Pengusiran Djarot di Acara Supersemar oleh Sejumlah Warga Dianggap Provokasi

135

Metrobatam, Jakarta – Sekretariat Bersama Rakyat (Sekber) menyatakan, aksi pengadangan dan pengusiran terhadap Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat menghadiri peringatan Supersemar di Masjud Agung At Tin, Jakarta, dianggap sebagai tindakan provokasi. Hal itu juga merupakan tindakan tidak bermoral yang dilakukan oknum beragama.

Juru bicara Sekber Rijal Ilyas mengatakan, tindakan pengadangan dan pengusiran sejumlah oknum di lokasi acara merupakan bentuk provokasi di tengah situasi politik Pilkada DKI putaran kedua. Aksi-aksi seperti itu berpotensi menyebabkan kegaduhan politik jika dibiarkan terus menerus.

“Djarot itu seorang Muslim, apalagi dia resmi diundang oleh pantia acara Supersemar, harusnya sebagai tamu harus dimuliakan. Kalau mengaku seorang agamis tunjukkan memuliakan tamu,” ujar Rijal mengutip Antara, Minggu (12/3).

Rijal mendesak panitia acara Supersemar bertanggung jawab dan meminta maaf kepada Djarot. Ia khawatir, perpecahan akan timbul jika pantia tidak mengambil sikap untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Djarot sebelumnya meninggalkan acara peringatan Supersemar Presiden ke-2 Soeharto di Masjid At-Tin, Sabtu (11/3), setelah ditolak oleh sejumlah warga yang menghadiri acara tersebut. Djarot keluar melalui pintu VVIP khusus tamu dikawal sekitar 15 anggota polisi.

Djarot mendapat penolakan dari jemaah sejak tiba di Masjid At-Tin sekitar pukul 18.00 WIB. Sejak turun dari mobil, ia langsung disoraki. Para jamaah berteriak meminta Djarot pulang. “Usir, usir ngapain ke sini,” teriak salah satu jemaah.

Kala itu, Djarot sempat diperbolehkan masuk usai berdiskusi dengan panitia dan sejumlah jemaah yang melakukan penolakan. Namun pada sekitar pukul 20.15 WIB Djarot meninggalkan lokasi dengan kawalan polisi.

Salah seorang jemaah, Badar, menolak Djarot lantaran merupakan pasangan calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang diduga melakukan penistaan agama. “Pulang saja dia, jangan sampai penista agama ke sini,” kata Badar kepada CNNIndonesia.com.

Selain dihadiri Djarot, acara itu juga dihadiri oleh pasangan calon nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Namun tak seperti Djarot, keberadaan Anies-Sandi tak mendapat protes dari jamaah.

Turut hadir pula Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Titik Soeharto, serta sejumlah tokoh agama lain seperti imam besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Antisipasi Gejala DBD, Bupati Bintan Himbau Masyarakat Jaga Lingkungan Bersih

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terkait munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, disaat...

Terkait Praperadilan Setnov, KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Bawas MA Terhadap Hakim Cepi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunggu hasil pemeriksaan Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung (MA) terhadap hakim Cepi Iskandar, yang menangani praperadilan Ketua...

Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Haryani Kecewa

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum menuntut politikus Hanura Miryam S Haryani delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsidier enam bulan kurungan. Miryam...

Kebakaran Hutan Landa 4 Kecamatan di Aceh Barat

Metrobatam, Aceh Barat - Kebakaran hutan dan lahan di Aceh Barat, Aceh, terus menyebar. Hingga saat ini, ada empat kecamatan yang mengalami kebakaran terparah,...

Setelah 20 Tahun, Penyelundupan Miras dari Malaysia dan Singapura ke Batam Akhirnya Terungkap

Metrobatam, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri, Brigadir Jenderal Agung Setya mengatakan KWK, F, dan S telah menyelundupkan...

Pimpinan KPK Rembukan Nasib Aris Budiman dan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi masih menggodok hasil pemeriksaan pendahuluan yang dilakukan Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP) KPK soal dugaan pelanggaran etik Direktur Penyidikan...

Berikan Arahan, Hari Ini Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumpulkan seluruh gubernur, bupati dan wali kota di...

Kisah Polisi Fiji yang Jabat Posisi Penting Berkat Pendidikan Kepolisian di Indonesia

Metrobatam, Bandung - Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tak hanya sukses mencetak pimpinan lembaga kepolisian dalam negeri, namun juga berhasil...

AS Beri Lampu Hijau, Panglima TNI Tunggu Instruksi Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masih belum memutuskan untuk kembali berangkat ke Amerika Serikat setelah insiden penolakan sesaat sebelum bertolak, Sabtu...

Ini Rapor Kualitas Transportasi RI di Tingkat Dunia, Memuaskan?

Metrobatam, Jakarta - Sustainable Mobility for All (SuM4All) sebuah lembaga yang dibentuk atas inisiasi Bank Dunia (The World Bank) baru saja merilis publikasi 'Global...

Laporkan KPU ke Bawaslu, Rhoma Singgung Partainya Tommy dan PSI

Metrobatam, Jakarta - Ketum Partai Idaman Rhoma Irama melaporkan KPU ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) gara-gara pendaftaran partainya sebagai peserta Pemilu 2019 ditolak. Rhoma...

Kagetkan Warga, 3 Tornado Waterspout Muncul di Kepulauan Seribu

Metrobatam, Jakarta - Kemunculan angin tornado waterspout mengagetkan warga Kepulauan Seribu. Hal ini dialami oleh warga Pulau Tidung, Hilmansyah, yang tengah menuju Pulau Kelapa. "Tadi...
BAGIKAN