Penderita HIV di Kabupaten Kepulauan Anambas Meningkat

724

Metrobatam.com, Anamabas – Sebanyak 30 orang warga di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas mengidap virus HIV.  Dari jumlah tersebut, 14 orang diantaranya perempuan dan sisanya laki-laki. Kepala Sekretariat Komisi Penaggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kepulauan Anambas, Sri Wahyuni mengatakan, sudah lima orang penderita HIV di Anambas telah meninggal dunia.

“Untuk jumlah yang sudah pindah itu 12 orang, yang belum mendapatkan ARV itu 4 orang, dan yang masih sedang dalam pengobatan 9 orang,” demikian disampaikan Sry,  Minggu (29/5).

Sry mengungkapkan,  apa yang disampaikan pihaknya tersebut merupakan gambaran jumlah penderita HIV/AIDS periode 2011 sampai dengan 2016.

“Penderita HIV yang ada ini menyebar diseluruh Kecamatan yang ada di KKA,” jelasnya.

Lebih jauh Sry menyebutkan,  ibu rumah tangga cukup banyak yang terinfeksi, hal ini karena minimnya pengatahuan, akibat suami yang sering jajan diluar akhirnya berakibat istri yang  menjadi korban.

“Mereka ini tidak tahu apa, apa sedangkan suami jajan diluar akhirnya mereka yang terinveksi,” sesalnya.

Lebih jauh Sry mengatakan,  KPA berusaha melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka memahami penyakit HIV/ AIDS.

“Sampai saat ini kami tetap berupaya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, baik ke oraganisasi agar mereka memahami penularan HIV/ AIDS itu. Kami hanya ingin menyampaikan kepada masyarakat bagaimana tata cara untuk memutus mata rantai penyakit ini,” bebernya.

Sry juga mengaku,  kalau HIV sangat tinggi di Anambas mengingat dengan jumlah penduduk yang hanya 48 ribu jiwa penderita HIV sudah mencapai 30 orang.

“Ini sudah sangat luar biasa perlu adanya langkah tegas pemerintah menyelesaikannya,” ujarnya.

Malik,  Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan KKA mengungkapkan,  pihaknya tidak tinggal diam dengan kondisi yang ada. Bahkan terus berupaya melakukan pengobatan kepada yang sudah terinveksi.

“Untuk tahun 2016 kita sudah menyiapkan 7 langkah penanggulangan dan pengendalian HIV diantaranya yakni, pemerisaan penderita dan gejala  Klinis HIV, Konseling, penyuluhan dan lainnya,” bebernya.

Malik mengungkapkan untuk memutus mata rantai HIV/AIDS di Anambas dapat dilakukan, salahsatunya dengan memeriksakan ke klinik VCT yang ada di Puskemas Tarempa.

“Masyarakat bisa memeriksakan diri ke ke klinik VCT yang ada di Puskemas Tarempa. Ini tergantung kesadaran masyarakat itu sendiri. Tapi selama ini kita lihat respon masyarakat untuk memeriksakan dirinya masih rendah,” tutupnya.

(Mb/Yud/Haluankepri)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tangkap Supir Taksi Online Pengantar ‘Penumpang Tuyul’

Metrobatam, Makassar - Petugas Subdit Cyber Crime Polda Sulawesi Selatan menangkap tujuh pemuda karena memanipulasi sistem elektronik perusahaan angkutan daring, Grab, akhir pekan lalu. Tujuh...

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 3 Km

Metrobatam, Medan - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara masih menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pagi ini, Gunung Sinabung kembali erupsi. Petugas Pos Pengamat Gunung Sinabung,...

HUT ke-71 Megawati, PDIP Suguhkan Teater Kebangsaan

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menampilkan teater kebangsaan bertajuk 'Satyam Eva Jayate' untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-71 sang Ketua...

Bintan akan Terima DAK Rp6,2 Miliar dari Pemerintahan Pusat untuk Pendidikan

Metrobatam.com, Bintan - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd mengatakan bahwa pada tahun 2018 ini, setidaknya Dana Alokasi Khusus Pendidikan sebesar 6,2 Milyar...

Kecanduan Judi Online, Karyawan Ini Gelapkan Uang Perusahaan

Metrobatam.com, Jember - Saat ini banyak bertebaran situs judi online yang memasang deposit sangat murah, bahkan sangat tidak masuk akal. Jika tak hati-hati, akan...

Jaksa Tampilkan Percakapan Johannes Marliem dan FBI di AS, Seperti Ini Isinya

Metrobatam, Jakarta - Percakapan Johannes Marliem (bos PT Biomorf Lone Indonesia dan PT Biomorf Mauritius) dengan anggota FBI di Los Angeles, Amerika Serikat (AS),...

Usai Saling Pecat, Konflik Hanura Kini Berujung Saling Lapor Polisi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) kubu Manhattan melaporkan tiga orang kader kubu Ambhara yakni Ari Mularis, Sudewo, dan...

WNI Diduga Ikut ISIS Ditangkap di Malaysia, Mabes Polri Tak Mau Ikut Campur

Metrobatam, Jakarta - Polri tak mau ikut campur atas tertangkapnya Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia yang diduga terlibat ke dalam jaringan ISIS. "Kalau itu...

Penjual Pulau RI di Situs Online Sudah Dikontak KKP

Metrobatam, Jakarta - Website privateislandonline.com memasang iklan penjualan pulau di Indonesia. Menanggapi hal ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan telah menghubungi sang penjual. Dirjen...

Keceriaan Ibu-ibu PKK di Fisherism Tanjungriau Batam

Metrobatam.com, Batam - Ibu-ibu PKK Sei Temiang mengikuti kelas edukasi menghias cookies yang diadakan BP Batam bekerjasama dengan UMKM, bertempat di Fisherism Tanjungriau 22...

Polisi Tembak Mati Tiga Anggota Jaringan Narkoba Internasional

Metrobatam, Medan - Personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, menembak mati tiga anggota sindikat narkoba internasional Malaysia-Indonesia, dalam sebuah drama penangkapan yang dilakukan...

Siap-siap, 31 Januari Gerhana Bulan Total Bakal Sapa Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Gerhana Bulan Total diprediksi terjadi pada 31 Januari 2018. Fenomena alam tersebut bisa diamati di sejumlah negara, termasuk di Indonesia. Berdasarkan siaran...
BAGIKAN