Pemko Batam Batalkan 5 Izin Reklamasi, Nama Perusahaannya Rahasia.?

Foto : Dendi Purnomo, Sekretaris Tim 9 Pemko Batam

Metrobatam.com, Batam – Tim 9 yang dibentuk walikota Batam untuk menangani dan mengevaluasi proses reklamasi yang dilakukan oleh 14 perusahaan mengumumkan hasil evluasi yang telah dilakukan lebih kurang tiga bulan. Point penting yang dihasilkan tim adalah mencabut, membatalkan atau menolak izin reklamasi di lima lokasi di penjuru kota itu karena berbagai alasan lingkungan dan kepentingan strategis lainnya.

“Hasil evaluasi yang dilakukan tim terhadap 15 perusahaan, yang diberikan sanksi administratif 10 perusahaan, lima dibatalkan atau dicabut atau ditolak rencana reklamasinya,” kata Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam, Dendi Purnomo di Batam, Kamis.

Tim Sembilan Pemkot Batam, yang terdiri dari Bapedalda, Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan dan SKPD terkait lainnya melakukan evaluasi 15 izin reklamasi meliputi lahan dengan luas lebih dari 1.300 hektare selama tiga bulan.

Anehnya, Dendi enggan memberikan data lengkap mengenai nama perusahaan dan lokasi reklamasi yang izinnya ditolak, dicabut atau dibatalkan.

“Di antaranya ada perusahaan di Nongsa, rencananya mau digunakan untuk kepentingan galangan kapal,” kata Dendi yang menjadi pertanyaan dari awak media kenapa dia tidak menjelaskan secara gamblang perusahaan yang menyalahi aturan tersebut.

Pencabutan izin reklamasi melalui mekanisme perizinan Analisis mengenai Dampak Lingkungan.

Ia menjelaskan Pemkot Batam mencabut izin Amdal karena lokasi itu berhimpit dengan lokasi jaringan fiber Indonesia bagian barat.

“Kalau dilanjutkan diduga dapat mengganggu jaringan fiber optik Indonesia bagian barat,” jelas Dendi.

Meskipun lahan untuk pembangunan galangan kapal sudah mendapatkan PL dari Badan Pengusahaan Kawasan Batam, namun Pemkot tetap mencabut izin, demi kepentingan nasional.

“Sedangkan empat lokasi lain ada lah,” kata Dendi mengelak memberikan penjelasan perusahaan lain yang izinnya dicabut.

Sementara 10 perusahaan yang melanggar administrasi, Dendi mengatakan antara lain karena melakukan pekerjaan melebihi izin, kurang bayar retribusi.

Dendi menghitung jumlah total kurang bayar retribusi reklamasi hingga mencapai Rp19 miliar.

“Dispenda yang mengurus karena data apa saja ada di Dispenda,” ujar Dendi.

Ia menyatakan pemerintah akan memanggil perwakilan 15 perusahaan yang dievaluasi untuk dijelaskan dengan rinci hasil evaluasi Tim Sembilan.

Sebelumnya, Dendi mengatakan dari 15 perusahaan yang dievaluasi, empat perusahaan di empat lokasi di antaranya diduga melakukan pelanggaran pidana.

Empat lokasi reklamasi yang melanggar UU Lingkungan Hidup itu antara lain dua di Bengkong dan satu di Batam Center. (mb/Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pemko Tanjungpinang Segera Pecat 11 ASN Terlibat Tindak Pidana Korupsi

Metrobatam.com, Tanjunfpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang segera memecat 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat korupsi. Sekda Kota Tanjungpinang, Riono di Tanjungpinang, Rabu menyatakan, putusan tersebut...

Bupati Bintan Apri Sujadi Tegaskan Penerimaan CPNS 2018 Bebas Calo

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kepulauan Riau resmi membuka penerimaan formasi CPNS Tahun 2018 dengan kuota sebanyak 250 formasi. Dari jumlah itu,...

Masyarakat dan Aparat Harus Solid, Bekerjasama dan Bersinergi untuk Pemilu Damai

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat dan aparat keamanan serta unsur pemerintah di Provinsi Kepulauan Riau harus solid. Pesan ini disampaikan Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap...

204 Pejabat JFT Provinsi Kepri Dilantik

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur dengan masing-masing rincian sesuai jabatan yang diemban, sebanyak 204 orang ASN dilantik sebagai pejabat Jabatan Fungsional Tertentu...

Kementerian Pariwisata RI Apresiasi Moon Cake Festival 2018

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Penyelenggaraan Moon Cake Festival 2018 yang kembali digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang mendapat apresiasi dari Kementerian Pariwisata Republik...

Gubernur Kepri Minta Para Wartawan Jadi Garda Terdepan Perangi Hoax

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan dirinya merasakan betul kehadiran dan peran serta wartawan dalam pembangunan. Para wartawan terus menyampaikan berbagai pesan...

Bhinneka Life Gelar Literasi Perencanaan Keuangan Guru SLTA di Bukittinggi

Metrobatam.com, Bukittinggi - Perusahaan asuransi jiwa dengan jaringan operasi luas di Indonesia, Bhinneka Life menyelenggarakan kegiatan literasi perencanaan keuangan bagi puluhan guru mata pelajaran...

Jabatan Danyonmarhanlan IV TPI Diserahterimakan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Jabatan Komandan Batalyon Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) IV TPI diserahterimakan dari Mayor Mar Yudo Herdyanto, M.Tr.Hanla., kepada Komandan Pasmar (Danpasmar) 1 Brigjen...

Abdul Basyid Has : Hari PMI adalah Hari Kesalehan Sosial

Metrobatam.com, Batam - Memperingati hari Palang Merah Indonesia (PMI), Abdul Basyid Has, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghimbau masyarakat untuk...

Aklamasi, Zakmi Piliang Terpilih Jadi Ketua PWI Tanjungpinang – Bintan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Zakmi Piliang dari Tanjungpinang Pos terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Tanjungpinang-Bintan, Periode 2018-2021, pada pemilihan yang di Hotel Pelangi, Lt...

Widiastadi Nugroho Tinjau Pembangunan Mako Brimobda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Kepulauan Riau yang dipimpin langsung ketua komisi III Widiastadi Nugroho melakukan peninjauan lapangan pembangunan sarana dan prasarana di...

4 Pelaku Penyebar Berita Hoax Demo Mahasiswa Ricuh di MK Diciduk

Metrobatam.com, Bukittinggi - Empat penyebar berita bohong atau hoax, soal demo mahasiswa ricuh di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Masing-masing pelaku diamankan pada empat...
BAGIKAN