Pemuda Empat Sekawan Ini Bikin Pabrik Ekstasi di Aceh

Metrobatam, Aceh – Polisi menangkap empat tersangka diduga sebagai pengedar dan peracik pil sejenis ekstasi di Aceh Utara, Aceh. Setelah diperiksa, mereka mengakui perbuatannya.

Keempatnya yakni MU (22), MA (21), JA (33) warga Kecamatan Meurah Mulia dan SO (59) warga Kecamatan Samudera, Aceh Utara yang diduga kuat sebagai peracik narkoba tersebut.

Kasat Narkoba Polres Lhokseumawe Iptu Zeska Julian Wijaya mengatakan dari pengakuan tersangka SO, dia meracik pil sejenis ekstasi dengan mempelajari dari saudaranya yang berprofesi sebagai dokter spesialis sakit jiwa. Setelah saudaranya meninggal, dia mengambil sebuah buku milik saudaranya yang ada kaitannya dengan narkoba.

“Dia (SO) mempelajari dari saudaranya yang berprfesi sebagai dokter spesialis jiwa. Setelah saudaranya meninggal dunia, dia lalu mengambil sebuah buku medis yang ada kaitannya dengan narkoba,” kata Zeska kepada detikcom, Senin (12/2).

Zeska juga menyebutkan, dalam buku itu tidak secara detail ditulis terkait cara membuat pil ekstasi.

“Untuk caranya tidak disebutkan, namun dalam buku itu ada diterangkan bahwa pil ekstasi berguna untuk menstimulan yang bahannya salah satu adalah sabu. Dari situlah, dia mencoba membuatnya sendiri,” sebut Zeska.

Kata Zeska, selama ini pil sejenis ekstasi itu dijual dengan harga Rp 50 ribu perbutir. Untuk modalnya sendiri sebanyak Rp1,5 juta. Selain itu, mereka juga sudah sebulan terakhir melancarkan aksinya.

Hasil pemeriksaan awal, barang bukti yang disita itu positif mengandung methampetamine. Namun hasil ini akan kita perkuat dengan dilakukan uji laboraturium nantinya.

Diberitakan sebelumnya Anggota Polres Lhokseumawe menggerebek pabrik pembuatan pil ekstasi di kawasan Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Aceh. Empat tersangka ditangkap bersama ratusan butir ekstasi siap edar.

Dua orang ditangkap di Keude Bayu, Syamtalira Bayu kemudian satu orangnya diringkus di Kecamatan Meurah Mulia dan seorang lagi ditangkap di Keude Geudong, Kecamatan Samudera yang diduga sebagai peracik pil sejenis ekstasi. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Warga Malaysia Diajak Menggalang Dana Menalangi Utang Negara Rp 3.570 T

Metrobatam.com, Kuala Lumpur - Warga Malaysia ramai-ramai diajak untuk menggalang dana menalangi utang negara yang sudah menembus 1 triliun RM (Ringgit Malaysia) atau sekitar...

Terkait KEK, Pengusaha Ngadu ke DPRD Kota Batam

Metrobatam.com, Batam - Nuryanto, SH,MH memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait penyampaian aspirasi dari para pengusaha dan asosiasi Kota Batam melalui Kadin yang...

Bea dan Cukai Batam : Pengawasan Barang di FTZ Lebih Sulit Dibanding KEK

Metrobatam.com, Batam - Pengawasan barang di Free Trade Zone (FTZ) lebih sulit dibandingkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dampak lainnya juga menjadikan Batam tepat untuk...

Tangkal Terorisme, Pengajar Harus Belajar Nilai Kebangsaan

Metrobatam, Jakarta - Akademisi Muslim Azyumardi Azra mengimbau tenaga pengajar di kampus mendapat pelatihan kembali soal kebangsaan. Tuntutan Azyumardi itu terkait dengan temuan sejumlah...

Jelang Final Liga Champions: Zinedine Yazid Zidane vs Juergen Norbert Klopp

Metrobatam, Jakarta - Juergen Klopp senang hanya bertemu Zinedine Zidane setelah dia jadi pelatih. Genius sebagai peraci strategi, jalan karier keduanya memang beda jauh. "Dia...

JK Sebut Daftar Mubalig Dibuat Agar Tak Sembarangan Ceramah

Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mendukung langkah Kementerian Agama yang mengeluarkan daftar 200 nama mubalig. Menurut JK, daftar nama itu berguna mengatur...

Ketua KPK Sindir DPR yang Dukung Eks Koruptor Nyaleg

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyindir pihak-pihak yang membolehkan mantan narapidana korupsi menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2019....

Penyidik Sebut Fredrich Minta Kerjaan: Dia Bilang KPK Kan Banyak OTT

Metrobatam, Jakarta - Fredrich Yunadi disebut pernah meminta agar dibagi kasus pada seorang penyidik senior KPK. Ambarita Damanik. Namun, permintaan Fredrich itu disampaikan sembari...

Soal Ekonomi RI Lampu Kuning, Ini Penjelasan BI

Metrobatam, Jakarta - Beberapa kalangan menyebutkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam lampu kuning. Menguatnya dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah hingga...

UU Terorisme Beri Kompensasi Korban hingga Peristiwa Bom Bali

Metrobatam, Jakarta - Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme yang baru saja disahkan DPR mengatur tentang pemberian kompensasi bagi korban aksi...

Moeldoko Sebut Perpres Korupsi Tinggal Diteken Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan hasil revisi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi sudah...

Kontroversi Takjil Politik #2019GantiPresiden

Metrobatam, Jakarta - Pembagian takjil gratis berstiker #2019GantiPresiden yang dibagikan Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa) menuai kontroversi. Pendukung Joko Widodo (Jokowi) mengkritik pembagian takjil...
BAGIKAN