Pengusaha: Indonesia Kini Kurang Menarik Bagi Investor Minyak dan Gas

186
Marjolijn Wajong, Direktur Eksekutif IPA

Metrobatam.com, Jakarta – Indonesian Petroleum Association (IPA) menyatakan, kegiatan pencarian cadangan minyak dan gas (eksplorasi) di Indonesia kini sangat rendah. Jumlah sumur yang dibor beberapa tahun terakhir sangat sedikit dan tanpa temuan yang signifikan.

Situasi ini diperparah dengan turunnya harga minyak pada 2014 hingga 2016 ini. Industri migas Indonesia berada pada tahap kritis karena produksi yang terus menurun dan permintaan yang terus meningkat, dalam beberapa dasawarsa terakhir.

Direktur Eksekutif IPA Marjolijn Wajong mengatakan,‎ penyebab dari penurunan kinerja eksplorasi di Indonesia beberapa dasawarsa terakhir disebabkan beberapa faktor. Faktor tersebut di antaranya kondisi geologis yang kompleks, keterbatasan data, regulasi dan kebijakan fiskal yang kurang menarik.

Peluang eksplorasi di Indonesia sebagian besar berada di lokasi yang terpencil, seperti Indonesia bagian timur, yang hanya terdapat sedikit infrastruktur dan jasa pendukung.

“Faktor ini berakibat pada mahal dan lamanya kegiatan eksplorasi dan produksi”€Ž kata Wajong, di Jakarta, seperti yang dikutip Senin (16/5/2016).

Menurut Wajong, saat ini industri hulu migas Indonesia kurang diminati investor, karena masih minimnya insetif dan hambatan eksplorasi.

Sedangkan pada kondisi pasar seperti ini, Indonesia bersaing dengan negara lain untuk mendapatkan investasi yang semakin sulit didapatkan. Pasahal, kebijakan fiskal yang ditawarkan menjadi sangat penting ketika investor membandingkannya dengan peluang proyek di negara lain, terutama untuk proyek-proyek berisiko tinggi.

€œKini, Indonesia menjadi negara yang kurang menarik bagi investor migas, tegas Wajong.

€ŽWajong mengungkapkan, Guna memberikan kepastian akan bagaimana bagi hasil Kontrak Kerjasama (KKS) antara pemerintah dan kontraktor KKS, hendaknya KKS disetujui menurut post-tax basis, bagi hasil untuk pemerintah didapatkan dari bagian pemerintah terhadap ekuitas migas tersebut ditambah pajak terhadap perusahaan induk dan anak perusahaan di Indonesia.

Untuk menjaga kesepakatan penting ini, pihak pemerintah menanggung dan membebaskan (assumed-and-discharged) pajak lainnya. IPA menghendaki prinsip ini dapat diterapkan untuk tahap eksplorasi dan produksi.

Kepastian pajak akan didapatkan jika pemerintah menerapkan peraturan khusus (lex-specialis) pada rezim pajak untuk industri hulu migas.

Insentif pajak seperti ini tentu akan membantu mempromosikan eksplorasi dan produksi migas di Indonesia. Insentif tersebut menunjukkan efek yang baik bagi investor yang dapat memberikan nilai tambah dan tingkat pengembalian investasi yang layak—oleh sebab itu, akan mendorong para investor melakukan kegiatan eksplorasi dan pengembangan di Indonesia.

“IPA mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera memulai insentif eksplorasi dan menghapuskan hambatan-hambatan investasi untuk KKS baru dan KKS yang sedang berjalan,” ungkap Wajong.(Mb/Liputan6)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

DPR RI Gelontorkan Anggaran Rp34 Miliar untuk Pemeliharaan Jembatan 1 Barelang Batam

Metrobatam.com, Batam - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengelontorkan anggaran Rp34 miliar untuk pemeliharaan jembatan Raja Haji Fisabillah guna mengantisipasi hal-hal yang...

Isdianto Terkejut, 3 Partai Pengusung Pilih Mantan Ketua BP Batam Mustofa Widjaja sebagai Cawagub...

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Langkah Isdianto untuk dapat menduduki kursi Kepri 2 nampaknya cukup berat. Setelah tiga partai pengusung, yakni PPP, PKB dan Partai Demokrat...

Iskandarsyah Siap Maju Meskipun Tanpa Ayah Syahrul

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Ing Iskandarsyah menegaskan akan maju baik sebagai Calon Walikota maupun Wakil Walikota Tanjungpinang...

Pelatihan BUMDes se Kabupaten Bintan, Datangkan Narasumber Kades Prestasi Nasional

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bintan menggelar Pelatihan Management BUMDes se Kabupaten Bintan di Aula Kantor...

Media Metrobatam.com dan Media Lainnya Dilarang Liputan Kegiatan PU Pusat di Hotel Harmoni One...

Metrobatam.com, Batam - Awak Media Metrobatam.com dan Media lokal lainya pada awalnya lakukan konfimasi dengan pihak panitia Pekerjaan Umum (PU) Pusat di Hotel Harmoni One...

Desember Beroperasi, 117 Perizinan Bisa Diurus di MPP Batam

Metrobatam.com, Batam - Harapan pemerintah membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) di Batam segera terwujud. Pembangunan mal pelayanan seluruh perizinan tersebut sudah berjalan 75%. Ditargetkan,...

Daun Kelor yang Melegenda, Ini Fakta dan Mitos Mistisnya

Metrobatam.com, (MB) - Dunia tak selebar daun kelor, peribahasa ini sering diungkapkan seseorang untuk menyatakan bahwa dunia ini luas. Meski kenyataannya, beberapa yang mengungkapkan...

Mayoritas Fraksi DPRD Kepri Tolak Nota Keuangan Gubernur Kepri

Metrobatam.com, Batam - Tugas berat dihadapi jajaran Pemerintah Provinsi Kepri dalam menyusun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 nanti. Nota keuangan yang dibacakan Gubernur...

Polsek Batu Aji Batam Tangkap 4 Pelaku Komplotan Jambret, Satu Didor

Metrobatam.com, Batam - Unit reserse Polsek Batuaji menangkap 4 orang pelaku spesialis penjahat jalanan seperti jambret, pada Jumat (17/11) sekira pukul 20.30 WIB lalu....

Pemusnahaan BB Bahan Pembuat Obat Terlarang, dengan Tersangka BN dan Kawan-kawan

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 12 Ton atau 12.000 Gram Bahan Obat Terlarang dimusnahkan oleh Ditresnarkoba Polda Kepri di PT. Desa Air Kargo Kabil Batam, Selasa...

Ada 2,7 Juta TKI di Malaysia, Menkumham: Ini Jumlah Terbesar dari Seluruh Dunia

Metrobatam, Pontianak - Tenaga kerja Indonesia (TKI) di seluruh Malaysia mencapai 2,7 juta orang. Angka ini menunjukkan bahwa Malaysia merupakan negara yang menerima TKI...

Istana ‘Serang Balik’ Fahri Hamzah Soal Jokowi dan Setnov

Metrobatam, Bogor - Pihak Istana Kepresidenan 'menyerang balik' Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah soal pernyataannyya terkait hubungan Presiden RI Joko Widodo dan Ketua DPR...
BAGIKAN