Pemerintah akan Membangun Pangkalan Militer di Natuna

Metrobatam.com, Jakarta – Pemerintah akan membangun pangkalan militer di sejumlah wilayah perbatasan Indonesia. Upaya itu untuk memperkuat kawasan perbatasan.

“Tahun 2017, perbatasan harus diperkuat dengan pangkalan militer,” ujar Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, di kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis 19 Mei 2016.

Rencana itu merupakan pelaksanaan instruksi Presiden Joko Widodo yang menginginkan wajah perbatasan bisa berubah maksimal tiga tahun. Alasannya, anggaran tahun ke depan akan terus berkurang karena pemerintah lebih memfokuskan untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan lain sebagainya.

“Tahun 2015, anggaran mencapai Rp16 triliun, tahun ini ada Rp14 triliun. Tahun depan mungkin berkurang karena mengutamakan masalah infrastruktur, kesehatan, dan lain-lain,” kata Tjahjo.

Tjahjo berujar, jika Indonesia belum mampu membeli kapal induk untuk disiagakan di wilayah perbatasan, solusinya pemerintah akan menjadikan Kepulauan Natuna, Pulau Bitung, dan Pulau Morotai sebagai pangkalan militer.

“Jadi, Saumlaki yang berbatasan dengan Timor Leste juga akan jadi pangkalan militer kita,” kata Tjahjo.

Untuk merealisasikan itu, pemerintah, kata Tjahjo akan berkoordinasi dengan Panglima TNI Gatot Nurmantyo guna menempatkan pimpinan armada memimpin pasukan di wilayah Natuna, Bitung serta Morotai. Upaya itu untuk mencegah gangguan keamanan di setiap perbatasan.

“Jadi, pimpinan komando armada AL itu di wilayah barat dan timur tak berfokus di Jakarta dan Surabaya. Itu sebagai percepatan untuk mencegah gangguan-gangguan keamanan di perbatasan,” kata Tjahjo.

Di sejumlah wilayah perbatasan Indonesia. Upaya itu untuk memperkuat kawasan perbatasan.

“Tahun 2017, perbatasan harus diperkuat dengan pangkalan militer,” ujar Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, di kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis 19 Mei 2016.

Rencana itu merupakan pelaksanaan instruksi Presiden Joko Widodo yang menginginkan wajah perbatasan bisa berubah maksimal tiga tahun. Alasannya, anggaran tahun ke depan akan terus berkurang karena pemerintah lebih memfokuskan untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan lain sebagainya.

“Tahun 2015, anggaran mencapai Rp16 triliun, tahun ini ada Rp14 triliun. Tahun depan mungkin berkurang karena mengutamakan masalah infrastruktur, kesehatan, dan lain-lain,” kata Tjahjo.

Tjahjo berujar, jika Indonesia belum mampu membeli kapal induk untuk disiagakan di wilayah perbatasan, solusinya pemerintah akan menjadikan Kepulauan Natuna, Pulau Bitung, dan Pulau Morotai sebagai pangkalan militer.

“Jadi, Saumlaki yang berbatasan dengan Timor Leste juga akan jadi pangkalan militer kita,” kata Tjahjo.

Untuk merealisasikan itu, pemerintah, kata Tjahjo akan berkoordinasi dengan Panglima TNI Gatot Nurmantyo guna menempatkan pimpinan armada memimpin pasukan di wilayah Natuna, Bitung serta Morotai. Upaya itu untuk mencegah gangguan keamanan di setiap perbatasan.

“Jadi, pimpinan komando armada AL itu di wilayah barat dan timur tak berfokus di Jakarta dan Surabaya. Itu sebagai percepatan untuk mencegah gangguan-gangguan keamanan di perbatasan,” kata Tjahjo.(Mb/Vivanews)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bawa Sabu 1.038 Gram, Calon Penumpang Lion Air JT 373 Diamankan Petugas Bea Cukai...

Metrobatam.com, Batam - Dua calon penumpang pesawat Lion air JT 373 Batam diamankan petugas Bea Cukai Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (22/7/2018) pada pukul...

Hendak Edarkan Shabu 1/2 Kg di Bukittinggi, 2 Pelaku Ditangkap Polisi

Metrobatam.com, Bukittinggi - Melalui kerjasama masyarakat dan serta hasil penyelidikan jajaran Sat Resnarkoba Polres Bukittinggi, maka pada hari Kamis tanggal (19/7) pukul 22.30 Wib...

Wiranto Siapkan Lapas Koruptor di Pulau Terpencil

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordintaor Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut posisi Lembaga Permasyarakatan yang berada di kawasan perkotaan menjadi masalah utama penggunaan...

Ajukan PK, Jero Wacik Berharap Bebas dari Kasus Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 1787K/PID.SUS/2016. Dalam...

Tommy Tuding KKN Makin Parah, PKB: Penegakan Hukum Kini Lebih Baik

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) menuding praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) makin parah. PKB menyebut penegakan...

Sebut AHY Anak Kecil, Prabowo Tegur Arief Poyuono

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyesalkan pernyataan Wakil Ketua umum Partai Gerindra Arief Poyuono yang meremehkan kualitas seorang Agus Harimurti...

Jaksa KPK Ajukan Banding atas Vonis Dokter Bimanesh

Metrobatam, Jakarta - Jaksa KPK mengajukan banding atas vonis dokter Bimanesh Sutarjo. Bimanesh Sutarjo sebelumnya divonis 3 tahun penjara. "Hari ini, kami menyatakan banding," ucap...

12 Poin Temuan Ombudsman soal Kesiapan Asian Games 2018

Metrobatam, Jakarta - Ombudsman mengumumkan hasil survei kesiapan penyelenggaraan Asian Games 2018. Ada 12 poin yang perlu dikebut untuk diperbaiki. Ombudsmen melakukan survei H-40 dari...

Balas Dendam, Pedagang Mi Ayam Hujani Ujang Putih dengan 11 Tusukan

Metrobatam, Lubuk Linggau - Lantaran dendam, seorang pedagang mi ayam bernama Jemedi (25), warga Kota Lubuklinggau menghujani Putonaki alias Ujang Putih dengan 11 tusukan...

BMKG Prediksi Gelombang Hingga 6 Meter Bakal Sambangi Pantai di Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Potensi gelombang tinggi beberapa hari ke depan menimbulkan risiko di perairan selatan Indonesia. Gelombang tertinggi di sejumlah wilayah selatan ini diperkirakan...

Dana Otsus Rp56 Triliun Lebih, Kemiskinan di Aceh Justru Meningkat

Metrobatam, Banda Aceh – Provinsi Aceh tercatat menerima Rp56,67 triliun dana otonomi khusus dari pemerintah pusat sejak 2008 hingga 2018. Ironinya, uang sebanyak itu...

Pemkab Bintan Siapkan Rp2 Milyar Bantu Operasional Sekolah

Metrobatam.com, Bintan - Mulai tahun 2018 ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan telah menganggarkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sebesar 2 Milyar Rupiah dalam rangka...
BAGIKAN