Pengacara PNS Tajir: Rohadi Saat Ini Tak Punya Uang Sama Sekali

372

Metrobatam, Jakarta – Panitera pengganti di PN Jakarta Utara, Rohadi, tak hanya disangka KPK dengan pasal dugaan suap, tapi juga pasal pencucian uang dan gratifikasi. Pengacara Rohadi, Alamsyah Hanafiah, menyebut saat ini kliennya mengalami trauma dan merasa tak punya uang sama sekali.

Alamsyah menuturkan, salah satu hal yang membuat Rohadi trauma yakni tak diberi turunan berita acara pemeriksaan penyitaan.

“Informasi ini banyak barang yang disita. Salah satu yang menyebabkan trauma dia tidak diberikan turunan berita acara penyitaan itu,” kata Alamsyah usai sidang dengan agenda pembacaan eksepsi di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (13/9).

“Aset mana saja yang disita sehingga dia tidak bisa menggunakan aset yang disita dan tidak disita. Sekarang tidak punya uang sama sekali. Maksudnya itu kalau ada aset yang tidak terkait dia bisa jual bisa untuk ongkos. Kira-kira begitu. Sekarang ini dia tidak bisa berbuat apa-apa,” jelas Alamsyah.

Terkait trauma ini, Alamsyah menyebut pihaknya berterima kasih karena diberi kesempatan untuk berobat ke psikiater. “Mengingat ini dia depresi mental berat, kita juga terima kasih KPK mengizinkan untuk berobat kesehatan. Maka sekarang kami minta diizinkan juga berobat ke psikiater. Supaya perkara ini berjalan lancar,” ungkap Alamsyah.

25 Tahun lalu, Rohadi merupakan pegawai pengadilan yang tinggal di rumah petak. Tapi seiring waktu, kehidupannya membaik bahkan menjadi konglomerat. Ia kini memiliki 17 mobil, rumah sakit, proyek real estate, water park hingga kapal penangkap ikan. Padahal, ia hanyalah panitera pengganti (PP) dengan gaji Rp 8 jutaan per bulan.

“Kalau nanti di persidangan umpamanya dia depresi mental keterangannya dia tidak sinkron satu sama lain kan ini semakin rumit sidangnya. Atau yang lebih tidak diinginkan sama sekali andai kata dia putus asa dia bunuh diri. Itu berarti bubar, bukan berarti penegakan hukum jadinya,” terangnya.

Soal asal usul kekayannya, Alamsyah memiliki jawaban sendiri. “Aset aset dapat dari mana, itu kerja sama dengan orang. Kita punya lahan, kerja sama dengan orang, bangun rumah sakit. Kapal penangkap ikan bukan seperti kapal pesiar yang dia bilang. Kalau kapal penangkap ikan sudah dijual,” ucap Alamsyah.

Rohadi kini telah dijerat KPK dengan pasal pencucian uang. Alamsyah menyebut kliennya trauma karena tak diberi turunan berita acara penyitaan.

“Informasi ini banyak barang yang disita. Salah satu yang menyebabkan trauma dia tidak diberikan turunan berita acara penyitaan itu,” tutur Alamsyah.

Gaya hidup Rohadi mulai terungkap kala KPK menangkapnya karena menerima suap dari pengacara Saipul Jamil, Berthanatalia untuk mengkondisikan putusan Saipul Jamil. Dari penangkapan itu, KPK mengembangkan kasus dan menemukan berbagai kejanggalan atas kekayaannya. Untuk membuktikan keyakinannya, KPK mengenakan Rohadi dengan pasal pencucian uang. Sejumlah aset telah disita dan diamankan KPK.

25 Tahun lalu, Rohadi merupakan pegawai pengadilan yang tinggal di rumah petak. Tapi seiring waktu, kehidupannya membaik bahkan menjadi konglomerat. Ia kini memiliki 17 mobil, rumah sakit, proyek real estate, water park hingga kapal penangkap ikan. Padahal, ia hanyalah panitera pengganti (PP) dengan gaji Rp 8 jutaan per bulan.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BI: 239 Ribu Nasabah Kuasai 55,8 Persen Simpanan Perbankan

Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia menyebut sekitar 55,8 persen dana di perbankan dimiliki oleh 239 nasabah besar. Nasabah tersebut memiliki simpanan di perbankan rata-rata...

Resmi Jadi Boru Siregar, Kahiyang Dinasihati dan Diberi Makan

Metrobatam, Medan - Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, usai menjalani prosesi adat dan resmi menjadi boru Siregar. Dia dan suaminya, Bobby Nasution pun dinasihati...

Tergusur Proyek Tol, Makam Ulama Tetap Utuh Meski Sudah Puluhan Tahun Dikubur

Metrobatam, Lampung - Pembongkaran makam terdampak proyek jalan Tol Sumatera dilakukan di Desa Sidokerto, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah. Warga pun dibuat geger...

Viral! Pengantin Pria di Bone Persembahkan 119 Cincin Emas kepada Mempelai Wanita

Metrobatam, Bone - Warga Bone, Sulawesi Selatan baru-baru ini dihebohkan dengan pernikahan pasangan pengantin di Desa Cumpiga, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Pasalnya, jika lazimnya pengantin...

Bebaskan Papua dari Kelompok Bersenjata, Petugas Perlu Dukungan Masyarakat Luas

Metrobatam, Timika – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Boy Rafli Amar mengajak seluruh komponen masyarakat di sana agar benar-benar dapat mewujudkan harapan menjadikan Papua...


wp booster error:
td_api_base::mark_used_on_page : a component with the ID: thumbnail is not set.

BI Tegaskan Transaksi Wajib Gunakan Rupiah

Metrobatam.com, Batam - Bank Indonesia menegaskan bahwa penggunaan mata uang asing untuk transaksi di Indonesia adalah perbuatan yang melanggar hukum. Termasuk untuk transaksi di...

DPRD Kepri Sepakati KUA dan PPAS Rancangan APBD Tahun 2018

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi dan DPRD Kepri akhirnya menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan...

Sidang Korupsi E-KTP, Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Kecipratan US$ 4,5 Juta

Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meyakini keterlibatan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) periode 2009-2014, Gamawan Fauzi dalam korupsi pengadaan...

Kolega Imbau Setnov Cerita Soal Dugaan Korupsi e-KTP ke KPK

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan mengimbau Ketua DPR Setya Novantomenceritakan informasi seputar kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP kepada...

9 Pasangan Mesum dan Lesbian Terjaring Razia di Kota Palembang

Metrobatam, Palembang - Razia gabungan TNI, Polri bersama Satpol PP Kota Palembang merazia sejumlah penginapan dan tempat hiburan. Sebanyak sembilan pasangan mesum dan pasangan...

Hari Ini, Kahiyang Ayu akan Diberi Marga Siregar

Metrobatam, Jakarta - Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, akan diberi marga Siregar hari ini. Marga ini diberikan lewat prosesi Mangalehan Marga. Istri Bobby...

Astaga! Seorang Aktivis Ditangkap karena Sodomi 9 Remaja

Metrobatam, Balikpapan - Seorang aktivis lingkungan berinsial PDW menjadi tersangka atas kasus pencabulan sesama jenis. Tersangka yang juga fasilitator anak berskala internasional itu ditangkap...
BAGIKAN