Pengusiran Djarot di Acara Supersemar oleh Sejumlah Warga Dianggap Provokasi

Metrobatam, Jakarta – Sekretariat Bersama Rakyat (Sekber) menyatakan, aksi pengadangan dan pengusiran terhadap Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat menghadiri peringatan Supersemar di Masjud Agung At Tin, Jakarta, dianggap sebagai tindakan provokasi. Hal itu juga merupakan tindakan tidak bermoral yang dilakukan oknum beragama.

Juru bicara Sekber Rijal Ilyas mengatakan, tindakan pengadangan dan pengusiran sejumlah oknum di lokasi acara merupakan bentuk provokasi di tengah situasi politik Pilkada DKI putaran kedua. Aksi-aksi seperti itu berpotensi menyebabkan kegaduhan politik jika dibiarkan terus menerus.

“Djarot itu seorang Muslim, apalagi dia resmi diundang oleh pantia acara Supersemar, harusnya sebagai tamu harus dimuliakan. Kalau mengaku seorang agamis tunjukkan memuliakan tamu,” ujar Rijal mengutip Antara, Minggu (12/3).

Rijal mendesak panitia acara Supersemar bertanggung jawab dan meminta maaf kepada Djarot. Ia khawatir, perpecahan akan timbul jika pantia tidak mengambil sikap untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Djarot sebelumnya meninggalkan acara peringatan Supersemar Presiden ke-2 Soeharto di Masjid At-Tin, Sabtu (11/3), setelah ditolak oleh sejumlah warga yang menghadiri acara tersebut. Djarot keluar melalui pintu VVIP khusus tamu dikawal sekitar 15 anggota polisi.

Djarot mendapat penolakan dari jemaah sejak tiba di Masjid At-Tin sekitar pukul 18.00 WIB. Sejak turun dari mobil, ia langsung disoraki. Para jamaah berteriak meminta Djarot pulang. “Usir, usir ngapain ke sini,” teriak salah satu jemaah.

Kala itu, Djarot sempat diperbolehkan masuk usai berdiskusi dengan panitia dan sejumlah jemaah yang melakukan penolakan. Namun pada sekitar pukul 20.15 WIB Djarot meninggalkan lokasi dengan kawalan polisi.

Salah seorang jemaah, Badar, menolak Djarot lantaran merupakan pasangan calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang diduga melakukan penistaan agama. “Pulang saja dia, jangan sampai penista agama ke sini,” kata Badar kepada CNNIndonesia.com.

Selain dihadiri Djarot, acara itu juga dihadiri oleh pasangan calon nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Namun tak seperti Djarot, keberadaan Anies-Sandi tak mendapat protes dari jamaah.

Turut hadir pula Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Titik Soeharto, serta sejumlah tokoh agama lain seperti imam besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Perjalanan Yusuf Supendi dari PKS Hingga Berlabuh ke PDIP

Metrobatam, Jakarta - Mantan pendiri PKS, Yusuf Supendi menjadi caleg dari PDIP untuk Pileg 2019. Perjalanan Yusuf cukup panjang hingga memutuskan berlabuh ke partai...

Drama Anies Copot 5 Wali Kota dan Kepala Dinas, Diberhentikan Lewat WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - Pelantikan wali kota, bupati, dan kepala dinas se-Jakarta pada Kamis (5/7) lalu menyisakan drama. Ada yang menilai, Gubernur Anies Baswedan telah...

KPK Minta KPU Konsisten Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) konsisten menerapkan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Anggota Legislatif....

BNN akan Gunakan Drone untuk Lacak Peredaran Narkoba

Metrobatam, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Inspektur Jenderal Heru Winarko mengungkapkan pihaknya bakal menggunakan teknologi pesawat nirawak atau drone untuk mengintai dan...

Ini Daftar Menteri-menteri Jokowi yang Nyaleg di Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah menteri di kabinet Presiden Joko Widodo mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Pemilu 2019. Siapa saja mereka? Sekretaris Kabinet Pramono Anung...

KPK OTT Bupati Labuhanbatu Sumut Terkait Proyek di Dinas PUPR

Metrobatam, Jakarta - Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, Pangonal Harahap terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Pangonal diduga menerima suap berkaitan dengan proyek di dinas...

Pendiri PKS Yusuf Supendi Jadi Caleg PDIP

Metrobatam, Jakarta - Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari mengatakan Yusuf...

Lalu Kaget Bisa Juara Dunia Lalu: Saya percaya Tuhan Bisa Membantu Saya

Metrobatam, Jakarta - Lalu Muhammad Zohri telah tiba di Indonesia, Selasa (17/7). Dia bercerita sempat tak menyangka menjadi juara dunia. Lalu menjadi perhatian publik setelah...

Harga Minyak Naik, RI Kantongi Rp 58 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Keuangan menyebut kenaikan harga minyak dunia turut memberikan keuntungan bagi negara. Dari data realisasi anggaran pendapatan belanja negara (APBN) semester...

Thibaut Courtois Mendekat ke Real Madrid

Madrid - Transfer Thibaut Courtois ke Real Madrid berpeluang besar terjadi. Chelsea dan Madrid dikabarkan telah menyepakati harga kepindahan kiper Belgia itu. Radio Prancis, RMC,...

JK: Cawapres Jokowi Harus Tambah Suara 15% di Pilpres

Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menanggapi nama-nama yang muncul sebagai kandidat cawapres Joko Widodo (Jokowi). JK kembali menegaskan, sosok cawapres Jokowi...

Kapolri Tito Sebut Masyarakat Mudah Terpengaruh Tokoh Agama

Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan masyarakat Indonesia masih banyak yang mudah dipengaruhi oleh pemikiran tokoh melalui isi cermah atau perdebatan. Tak...
BAGIKAN