Pemerkosa Ini Tidak Dihukum Setelah Nikahi Gadis yang Diperkosanya

Metrobatam, Kuala Lumpur – Seorang lelaki di Malaysia yang memerkosa gadis berusia 14 tahun, terhindar dari jerat hukum setelah bersedia menikahi korbannya. Putusan ini mengundang gelombang protes dari para pegiat kemanusiaan dan reformasi hukum di Malaysia, Kamis (4/8).

Pekan lalu, pengadilan di Negara Bagian Serawak, Malaysia, memutuskan pelaku tak perlu menjalani hukuman pidana, karena dia bersedia menikahi korban.

Demikian diberitakan laman the Borneo Post, seperti dikutip kantor berita AFP. Korban saat ini diketahui berusia 15 tahun, dan mengalami dua kali perkosaan oleh pelaku yang bernama Ahmad Syukri Yusuf, pemuda yang saat kejadian tahun lalu berusia 20 tahunan.

Berdasarkan hukum yang berlaku di Malaysia, pemerkosa di Malaysia diancam hukuman penjara hingga 30 tahun. Kelompok aktivis HAM menyebutkan keputusan macam itu lazim di Malaysia, ketika keluarga korban memilih lebih baik menikahkan korban dengan pemerkosa dari pada nama mereka terungkap di pengadilan.

Namun, kondisi yang dipandang sebagai kecacatan sistem hukum itu tak mendatangkan konsekuensi bagi pemerkosa. Mereka tak mendapatkan konsekuensi atas perbuatan pidananya.

“Selama bertahun-tahun kami mendapatkan kasus semacam ini. Dan, di ujung hari biasanya pasangan-pasangan tersebut bercerai,” kata Aegile Fernandez dari Tenaganita, sebuah lembaga swadaya masyarakat di Malaysia.

“Pelaku biasanya lalu menebus perceraian itu dengan membayarkan sejumlah uang kepada keluarga si wanita,” kata Aegile Fernandez.

“Seharusnya, perkosaan adalah perkosaan. Dibutuhkan pendidikan yang lebih baik di sini, terkait kasus macam ini. Ini bentuk ketidakadilan,” kata perempuan itu.

Di tahun 2013, seorang lelaki yang memerkosa bocah 12 tahun terhidar dari hukuman penjara. Pemerkosa itu menikahi bocah korbannya. Kondisi itu pun mengundang protes dari banyak aktivis di Malaysia kala itu. Politisi dari kubu oposisi Teo Nie Ching juga mengkritisi kondisi ini.

“Ini bukan kali pertama bahwa pemerkosa diizinkan menikahi korban dan tak harus dipenjara. Dan kasus terbaru ini tentu tak akan menjadi yang terakhir di sini,” kata dia seperti dikutip laman Malaysiakini.(mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Terungkap! Ini WA Steffy Burase ke Istri Pertama Irwandi Soal Nikah

Metrobatam, Jakarta - Dalam persidangan, KPK menyebut Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf telah menikah dengan Fenny Steffy Burase. Steffy merupakan staf khusus yang mengurusi...

Ini Mobil Pikap Esemka yang Katanya Juga Mirip Mobil China

Metrobatam, Jakarta - Esemka tidak hanya akan meluncurkan satu jenis mobil di Indonesia. Menurut daftar Uji Tipe, ada delapan mobil Esemka yang siap masuk...

DPR Minta Polisi Transparan Ungkap Peluru Nyasar

Metrobatam, Jakarta - Anggota DPR Fraksi PAN Totok Daryanto meminta kepolisian transparan dalam pengungkapan peluru nyasar yang bersarang di ruang kerjanya di lantai 20,...

Soal Ugal-ugalan, Tim Jokowi Ungkit Prabowo Bela Hoaks Ratna

Metrobatam, Jakarta - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menganggap santai tudingan Prabowo yang mengatakan pemerintahan Jokowi ugal-ugalan mengelola negara. Menurut...

Jokowi-Amin Dilaporkan, Ini Aturan KPU Soal Videotron Dalam Kampanye

Metrobatam, Jakarta - KPU mengatur penggunaan videotron untuk kampanye dalam peraturan KPU. Terdapat beberapa aturan penggunaan videotron yang harus diperhatikan. Pasangan capres-cawapres nomor urut 01...

KPK Ungkap Irwandi Yusuf Sudah Menikah dengan Steffy Burase

Metrobatam, Jakarta - KPK mengungkap hubungan pernikahan siri antara Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf dengan Fenny Steffy Burase. Mereka menikah siri pada 8 Desember...

Polisi Periksa Temuan Peluru Baru di Ruang Anggota DPR

Metrobatam, Jakarta - Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu memeriksa temuan dua proyektil yang kembali ditemukan di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta. Temuan...

Anies Akui Rumah DP 0 Rupiah Bukan buat Warga Berpenghasilan Kecil

Metrobatam, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui program rumah DP 0 (nol) rupiah bertajuk Samawa tidak ditujukan bagi warga Jakarta berpenghasilan rendah....

Tim Prabowo Sebut Jokowi Penampilan Merakyat, Kebijakan Tidak

Metrobatam, Jakarta - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono menyebut Presiden Joko Widodo sebagai pengkhianat rakyat lantaran kerap menerbitkan...

Silvia, Gadis Lamongan yang Putus Sekolah karena Berbobot 197 Kg

Metrobatam, Lamongan - Seorang gadis di Lamongan terpaksa putus sekolah bukan karena keluarga tak mampu membiayainya. Ia enggan menuntut ilmu karena malu dengan berat...

Kunjungan Putin ke Indonesia Diundur, Tak Jadi Tahun Ini

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva, mengatakan kunjungan Presiden Vladimir Putin ke Jakarta tak akan berlangsung tahun ini. "Saya khawatir...

Akhirnya Pembakar Hutan Cabut Gugatan Rp 510 M ke Profesor IPB!

Metrobatam, Cibinong - Sidang perdana gugatan PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) terhadap Guru Besar IPB, Profesor Dr Bambang Hero Saharjo digelar di PN Cibinong....
SHARE