Pemimpin Santun yang Penuh Kasih Sayang

243

Metrobatam.com – Tanpa terasa, seminggu sudah Haji Muhammad Sani, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang juga sekaligus orang tua kita, telah pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Hari Jumat, 8 April lalu, beliau menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) Abdi Waluyo, Jakarta.

Hanya dalam hitungan beberapa menit saja, kabar duka itu segera tersebar luas. Kaget dan seakan tidak percaya akan tersebarnya berita meninggalnya HM. Sani, terpancar dari rona wajah warga Kepri yang baru beberapa bulan saja memberikannya kembali kepercayaan kepada Sani untuk memimpin Kepri lima tahun ke depan.

HM. Sani yang periode pertama 2010-2015 berpasangan dengan Soerya Respationo, dalam Pilkada serentak 9 Desember 2015, HM. Sani yang berpasangan dengan Nurdin Basirun, dan kembali terpilih menjadi orang nomor satu di Kepri. Nurdin sendiri bukan merupakan orang asing bagi Sani.

Sewaktu menjabat sebagai Bupati Karimun, Nurdin duduk mendampingi Sani sebagai Wakil Bupati. Dan Ketika MH. Sani terpilih sebagai Wakil Gubernur untuk mendampingi Ismeth Abdullah yang terpilih sebagai Gubernur Kepri yang pertama pada Pilkada 2005, secara otomatis tampuk kepemimpinan di Kabupaten Karimun berpindah tangan ke Nurdin Basirun.

Melihat dari perjalanan ini, Nurdin jelas bukan merupakan orang asing bagi  Sani, dan begitu juga sebaliknya. Bagi Nurdin sendiri, nampaknya Sani bukan hanya sebagai seorang pemimpin atau guru, tetapi juga tidak ubahnya dari seorang ayah dan anak. Sani tahu persis akan kemampuan Nurdin, begitu juga dengan Nurdin paham betul akan keinginan Sani dalam memajukan Provinsi Kepri ini.

Tanpa Lelah

Tidak bisa dipungkiri, bila kemudian banyak warga Kepri Yang berharap sepeninggalnya HM. Sani, Nurdin bisa tertular oleh semangat HM. Sani dalam upayanya untuk mewujudkan Provinsi Kepri menjadi salah satu provinsi yang terdepan di Indonesia.  HM. Sani semasa hidupnya, tanpa lelah terus berjuang untuk membangun Kepri.

Dari pulau ke pulau ia datangi untuk melihat perkembangan pelosok pulau yang berada di bawah kepemimpinannya. Sudah tiada terhitung lagi, berapa kali HM. Sani naik turun  kapal atau pompong untuk menyapa warganya. Dan ketika tiba di pulau nan jauh di sana, lelaki kelahiran 11 Mei 1942, tak pernah merasa canggung untuk berbaur dengan warga. Tidak sungkan-sungkan ia mengajak ngobrol warga, yang tidak ubahnya seperti orang tua dan anak.

Gaya kepemimpinannya yang santun ini lah, tak pelak masyarakat Kepri dalam Pemilu Kada serentak  9 Desember lalu, mendaulatnya kembali HM. Sani untuk memimpin Kepri yang kedua kalinya. Memang, tidak bisa kita pungkiri, dibawah kepemimpinan HM, Sani, Kepri sebagai provinsi baru mampu berkembang dengan pesat dan bisa mensejajarkan diri dengan provinsi-provinsi lainnya yang sudah berdiri terlebih dahulu.

Kini, orang nomor satu di Provinsi Kepri itu telah tiada, namun tentunya kita sangat berharap, semangatnya untuk terus membangun Kepri tetap ada disekitar kita. Jiwa dan sikap itu  yang saat ini sangat dirindukan warga Kepri dari HM. Sani. Ia bukan hanya seorang pemimpin yang handal, tetapi juga seorang ayah yang penuh kasih sayang. (bersambung) Penulis : Eza Pendri, Pemimpin Redaksi Metrobatam.com

 

Ayo Berpartisipasi – Kolom ini kami persembahkan untuk mengenang jasa (Alm) Drs. H.Muhammad. Sani. Kolom ini berisi tulisan tentang jasa-jasa yang telah beliau torehkan untuk pembangunan dan menggali pokok pikiran beliau. Kami juga mengajak anda untuk turut berpartisipasi mengisi kolom ini dengan mengirim tulisan ke [email protected],. Tulisan anda akan kami terbitkan dikolom ini setelah melalui tahapan editing oleh editor kami. Terima kasih

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Sah! Airlangga Ketum Golkar, Ini Harapan Dedi Mulyadi soal Pilgub Jabar

Jakarta - Airlangga Hartarto terpilih menjadi Ketua Umum Golkar secara aklamasi. Ketua DPD Jawa Barat Dedi Mulyadi punya harapan kepada Airlangga, khususnya soal rekomendasi...

Khilafah Bukan dari Alquran, Ada yang Terima Tantangan Mahfud MD?

Metrobatam, Yogyakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menyatakan khilafah bukan dari Alquran dan Alhadis, tapi ciptaan ulama. Mahfud MD pun menantang...

Alumni 212 Dinilai Ingin Merebut Kekuasaan Demi Negara Islam

Metrobatam, Jakarta - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens menilai massa yang tergabung dalam Alumni 212 merupakan kelompok politis berkuatan radikal. Mereka dianggap ingin...

Kapolri Sebut Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Kalbar

Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut bahwa Tim Densus 88 telah melakukan penangkapan terhadap empat orang terduga teroris di Kalimantan Barat (Kalbar)...

Buang-Buang Peluang, Liverpool Terima Hasil Imbang

Liverpool - Liverpool harus puas berimbang dengan West Bromwich Albion. Manajer Liverpool Juergen Klopp menyebut timnya tak efisien di partai yang berjalan berat. Liverpool bermain...

Menkes Tegaskan KLB Difteri Bukan Hoax

Metrobatam, Jakarta, Menteri Kesehatan Prof Nila Moeloek, SpM(K) menepis kabar yang menyebut kejadian luar biasa (KLB) difteri yang terjadi di sejumlah provinsi di Indonesia...

Lukaku Bawa MU Taklukkan Bournemouth 1-0

Manchester - Manchester United memetik kemenangan saat menjamu Bournemouth di lanjutan Liga Inggris. Romelu Lukaku menjadi penentu kemenangan dengan skor 1-0 itu. Saat bertanding di...

Nasib Praperadilan Setya Novanto, KPK: Seharusnya Sudah Gugur

Metrobatam, Jakarta - Sidang praperadilan yang diajukan Setya Novanto masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. KPK menilai seharusnya praperadilan Novanto itu gugur sesuai...

Satu Pekerja Jalan Trans Papua Ditembak Mati KKB, Satu TNI Dibuang ke Jurang

Metrobatam, Jayapura - Sebanyak 16 orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga menembak mati Yovicko Sondak (34) operator Exavator pekerjaan jalan Trans Papua Wamena -Mumugu...

Terobos Razia Polisi, Innova Terciduk Angkut 10 Kilogram Sabu

Metrobatam, Pekanbaru - Kepolisian Sektor Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau berhasil menyita sekitar 10 kilogram narkotika jenis sabu-sabu dari dua orang pelaku yang mengendarai...

Sadis! Suami Mutilasi Istrinya Sendiri, Dibakar Lalu Dibuang ke Beberapa Tempat

Metrobatam, Karawang - N alias Nindya alias SA dibunuh oleh suami sendiri, MK. Setelah dihabisi, Nindya dimutilasi, dibakar, dan potongan tubuhnya lalu disebar di...

Terbukti Sebarkan Kebencian, Alfian Tanjung Divonis 2 Tahun Bui

Metrobatam, Surabaya - Terdakwa perkara ujaran kebencian Alfian Tanjung, akhirnya divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Surabaya (PN) dengan hukuman penjara 2 tahun. Alfian terbukti...
BAGIKAN