Pemko Batam Cabut Izin Reklamasi di Lima Lokasi

204

Metrobatam.com, Batam – Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau mencabut, membatalkan atau menolak izin reklamasi di lima lokasi di penjuru kota itu karena berbagai alasan lingkungan dan kepentingan strategis lainnya.

“Hasil evaluasi yang dilakukan tim terhadap 15 perusahaan, yang diberikan sanksi administratif 10 perusahaan, lima dibatalkan atau dicabut atau ditolak rencana reklamasinya,” kata Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam, Dendi Purnomo di Batam, Kamis.

Tim Sembilan Pemkot Batam, yang terdiri dari Bapedalda, Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan dan SKPD terkait lainnya melakukan evaluasi 15 izin reklamasi meliputi lahan dengan luas lebih dari 1.300 hektare selama tiga bulan.

Sayang Dendi enggan memberikan data lengkap mengenai nama perusahaan dan lokasi reklamasi yang izinnya ditolak, dicabut atau dibatalkan.

“Di antaranya ada perusahaan di Nongsa, rencananya mau digunakan untuk kepentingan galangan kapal,” kata Dendi.

Pencabutan izin reklamasi melalui mekanisme perizinan Analisis mengenai Dampak Lingkungan.

Ia menjelaskan Pemkot Batam mencabut izin Amdal karena lokasi itu berhimpit dengan lokasi jaringan fiber Indonesia bagian barat.

“Kalau dilanjutkan diduga dapat mengganggu jaringan fiber optik Indonesia bagian barat,” jelas Dendi.

Meskipun lahan untuk pembangunan galangan kapal sudah mendapatkan PL dari Badan Pengusahaan Kawasan Batam, namun Pemkot tetap mencabut izin, demi kepentingan nasional.

“Sedangkan empat lokasi lain ada lah,” kata Dendi mengelak memberikan penjelasan perusahaan lain yang izinnya dicabut.

Sementara 10 perusahaan yang melanggar administrasi, Dendi mengatakan antara lain karena melakukan pekerjaan melebihi izin, kurang bayar retribusi.

Dendi menghitung jumlah total kurang bayar retribusi reklamasi hingga mencapai Rp19 miliar.

“Dispenda yang mengurus karena data apa saja ada di Dispenda,” ujar Dendi.

Ia menyatakan pemerintah akan memanggil perwakilan 15 perusahaan yang dievaluasi untuk dijelaskan dengan rinci hasil evaluasi Tim Sembilan.

Sebelumnya, Dendi mengatakan dari 15 perusahaan yang dievaluasi, empat perusahaan di empat lokasi di antaranya diduga melakukan pelanggaran pidana.

Empat lokasi reklamasi yang melanggar UU Lingkungan Hidup itu antara lain dua di Bengkong dan satu di Batam Center.

Mb/Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....

Setnov Bela Fahri Hamzah soal Tudingan Nazaruddin

Metrobatam, Jakarta - Terdakwa korupsi proyek e-KTP Setya Novanto membela Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang dituding mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin...

TKI di Taiwan Tewas Misterius, Sempat Tulis Surat Wasiat dan Siaran Live di Facebook

Metrobatam, Lampung - Seorang TKI pria yang bekerja di Taiwan dilaporkan tewas bunuh diri. Pria berinisial WY asal Lampung Timur itu dikabarkan nekat mengakhiri...
BAGIKAN