Membangun Pangkalan Militer di Natuna

862

Metrobatam.com, Jakarta – Pemerintah akan membangun pangkalan militer di sejumlah wilayah perbatasan Indonesia. Upaya itu untuk memperkuat kawasan perbatasan.

“Tahun 2017, perbatasan harus diperkuat dengan pangkalan militer,” ujar Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, di kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis 19 Mei 2016.

Rencana itu merupakan pelaksanaan instruksi Presiden Joko Widodo yang menginginkan wajah perbatasan bisa berubah maksimal tiga tahun. Alasannya, anggaran tahun ke depan akan terus berkurang karena pemerintah lebih memfokuskan untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan lain sebagainya.

“Tahun 2015, anggaran mencapai Rp16 triliun, tahun ini ada Rp14 triliun. Tahun depan mungkin berkurang karena mengutamakan masalah infrastruktur, kesehatan, dan lain-lain,” kata Tjahjo.

Tjahjo berujar, jika Indonesia belum mampu membeli kapal induk untuk disiagakan di wilayah perbatasan, solusinya pemerintah akan menjadikan Kepulauan Natuna, Pulau Bitung, dan Pulau Morotai sebagai pangkalan militer.

“Jadi, Saumlaki yang berbatasan dengan Timor Leste juga akan jadi pangkalan militer kita,” kata Tjahjo.

Untuk merealisasikan itu, pemerintah, kata Tjahjo akan berkoordinasi dengan Panglima TNI Gatot Nurmantyo guna menempatkan pimpinan armada memimpin pasukan di wilayah Natuna, Bitung serta Morotai. Upaya itu untuk mencegah gangguan keamanan di setiap perbatasan.

“Jadi, pimpinan komando armada AL itu di wilayah barat dan timur tak berfokus di Jakarta dan Surabaya. Itu sebagai percepatan untuk mencegah gangguan-gangguan keamanan di perbatasan,” kata Tjahjo.

Di sejumlah wilayah perbatasan Indonesia. Upaya itu untuk memperkuat kawasan perbatasan.

“Tahun 2017, perbatasan harus diperkuat dengan pangkalan militer,” ujar Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, di kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis 19 Mei 2016.

Rencana itu merupakan pelaksanaan instruksi Presiden Joko Widodo yang menginginkan wajah perbatasan bisa berubah maksimal tiga tahun. Alasannya, anggaran tahun ke depan akan terus berkurang karena pemerintah lebih memfokuskan untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan lain sebagainya.

“Tahun 2015, anggaran mencapai Rp16 triliun, tahun ini ada Rp14 triliun. Tahun depan mungkin berkurang karena mengutamakan masalah infrastruktur, kesehatan, dan lain-lain,” kata Tjahjo.

Tjahjo berujar, jika Indonesia belum mampu membeli kapal induk untuk disiagakan di wilayah perbatasan, solusinya pemerintah akan menjadikan Kepulauan Natuna, Pulau Bitung, dan Pulau Morotai sebagai pangkalan militer.

“Jadi, Saumlaki yang berbatasan dengan Timor Leste juga akan jadi pangkalan militer kita,” kata Tjahjo.

Untuk merealisasikan itu, pemerintah, kata Tjahjo akan berkoordinasi dengan Panglima TNI Gatot Nurmantyo guna menempatkan pimpinan armada memimpin pasukan di wilayah Natuna, Bitung serta Morotai. Upaya itu untuk mencegah gangguan keamanan di setiap perbatasan.

“Jadi, pimpinan komando armada AL itu di wilayah barat dan timur tak berfokus di Jakarta dan Surabaya. Itu sebagai percepatan untuk mencegah gangguan-gangguan keamanan di perbatasan,” kata Tjahjo.(Mb/Vivanews)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Terkait Bendera RI di SEA Games, DPR RI: Melukai Rasa Persahabatan Dua Negara

Metrobatam.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menilai terbaliknya bendera Indonesia dalam materi buku pertandingan SEA Games 2017 sebagai bentuk...

Menyeramkan, 10 Tanda Rumah yang Ditinggali Makhluk Halus atau Berhantu

Metrobatam.com, (Mb) - Rumah yang bisa memberikan rasa nyaman, betah, dan tenang adalah impian semua orang di dunia. Tapi, ada beberapa hal yang bisa...

Polisi Tetapkan Remaja Penghina Presiden Jokowi dan Kapolri jadi Tersangka

Metrobatam.com, Medan - Polisi menetapkan tersangka terhadap Muhammad Farhan Balatif terkait ujaran kebencian (Hate Speach) di Facebook terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Muhammad Farhan Balatif...

Jika Menelan Rambut Yang Ada Di Makanan, Ini yang Terjadi

Metrobatam.com, (Mb) - Pernahkan kamu menemukan sehelai rambut pada makanan yang sedang disantap? Tanpa disadari kamu pasti pernah tidak sengaja menelan sehelai rambut tersebut....

Terkait Bendera Indonesia Terbalik di SEA Gemes, Presiden Jokowi Tunggu Permintaan Maaf Resmi Malaysia

Metrobatam.com, Jakarta - Perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara telah dimulai. Insiden terbaliknya bendera sang Pusaka Merah Putih di buku panduan pelaksanaan Sea Games...

Husrin Hood: Pengurus HKTI Tanjungpinang Harus Mampu Bersaing dengan Daerah Lain

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Badan Pertimbangan Organisasi, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Husrin Hood melantik pengurus HKTI Kota Tanjungpinang di gedung perpustakaan...

Ini 10 Gunung Terangker di Indonesia

Kalau kamu suka naik gunung, tentunya kamu sudah terbiasa dengan kondisi gunung yang sangat berat. Karena mendaki gunung itu memerlukan fisik yang kuat dan...

Ribuan Peserta Ikuti Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintim

Metrobatam.com, Bintan - Tercatat sekitar lebih kurang 2.500 Peserta memeriahkan Pelaksanaan kirab budaya atau Karnaval di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Sabtu pagi (19/8)....

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...

Kecewa Kontrak Kerja Tidak Diperpanjang, Mantan Pegawai Bakar Kampus Universitas Malikussaleh

Metrobatam, Aceh Utara – Pelaku pembakaran Gedung Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), di Gampong (Desa) Kecamatan Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, berinisial S mengaku kecewa...