Metrobatam, Jakarta – Indonesia punya banyak pantai yang indah. Tapi jangan lupa, negeri kita juga rawan gempa dan tsunami. Kalau liburan ke pantai, ini tipsnya supaya aman.

Gempa Palu di Sulawesi Tengah yang disusul tsunami, menimbulkan banyak korban jiwa. Sebagian korban ada di pantai, karena pada saat kejadian memang sedang ada festival.

   

Tentu tidak ada orang yang ingin tertimpa musibah. Sembari kita berdoa untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban, inilah saatnya kita juga belajar untuk lebih siaga bencana.

Banyak traveler yang suka liburan ke pantai. Namun jangan lupa untuk selalu siaga dan waspada jika terjadi gempa karena berpotensi tsunami. Untuk itu, detiktravel Senin (1/10) menyusun tips waspada tsunami saat liburan ke pantai:

1. Gembira itu harus, tapi waspada itu wajib

Liburan ke pantai pasti semua wisatawan ingin bergembira ria. Berenang, berjemur, minum air kelapa muda, main water sport dan lain-lain. Tapi jangan lupa untuk waspada sejak detik pertama kamu tiba di sana.

Ingat, Indonesia adalah negeri di cincin api, jalur vulkanik dan lempeng Bumi. Sudah dari sananya negeri kita rawan gempa dan berpotensi tsunami jika kita ada dipantai. Maka kamu harus waspada dan memastikan tips-tips selanjutnya ini.

2. Cari lokasi jalur evakuasi tsunami

Pantai-pantai di Indonesia memiliki jalur evakuasi tsunami yang ditandai dengan plang berwarna oranye berbentuk panah. Saat kamu sudah dekat dengan pantai tujuan kamu, pasti kamu melewati plang-plang ini.

Ingat-ingat dimana letaknya! Ketika kamu gelar tikar untuk leyeh-leyeh di pantai, ingat-ingat dimana jalur evakuasi tsunami terdekat dari situ.

Ibarat naik pesawat, kamu juga mesti ingat dimana letak pintu darurat bukan? Kalau tidak kelihatan, kamu bisa tanya warga lokal atau pemilik warung makan di pantai.

3. Perhatikan bukit di dekat pantai

Bukit di dekat pantai, bisa menjadi penyelamat saat terjadi tsunami. Kalau liburan ke pantai, coba tengok kanan kiri. Apakah ada bukit di dekat situ. Ingat-ingat letaknya dan ukur berapa jauh jaraknya dari tempat kamu.

Sebagai contoh, Pantai Tanjung Aan di Lombok dekat dengan Bukit Merese. Kalau ada bahaya tsunami, kamu bisa cepat-cepat naik ke bukit tersebut.

4. Saat gempa terjadi, segera hentikan aktivitas

Ketika gempa terjadi dan kamu ada di pantai, segera hentikan aktivitas liburan kamu. Ingat, kamu mungkin aman dari bangunan rubuh karena sedang ada di luar ruangan di tepi pantai. Tapi ada ancaman tsunami yang mesti diwaspadai.

5. Segera cek twitter BMKG dan berita online

Segera cek twitter BMKG dan berita online, setelah gempa terjadi. Berapa besar gempa, dimana lokasinya dan wajib cek apakah ada potensi tsunami. Kalau ada potensi tsunami, siap-siap evakuasi diri.

6. Segera menjauh dari pantai, menuju jalur evakuasi

Jangan tunda sedikit pun. Begitu ada pengumuman potensi tsunami, segeralah menjauh dari pantai dan menuju jalur evakuasi. Ingat jalur evakuasi yang tadi sudah kamu tandai, segera menuju ke sana.

Segera naik mobil atau motor yang kamu bawa. Kalau tidak segera lari ke jalur evakuasi. Kalau ada bukit yang tinggi, kamu juga bisa naik ke sana.

Nggak perlu ribet beres-beres, nyawa kamu lebih berharga dari barang-barang yang kita tinggalkan di pantai.

7. Jangan panik dan tetap fokus

Panik tidak akan membantu kamu sama sekali. Tetap tenang dan tetap fokus. Pikirkan ini: anggota keluarga kamu sudah lengkap belum, jalur evakuasinya ke arah mana.

Abaikan orang yang berteriak-teriak. Abaikan orang yang lari hilir mudik tak karuan. Fokus tujuan kamu adalah jalur evakuasi.

8. Pantau update informasi pihak berwenang, abaikan desas-desus

Setelah kamu berhasil evakuasi, pantau selalu lewat media sosial, berita online, radio atau petugas berseragam seperti polisi, tentara, petugas dishub dll untuk kondisi terkini pasca gempa. Jangan percaya desas-desus di sekitar lokasi kejadian.

9. Kasih tahu keluarga kalau kalian aman

Usai bencana gempa dan tsunami, kadang komunikasi jadi susah karena menara BTS rusak. Kalau masih bisa dapat sinyal, segera beri tahu keluarga, kerabat dan teman kalau kamu selamat dan dimana posisinya berada.

Kamu juga bisa memakai fitur keselamatan di Facebook untuk menandai kalau kamu aman di lokasi tersebut. Dengan memberi tanda di Facebook kalau kamu aman, semua friend Facebook kamu akan mendapat notifikasi kalau kamu aman. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Cegah Wabah DBD, Danramil 02/Bintim Goro Bersihkan Lingkungan Warga

Metrobatam.com, Bintan - Danramil 02/Bintim, Lettu Inf Aswandi, didampingi seluruh Babinsa Koramil 02/Bintan Timur (Bintim) turun langsung membersihkan parit RT 01 RW VIII Kelurahan...

Dinkesdalduk KB Tanjungpinang Siapkan Posko Kesehatan di Lokasi Banjir

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Kota Tanjungpinang menyiapkan posko kesehatan di lokasi banjir Teluk Keriting yang berdekatan...

Warga Dompak Temukan Motor Tergeletak di Semak Belukar

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Telah ditemukan motor Scoopy warna dengan nomor polisi BP 2949 XX di dalam semak belukar di Kelurahan Dompak, RT 05/RW 04,...

Wako Tanjungpinang Buka Mubes VI Perserikatan Sosial Minang Maimbau

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Perserikatan Sosial Minang Maimbau (PSMM) menggelar Musyawarah Besar VI di Aula Bulang Linggi, Sabtu (19/1). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh...

Nurdin Basirun Tinjau Pembangunan Kawasan Gurindam 12

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun melakukan peninjauan terkait progres pembangunan kawasan Gurindam 12, di Tepi Laut, Tanjungpinang, Jumat (18/1). Dirinya berharap...

Wanita Asal Indonesia yang Dibunuh di Malaysia Bernama Jamilah

Metrobatam.com, Malaysia - Polisi Malaysia masih mencari pelaku pembunuhan terhadap wanita asal Indonesia yang ditemukan tewas dalam kontrakannya di Taman Universiti, Seri Kembangan, Malaysia....

Jangan Remehkan Sakit Flu, Karena Bisa Sebabkan Kematian

Metrobatam.com - Virus flu bisa kita dapatkan dari mana saja. Terutama jika berada di lingkungan yang padat, melakukan perjalanan panjang, dan ketika sistem kekebalan tubuh melemah. Penyakit...

Seorang Wanita Asal Indonesia Dibunuh di Malaysia

Metrobatam.com, Malaysia - Seorang wanita asal Indonesia dibunuh di rumah kontrakannya yang terletak di Taman Universiti, Seri Kembangan, Malaysia. Kepolisian setempat menahan 4 teman serumah...

Oknum Wartawan Jadi Tukang Peras, LPDS Sebut Hal Itu Telah Cederai KEJ

Metrobatam.com, Jakarta - Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) Hendrayana, S.H, M.H mengutuk keras pemerasan yang dilakukan oleh sesorang yang mengaku Wartawan terhadap...

Walikota Tanjungpinang Respon Cepat Terjadi Genangan Air Saat Hujan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang Syahrul S.Pd merespon cepat terkait genangan air di beberapa titik di Kota Tanjungpinang dengan menurunkan OPD terkait untuk segera mengatasinya...

Posmat Jajaran Lantamal IV Bantu Evakuasi ABK Tag Boat yang Tenggelam

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Salah satu Pos Pemantau (Posmat) yang berada di jajaran Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV yakni Posmat Mentigi membantu melakukan evakuasi...

Kepedulian pada Masyarakat, Kodim 0315/Bintan Berikan Bantuan Sembako pada Iwan

Metrobatam.com, Bintan – Kodim 0315/Bintan melalui Koramil 02/Bintan Timur memberikan Bantuan Sembako kepada Iwan (53) salah satu warga Sei Lekop yang yang dikabarkan telah dituduh...