Pemerintah Nyatakan Tragedi 1965 Diselesaikan Lewat Jalur Non Yudisial

945

Metrobatam, Jakarta – Pemerintah secara resmi menyatakan sikap terkait tragedi 1965. Setelah melalui berbagai kajian dan penelitian, pemerintah menyatakan penanganan tragedi 1965 akan diselesaikan melalui jalur non yudisial.

“Bahwa untuk menyelesaikan dugaan pelanggaran HAM berat masa lalu, pemerintah telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari unsur Kejaksaan Agung, Komnas HAM, TNI/Polri, para pakar hukum dan masukan dari masyarakat,” kata Menko Polhukam Wiranto di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (1/10).

Hal itu disampaikan Wiranto usai upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo.

Wiranto menjelaskan, pemerintah telah melalui kajian dan diskusi yang panjang untuk menentukan sikap terkait perstiwa G30S/PKI. Kajian hukum pun disebut Wiranto telah banyak dilakukan untuk menentukan status hukum kasus masa lalu itu.

“Dari pendekatan yudisial telah dilakukan pendalaman tentang peristiwa tersebut. Dari kajian hukum pidana, peristiwa tersebut termasuk dalam kategori ‘The principles clear and present danger’, negara dapat dinyatakan dalam keadaan bahaya dan nyata, maka tindakan yang terkait national security merupakan tindakan penyelamatan,” jelas Wiranto.

“Dari peristiwa tersebut juga dapat berlaku adagium ‘Abnormaal recht voor abnormaale tijden’, tindakan darurat untuk kondisi darurat (abnormal) yang dapat dibenarkan secara hukum dan tidak dapat dinilai dengan karakter hukum masa sekarang,” tegasnya.

Tak sampai di situ, telah dilakukan bedah kasus antara penyelidik Komnas HAM dan penyidik Kejaksaan Agung yang ternyata menemui hambatan yuridis. Pemenuhan alat bukti menjadi hambatan terbesar untuk menentukan status hukum peristiwa besar itu.

“Terdapat kesulitan untuk terpenuhinya standar pembuktian sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No.26 Tahun 2000 tentang pengadilan HAM,” imbuh Wiranto.

Pemerintah lalu memutuskan untuk menyelesaikan masalah 1965 melalui jalur non yudisial. Wiranto menegaskan, penyelesaian melalui jalur non yudisial dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai hal, yaitu:

1. Tidak ada nuansa saling menyalahkan
2. Tidak lagi menyulut kebencian atau dendam
3. Sikap/keputusan pemerintah dibenarkan oleh hukum dan dalam pelaksanaannya tidak menimbulkan
ekses negatif yang berkepanjangan
4. Tergambar kesungguhan pemerintah untuk menyelesaikan tragedi tersebut dengan sungguh-sungguh
5. Ajakan pemerintah untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran bagi bangsa Indonesia
agar di masa kini dan masa depan peristiwa semacam itu tidak terulang lagi

Wiranto juga menyampaikan sikap politik resmi pemerintah terkait tragedi 1965.

Pertama, bahwa pada tahun 1965 dan tahun sebelumnya telah terjadi perbedaan secara ideologi politis yang berujung pada makar, sehingga menimbulkan kemunduran dan kerugian besar bagi bangsa Indonesia.

Kedua, pemerintah merasa prihatin atas jatuhnya korban dalam peristiwa tahun 1965 dan secara bersungguh-sungguh berusaha menyelesaikan dugaan terjadinya pelanggaran HAM berat tersebut melalui proses non yudisial yang seadil-adilnya agar tidak menimbulkan ekses yang berkepanjangan.

“Ketiga, pemerintah mengajak dan memimpin seluruh bangsa Indonesia dengan mengedepankan ideologi Pancasila untuk bersama-sama merajut kerukunan bangsa agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi di masa kini dan masa yang akan datang,” pungkas Wiranto.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

PM Israel: Palestina Harus Terima Kenyataan Soal Yerusalem

Paris - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut Palestina harus bisa menerima kenyataan soal Yerusalem. Menurutnya, Yerusalem telah menjadi Ibu Kota Israel selama ribuan...

‘Otto dan Fredrich Mundur, Hilangnya Kontrol Atas Setnov’

Metrobatam, Jakarta - Kurang dari sepekan sebelum sidang perdana kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP), tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto ditinggal dua pengacaranya, Otto...

Caketum Golkar,Trikarya Pilih Airlangga Bukan Titiek Soeharto

Metrobatam, Jakarta - Para eksponen ormas Trikarya (MKGR, SOKSI, dan Kosgoro) seperti Agung Laksono, Ade Komarudin, dan Roem Kono, telah menyodorkan Airlangga Hartarto sebagai...

City Tumbangkan MU di Old Trafford

Manchester - Manchester City membawa pulang kemenangan dari markas Manchester United dengan skor 2-1. Hasil ini memantapkan posisi The Citizens di puncak klasemen. Pada laga...

Aziz Ditunjuk Jadi Ketua DPR, Nusron: Layak ke Mahkamah Partai

Metrobatam, Jakarta - Setya Novanto telah menunjuk Aziz Syamsudin sebagai Ketua DPR untuk menggantikannya. Kepala Bidang Pemenangan Pemilihan Umum Daerah I Partai Golkar Nusron...

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris, Selalu Tertutup Dengan Warga

Metrobatam, Palembang - Tim Densus 88 Antiteror bersama Polda Sumatera Selatan berhasil menangkap 5 orang terduga teroris. Kelima pelaku yang diamankan diduga sebagai pemasok...

AC Milan Raih Kemenangan Perdana Bersama Gattuso

Metrobatam, Jakarta - AC Milan akhirnya meraih kemenangan perdana di bawah kepemimpinan pelatih Gennaro Gattuso pada lanjutan Liga Italia Serie A 2016/2017 di Stadion...

Menko Perekonomian dan Menpan-RB Optimis Target 7% Perekonomian Batam Tercapai

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Pusat menaruh perhatian besar terhadap pengembangan kawasan Batam. Batam sebagai lokasi yang sangat strategis dan potensial, diyakini mampu tumbuh kembali...

Ing Iskandarsyah Himbau Masyarakat Agar Jeli Berbelanja Produk Makanan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Anggota Komisi II DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah menghimbau kepada masyarakat agar jeli dalam berbelanja produk maupun makanan. Karena menurut Wakil Ketua DPW...

Polresta Barelang Siapkan Ratusan Personil untuk Amankan Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru

Metrobatam.com, Batam - Pada tanggal 09 November 2017 ditempat ruangan Kapolresta Barelang pada pukul 10:00 WIB, Kapolresta Barelang memberikan keterangan Pers kepada awak Media...

Panglima TNI Jamin Keamanan Pemilu 2018-2019 bersama Polri, Gatot Minta Maaf

Metrobatam, Jakarta - Panglima TNI yang baru dilantik Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan pihaknya bersama Polri akan mengamankan jalannya Pemilu yang bakal digelar pada 2018...

Politikus PDIP Nilai Tepat Fredrich dan Otto Mundur

Metrobatam, Jakarta - Anggota Fraksi PDIP Junimart Girsang menilai, pengunduran diri Fredrich Yunadi dan Otto Hasibuan sebagai pengacara Ketua Umum Golkar Setya Novanto sudah...
BAGIKAN