Penderita TB di Batam Meningkat, Wako Ingatkan Berobat Sampai Tuntas

2010
Ilustrasi Penderita TB

Metrobatam.com, Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan beberapa tahun lalu sempat terjadi kasus tuberculosis (TB) dengan pasien cukup banyak di pulau. Pulau dinilai lebih rawan karena lokasinya yang jauh dari kota sehingga pengobatan memerlukan biaya lebih besar. Oleh karena itu pemerintah berupaya menekan angka tersebut dengan menurunkan tenaga kesehatan ke pulau-pulau.

“Tiga tahun lalu di Karas banyak penyakit TB. Hari ini sudah netral. Karena ada bidan dan perawat yang datang tiga-dua hari sekali. Maka bidan perawat perlu diberi ilmu juga. Supaya yang jauh-jauh bisa tertangani,” ujarnya saat Pencanangan Temukan dan Obati Sampai Sembuh (TOSS) TB di Pelabuhan Internasional Sekupang, Rabu (13/4).

Rudi mengatakan jumlah penderita TB di Batam tahun 2016 lalu meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada 2014 jumlah penderita TB sebanyak 829 dengan kasus selesai 324, atau 39 persen. Kemudian jumlah penderitanya menurun di 2015, sebanyak 605 kasus dan yang selesai 364 kasus. Angkanya kembali meningkat di 2016 sebanyak 833 kasus, yang terselesaikan 173.

“Puskesmas harus rajin ke lapangan. Kalau tidak kita cegah, siapa saja berhadapan pindahlah penyakit itu. Pencegahan ini lebih banyak lebih bagus. Mereka tidak mungkin diisolasi. Dan biaya untuk pengobatan ini sangat besar kalau sampai tersebar banyak. Maka lebih baik kita cegah,” kata dia.

Ia juga meminta Dinas Kesehatan menyiapkan anggaran untuk antisipasi apabila dana yang disiapkan lembaga kesehatan dunia tidak cukup. Menurutnya anggaran pengobatan TB ini didapat dari dunia internasional sebesar Rp 1,8 juta untuk pengobatan intensif selama enam bulan.

“Kalau tidak cukup, bantu dari daerah. Jangan sampai belum selesai pengobatannya karena biaya tidak cukup,” kata Rudi.

Pengobatan yang tidak tuntas pada penderita TB ini dapat menyebabkan kondisi yang lebih parah. Pasien yang mangkir dari pengobatan intensif berisiko terkena multi drugs resistance (MDR). Artinya tubuh pasien menjadi tahan terhadap efek obat.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Batam, Sri Rupiati mengatakan terdapat 34 pasien MDR TB di Provinsi Kepulauan Riau.

Ia mengingatkan bahwa pengobatan TB ini harus dilakukan intensif selama enam bulan. Jika sudah masuk tahap MDR maka paket pengobatannya akan lebih mahal. maka perlu pencegahan.

“TB mangkir ada. Itu harus dicegah. Maka kita turun, ada namanya kader pengawas menelan obat untuk penderita yang mangkir tidak mau berobat tadi,” kata Sri.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas IB Batam, Anas Maruf mengatakan gerakan TOSS TB ini bertujuan untuk memberikan pelayanan pengobatan yang berkualitas bagi penderita TB di tengah masyarakat.

“Karena menemukan dan mengobati TB sampai sembuh itu merupakan tantangan,” ujarnya.

MCB

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

“Cetar” Akhir Tahun Bersama bright PLN Batam

Metrobatam.com, Batam - Melanjutkan pelaksanaan PLN Fair yang digelar pada  Oktober, bright PLN Batam kembali memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat Batam. Program bright PLN...

BI: 239 Ribu Nasabah Kuasai 55,8 Persen Simpanan Perbankan

Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia menyebut sekitar 55,8 persen dana di perbankan dimiliki oleh 239 nasabah besar. Nasabah tersebut memiliki simpanan di perbankan rata-rata...

Resmi Jadi Boru Siregar, Kahiyang Dinasihati dan Diberi Makan

Metrobatam, Medan - Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, usai menjalani prosesi adat dan resmi menjadi boru Siregar. Dia dan suaminya, Bobby Nasution pun dinasihati...

Tergusur Proyek Tol, Makam Ulama Tetap Utuh Meski Sudah Puluhan Tahun Dikubur

Metrobatam, Lampung - Pembongkaran makam terdampak proyek jalan Tol Sumatera dilakukan di Desa Sidokerto, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah. Warga pun dibuat geger...

Viral! Pengantin Pria di Bone Persembahkan 119 Cincin Emas kepada Mempelai Wanita

Metrobatam, Bone - Warga Bone, Sulawesi Selatan baru-baru ini dihebohkan dengan pernikahan pasangan pengantin di Desa Cumpiga, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Pasalnya, jika lazimnya pengantin...

Bebaskan Papua dari Kelompok Bersenjata, Petugas Perlu Dukungan Masyarakat Luas

Metrobatam, Timika – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Boy Rafli Amar mengajak seluruh komponen masyarakat di sana agar benar-benar dapat mewujudkan harapan menjadikan Papua...

Turnamen Badminton Tering Raya Terus Dipenuhi Penonton

Metrobatam.com, Batam - Pelaksanaan Open Turnamen Badminton Tering Raya terus dipenuhi penonton. Memasuki pertandingan hari ke-tiga, antusias penonton makin ramai saja. "Dari jadwal pertandingan yang...


wp booster error:
td_api_base::mark_used_on_page : a component with the ID: thumbnail is not set.

BI Tegaskan Transaksi Wajib Gunakan Rupiah

Metrobatam.com, Batam - Bank Indonesia menegaskan bahwa penggunaan mata uang asing untuk transaksi di Indonesia adalah perbuatan yang melanggar hukum. Termasuk untuk transaksi di...

DPRD Kepri Sepakati KUA dan PPAS Rancangan APBD Tahun 2018

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi dan DPRD Kepri akhirnya menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan...

Sidang Korupsi E-KTP, Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Kecipratan US$ 4,5 Juta

Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meyakini keterlibatan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) periode 2009-2014, Gamawan Fauzi dalam korupsi pengadaan...

Kolega Imbau Setnov Cerita Soal Dugaan Korupsi e-KTP ke KPK

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan mengimbau Ketua DPR Setya Novantomenceritakan informasi seputar kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP kepada...

9 Pasangan Mesum dan Lesbian Terjaring Razia di Kota Palembang

Metrobatam, Palembang - Razia gabungan TNI, Polri bersama Satpol PP Kota Palembang merazia sejumlah penginapan dan tempat hiburan. Sebanyak sembilan pasangan mesum dan pasangan...
BAGIKAN