Metrobatam, Jakarta – Gedung Putih dilaporkan sedang mempersiapkan draf proklamasi Presiden Donald Trump untuk mendeklarasikan status darurat nasional demi mengakhiri kisruh penutupan pemerintahan Amerika Serikat yang gagal diselesaikan di Senat.

Draf deklarasi tersebut bakal mengakhiri perdebatan Kongres mengenai anggaran tembok di sepanjang perbatasan dengan Meksiko, isu yang selama ini membuat pemerintahan tak dapat dibuka.

Melalui keputusan tersebut, Trump mendeklarasikan status darurat nasional di sepanjang perbatasan dengan Meksiko sehingga tembok memang harus dibangun oleh Kementerian Pertahanan.

“Banyaknya orang asing yang masuk ke Amerika Serikat secara ilegal ke Amerika Serikat setiap hari adalah tantangan langsung terhadap keamanan negara dan menyebabkan darurat nasional,” demikian kutipan dalam draf yang dilihat CNN tersebut.

“Kini, untuk itu, saya, Donald J. Trump, berdasarkan kewenangan yang diberikan kepada saya oleh Konstitusi dan hukum Amerika Serikat, termasuk Undang-Undang Darurat Nasional, dengan ini mendeklarasikan status darurat nasional di sepanjang perbatasan Amerika Serikat.”

Berdasarkan sejumlah pertimbangan, pemerintah dapat mengucurkan dana US$681 juta dari anggaran Kementerian Keuangan, US$3,6 miliar dari konstruksi militer, US$3 miliar dari dana pekerjaan sipil Pentagon, dan US$200 juta dari Kementerian Keamanan Dalam Negeri.

Draf ini bocor tak lama setelah Trump mengatakan bakal mencari alternatif lain untuk membiayai tembok perbatasan usulannya jika Senat tak kunjung menyepakati anggaran.

“Saya punya alternatif lain jika saya harus mempertimbangkannya, saya akan menggunakan alternatif itu,” kata Trump.

Namun, hingga saat ini, Kementerian Pertahanan AS belum menanggapi permintaan konfirmasi dari CNN.

Jika Trump benar-benar mendeklarasikan situasi darurat nasional, Korps Insinyur Tentara AS akan dikerahkan untuk membangun tembok. Sebagian tembok tersebut bakal dibangun oleh perusahaan swasta sehingga membutuhkan izin pemerintah untuk pembebasan lahan.

Draf tersebut bahkan mengindikasikan kegentingan masalah perbatasan sehingga pembangunan tembok ini tak memerlukan kajian lingkungan.

Sejumlah pengamat menganggap ada kemungkinan besar rencana pemerintah ini akan dituntut oleh kubu Demokrat di Kongres.

Namun, menurut sejumlah pengamat, yang penting sekarang ini adalah membuka pemerintahan terlebih dulu karena sejumlah institusi federal tak dapat beroperasi dan para pegawai tak mendapatkan gaji.

Penutupan pemerintahan ini terjadi karena Kongres tak menyepakati anggaran. Salah satu isu besar yang mengganjal adalah permintaan anggaran Trump untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan dengan Meksiko demi membendung arus imigran ilegal.

Trump memaksa Kongres menyetujui anggaran tersebut terlebih dulu, kemudian pemerintahan dibuka. Namun, Partai Demokrat menegaskan bahwa pemerintahan harus dibuka terlebih dulu, baru Kongres dapat membicarakan anggaran tembok.

Pada Kamis (24/1), Senat menggelar dua pemungutan suara untuk menentukan kelanjutan dua draf rancangan aturan guna mengakhiri penutupan pemerintahan, masing-masing dari Partai Republik dan Partai Demokrat.

Sesuai prediksi, pemungutan suara tersebut tak membuahkan hasil karena kedua kubu tetap mempertahankan rancangan aturan yang mereka ajukan, membuat pemerintahan AS tetap tutup.

Dengan demikian, penutupan ini sudah berlangsung selama lebih dari 30 hari, tercatat sebagai yang terlama dalam sejarah AS. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Karhutla dan Hutan Gundul di Batam, Komisi III DPRD Kepri Tanyakan Tupoksi KPHL

Metrobatam.com, Batam - Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau yang dipimpin Sekretaris Komisi III Raja Bahktiar melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja Kesatuan Pengelolaan...

Akibat Pemeliharaan Aset Gas oleh PT CPGL akan Berdampak Pada PLN Batam

Metrobatam.com, Batam - PT Conoco Philips Grissik Line (CPGL) sebagai pemasok gas terbesar di Indonesia, saat ini sedang melakukan pemeliharaan sumur yang ada di...

Bawa Sabu, Calon Penumpang Pesawat di Bandara Hang Nadim Batam Ditangkap

Metrobatam.com, Batam - Pihak petugas Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepri mengamankan seorang penumpang karena kedapatan membawa narkoba jenis Sabu.  Seorang WNI calon penumpang Pesawat...

Polres Tanjungpinang dan Polda Kepri Tangkap Pelaku Pembunuhan Pensiunan TNI AL

Metrobatam.com, Batam - Polres Tanjungpinang dan Polda Kepulauan Riau akhirnya berhasil menangkap Abdul pada Sabtu (16/02), pelaku pembunuhan pensiunan TNI AL Arnold Tambunan (AT),...

Lewat Facebook, 3 Terdakwa Warga Nigeria Tipu dan Perdayai Mutiara

Metrobatam.com, Batam - Kasus penipuan lewat Facebook yang dilakukan beberapa oknum warga Nigeria bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Dalam beberapa bulan ini sudah...

Lanud RHF Mendukung Operasi Patroli Rutin di Wilayah ALKI 1

Metroobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 2 unit Pesawat Tempur Hawk 100/200 milik TNI AU dari Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru melaksanakan patroli udara...

Eks Kombatan GAM Marah Dituduh Kelola Lahan Prabowo di Aceh

Metrobatam, Jakarta - Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Joni Suryawan membantah kubu calon presiden Prabowo Subianto terkait pengelolaan lahan di Aceh. Mereka marah...

Walhi: Lahan Prabowo Kemungkinan Didapat di Era Orde Baru

Metrobatam, Jakarta - LSM Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mengatakan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tak seharusnya memiliki Hak Guna Usaha (HGU) lahan...

Sungai Musi Meluap, Ribuan Rumah di Muratara Sumsel Terendam Banjir

Metrobatam, Palembang - Ribuan rumah di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, sudah 4 hari ini terendam banjir. Akibatnya, akses ke daerah terputus...

Nasib Rudiantara soal ‘Yang Gaji Kamu Siapa’ Ditentukan Jumat

Metrobatam, Jakarta - Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) hampir merampungkan kasus 'yang gaji kamu siapa' yang melibatkan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo)...

Sandi Ingin Pertanyaan Panelis Dihapus Saat Debat Ketiga

Metrobatam, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengusulkan agar pelaksanaan debat Pilpres 2019 selanjutnya yang mempertemukan dirinya dengan calon wakil...

Kunjungan ‘Rahasia’ Jokowi Bikin Kaget Warga Tambak Lorok

Metrobatam, Semarang - Ahmad Sueb, Ketua RW 13 Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara "dag dig dug" ketika nama kampungnya, Tambak Lorok disebut oleh Calon...