Penusuk Kapolsek Tangerang Rajin Latihan Silat, Golok Baru Dibeli

766

Metrobatam, Jakarta – Golok jadi senjata Sultan Aziansyah (22) saat menyerang Kapolsek Tangerang Kota dan 2 polisi lainnya di Pos Lalu Lintas Jl Perintis Kemerdekaan, Tangerang. Golok yang digunakan disebut baru dibeli Sultan pekan lalu.

Teman Sultan, Nurdiansyah menyebut golok yang digunakan Sultan diduga buatan tukang pandai besi di Desa Lebak Wangi, Sepatan, Tangerang, yang biasa dipanggil Abah Jamin. Kebetulan Nurdiansyah sempat berbincang dengan S, cucu dari Abah Jamin.

“Dia (S) bilang malem minggu baru jadi. Dia (Sultan) langsung mengambil ke situ,” kata Nurdiansyah kepada wartawan di dekat rumah Sultan di Desa Lebak Wangi, Sepatan, Kamis (20/10).

Sultan menurut Nurdiansyah juga rajin berlatih silat. Memang di kampung Sultan ada padepokan silat, namun Sultan disebut tidak tergabung di dalamnya. “Engga (ikut padepokan) tapi latihan rajin,” tutur Nurdiansyah.

Dalam penyerangan Kamis sekitar pukul 07.30 WIB, Sultan menusuk Kapolsek Tangerang Kompol Effendi dan melukai dua polisi yakni Iptu Bambang Haryadi dan Bripka Sukardi. Kompol Effendi dan Iptu Bambang masih menjalani perawatan di RS Siloam, Tangerang.

Beberapa setelah penyerangan, rumah Sultan digeledah. Polisi mengangkut pisau, paralon dan pedang Jepang, Katana. Selain itu kakak ipar perempuan Sultan juga diminta keterangan di Mapolres Kota Tangerang.

Polisi masih menyelidiki kasus penyerangan ini termasuk dugaan jaringan teroris Sultan. Belum ada keterangan mengenai asal muasal’peralatan’ yang digunakan Sultan saat menyerang termasuk dua bom pipa yang sempat dilempar ke Pos Lantas meski tidak meledak.

Nurdiansyah menambahkan, Sultan sebenarnya juga membawa pistol yang dia curi dari kakaknya yang berprofesi sebagai polisi. “Pistolnya sama pelurunya dibawa pas kejadian. Warga tahu info itu soalnya dengar omongan kakaknya kehilangan pistol. Dia bawa pistol itu, mungkin nggak sempet pakai,” jelasnya.

Namun, saat polisi berhasil melumpuhkan Sultan, tidak ada pistol yang disita. Polisi hanya menyita senjata tajam dan bom lontong. Dikatakan, Sultan sengaja menyerang polisi karena rasa bencinya kepada kakaknya. Dua kakak Sultan memang berprofesi sebagai polisi.

“Dia nggak ada cerita tentang alesannya nyerang polisi. Denger-denger cerita orang, dia dendam sama abangnya. Katanya sih karena abangnya polisi,” jelas Nurdiansyah.

Sebelum meninggal di perjalan menuju RS Polri Kramat Jati, Sultan juga mengakui telah mencuri peluru milik kakaknya. Dia juga membenarkan membenci kakaknya yang bekerja sebagai polisi.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Patkor Kastima Langkah Nyata Indonesia-Malaysia Jaga Selat Malaka

Metrobatam.com, Lumut, Malaysia – Direktorat Jenderal Bea Cukai bersama Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM) secara kontinyu bersinergi dalam melakukan pengawasan di kawasan Selat Malaka....

Terima Laporan dan Desakan Masyarakat, Kabareskrim Lakukan Pembenahan Ini

Metrobatam.com, Jakarta - Menerima laporan dan desakan masyarakat agar lebih meningkatkan lagi kerja serta kinerja jajarannya, Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri,...

Polisi Tangkap Pengunggah Video Penelanjangan Sejoli di Tangerang

Metrobatam, Tangerang - Satreskrim Polresta Tangerang menangkap pelaku pengunggah video penelanjangan pasangan kekasih di Cikupa, Tangerang. Tersangka GA (18) dibekuk di Jatiuwung, Tangerang. "Setelah melalui...

Bebas di Luar Penjara, Diduga Napi Narkoba Pesta Bareng Oknum Sipir Lapas

Metrobatam, Merangin - Beredarnya video pesta di lapas kelas II B bangko yang di lakukan oleh oknum lapas bangko dan para napi narkoba beredar...

Kecepatan Fortuner Setya Novanto Saat Tabrak Tiang 21 Km/Jam

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menganalisis kecelakaan yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto. Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim...

Tersebar di 7 Kabupaten, Ini yang Dibutuhkan Pengungsi Gunung Agung

Metrobatam, Karangasem - Pasca letusan Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, yang terjadi pada Selasa, 21 November 2017, pukul 17:05 WIta. Letusan itu masuk...

Agung Laksono Khawatir Andai Munaslub Golkar Tak Digelar

Metrobatam, Jakarta - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono kecewa dengan hasil keputusan rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang tidak...

Liga Champions: Imbang Tanpa Gol dengan Juventus, Barcelona Lolos

Turin - Barcelona cuma mendapatkan hasil imbang 0-0 ketika bertandang ke kandang Juventus. Namun, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkan Blaugrana ke babak 16...

Maju Pilgub Jatim, Khofifah Segera Kirim Surat ke Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyatakan segera membuat surat tertulis kepada Presiden Joko Widodo terkait pencalonannya sebagai bakal calon gubernur di...

Liga Champions: Kalahkan Roma, Atletico Buka Peluang Lolos

Madrid - Atletico Madrid menghidupkan asa untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Atletico menang 2-0 atas AS Roma berkat gol Antoine Griezmann...

Periksa Plt Sekjen DPR, KPK Dalami Surat Novanto soal Izin Presiden

Metrobatam, Jakarta - KPK memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen DPR Damayanti lebih dari 12 jam. Dia diperiksa soal tanda tangan yang dibubuhkan dalam absennya...

Pesawat di Australia Tabrak Elang dan… Seekor Kelinci

Melbourne - Malang betul nasib pesawat Virgin Australia ini. Pesawat tersebut gagal terbang gara-gara menabrak elang yang sedang terbang dan seekor kelinci. Kok bisa? Kejadian...
BAGIKAN