Penusuk Kapolsek Tangerang Rajin Latihan Silat, Golok Baru Dibeli

780

Metrobatam, Jakarta – Golok jadi senjata Sultan Aziansyah (22) saat menyerang Kapolsek Tangerang Kota dan 2 polisi lainnya di Pos Lalu Lintas Jl Perintis Kemerdekaan, Tangerang. Golok yang digunakan disebut baru dibeli Sultan pekan lalu.

Teman Sultan, Nurdiansyah menyebut golok yang digunakan Sultan diduga buatan tukang pandai besi di Desa Lebak Wangi, Sepatan, Tangerang, yang biasa dipanggil Abah Jamin. Kebetulan Nurdiansyah sempat berbincang dengan S, cucu dari Abah Jamin.

“Dia (S) bilang malem minggu baru jadi. Dia (Sultan) langsung mengambil ke situ,” kata Nurdiansyah kepada wartawan di dekat rumah Sultan di Desa Lebak Wangi, Sepatan, Kamis (20/10).

Sultan menurut Nurdiansyah juga rajin berlatih silat. Memang di kampung Sultan ada padepokan silat, namun Sultan disebut tidak tergabung di dalamnya. “Engga (ikut padepokan) tapi latihan rajin,” tutur Nurdiansyah.

Dalam penyerangan Kamis sekitar pukul 07.30 WIB, Sultan menusuk Kapolsek Tangerang Kompol Effendi dan melukai dua polisi yakni Iptu Bambang Haryadi dan Bripka Sukardi. Kompol Effendi dan Iptu Bambang masih menjalani perawatan di RS Siloam, Tangerang.

Beberapa setelah penyerangan, rumah Sultan digeledah. Polisi mengangkut pisau, paralon dan pedang Jepang, Katana. Selain itu kakak ipar perempuan Sultan juga diminta keterangan di Mapolres Kota Tangerang.

Polisi masih menyelidiki kasus penyerangan ini termasuk dugaan jaringan teroris Sultan. Belum ada keterangan mengenai asal muasal’peralatan’ yang digunakan Sultan saat menyerang termasuk dua bom pipa yang sempat dilempar ke Pos Lantas meski tidak meledak.

Nurdiansyah menambahkan, Sultan sebenarnya juga membawa pistol yang dia curi dari kakaknya yang berprofesi sebagai polisi. “Pistolnya sama pelurunya dibawa pas kejadian. Warga tahu info itu soalnya dengar omongan kakaknya kehilangan pistol. Dia bawa pistol itu, mungkin nggak sempet pakai,” jelasnya.

Namun, saat polisi berhasil melumpuhkan Sultan, tidak ada pistol yang disita. Polisi hanya menyita senjata tajam dan bom lontong. Dikatakan, Sultan sengaja menyerang polisi karena rasa bencinya kepada kakaknya. Dua kakak Sultan memang berprofesi sebagai polisi.

“Dia nggak ada cerita tentang alesannya nyerang polisi. Denger-denger cerita orang, dia dendam sama abangnya. Katanya sih karena abangnya polisi,” jelas Nurdiansyah.

Sebelum meninggal di perjalan menuju RS Polri Kramat Jati, Sultan juga mengakui telah mencuri peluru milik kakaknya. Dia juga membenarkan membenci kakaknya yang bekerja sebagai polisi.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tinjau GBK, Menteri Basuki: Ini Dibangun Pakai Pajak Kok Dirusak?

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fasilitas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) rusak usai final Piala Presiden 2018. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ketua DPR Minta Motif Penyerangan Pemuka Agama Diusut Tuntas

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta polisi bergerak cepat mengusut tuntas kekerasan terhadap Kiai Hakam Mubarok, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Karangasem Paciran,...

Usai Pesta Miras, Pemuda Ini Ditemukan Mengambang di Sungai

Metrobatam, Lumajang - Usai pesta miras bersama teman-temannya, Muhamad Saiful Rizal (19) ditemukan tewas mengambang di tepi sungai Kali Mujur, Dusun Parasgoang, Desa Pandanarum,...

Bos First Travel Jalani Sidang Perdana

Metrobatam, Jakarta - Bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Kiki Hasibuan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Depok. Ketiganya didakwa dalam kasus...

Tersebar Inisial Artis Lain Diduga Pengguna Narkoba, Ini Kata Polisi

Metrobatam, Jakarta - Siapa sangka, tiga artis diciduk dalam satu minggu kemarin karena narkoba. Setelah Fachri Albar, Roro Fitria, dan Dhawiya, tersebar inisial artis...

Pesawat Iran Jatuh, KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Metrobatam, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Iran memastikan tidak ada penumpang WNI dalam daftar penumpang atau manifest pesawat yang jatuh di pusat...

Gunung Sinabung Erupsi 5 Km, Warga Diminta Waspada

Metrobatam, Jakarta - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu 5 kilometer. Warga diminta waspada dengan erupsi...

Mabes Polri Bahas Kepulangan Rizieq Shihab

Metrobatam, Jakarta - Mabes Polri akan menggelar rapat membahas antisipasi kepulangan tokoh Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab, Senin (19/2). Berdasarkan Surat Telegram...

Setelah Parpol Dapat Nomor Urut, Ini Tahapan Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Sebanyak 14 parpol lolos dan mendapat nomor urut untuk Pemilu 2019. Bagaimana tahapan selanjutnya untuk Pemilu serentak? Sebelumnya, ada 14 parpol yang...

PKS Tetap Dukung Tersangka KPK Mustafa di Pilkada Lampung

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap mendukung pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Lampung Mustafa-Ahmad Jajuli, meskipun Mustafa telah berstatus tersangka dan...

Anies Dicegah ke Podium karena Namanya Tak Dicatat Panitia, Fahri Sewot

Metrobatam, Jakarta - Media sosial hari Minggu diramaikan dengan video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dicegah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) jelang pemberian piala oleh...

Indonesia Segera Punya Pasar Ikan Modern di Muara Baru

Metrobatam, Jakarta - Indonesia akan memiliki pasar ikan modern. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah melakukan pembangunan Pasar Ikan Muara Baru...
BAGIKAN