Penyakit Jantung di Usia Muda, Ini Penyebabnya

498

Metrobatam.com, (Mb) –  Kepergian salah satu penyanyi Indonesia, Mike Mohede yang begitu mendadak sangat mengejutkan. Mike yang berusia 32 tahun meninggal dunia di tengah tidur siangnya. Dikabarkan karena penyakit jantung.

Saat ini penyakit jantung memang tak lagi hanya menyerang orang-orang berusia lanjut. Kini, justru semakin banyak orang berusia muda terserang penyakit jantung. Sebenarnya apa penyebab penyakit jantung di usia muda? Adakah yang bisa dilakukan untuk pencegahan?

Belum lama ini sebuah studi melakukan pemeriksaan terhadap 760 mayat remaja dan orang berusia muda, para peneliti menemukan sumbatan pada arteri koroner yang disebabkan oleh penumpukan Kolesterol.

Hal tersebut menunjukkan bahwa, pencegahan penyakit jantung di masa depan sudah haris dilakukan sejak usia anak-anak, ungkap penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnaL Circulation.

“Intinya adalah bahwa pencegahan jangka panjang penyakit arteri koroner sudah harus dimulai pada masa anak-anak atau setidaknya di usia remaja,” ujar penelit senior Dr. Henry McGill, ilmuwan senior dari Southwest Foundation for Biomedical Research di San Antonio, Texas.

Studi ini meneliti arteri orang-orang muda yang meninggal karena penyebab lain, seperti bunuh diri, pembunuhan, dan juga kecelakaan.

Seperlima dari orang-orang muda berusia 30-34 telah muncul plak atau deposit lemak di dalam arteri koroner mereka, yang menandakan adanya risiko menuju serangan jantung dan stroke di masa depan.

Dalam penelitian ini, terlihat bahwa laki-laki dua kali lebih berisiko mengalami munculnya plak dibandingkan wanita dengan rentang usia yang sama.

Faktor risiko terbesar terjadinya sumbatan arteri adalah obesitas dan tingginya kadar low density lipoprotein (LDL) atau yang dikenal dengan Kolesterol jahat, yang mana inilah yang akan menempel di dinding-dinding arteri.

Sedangkan faktor risiko lain seperti merokok, tekanan darah tinggi, dan kadar high density lipoprotein (HDL) atau Kolesterol baik yang rendah juga meningkatkan risiko seseorang mengalami penyumbatan arteri.

Penelitian ini juga menemukan bahwa laki-laki muda berusia 20-an dan 30-an dengan Kolesterol tinggi, dua sampai tiga setengah kali lebih berisiko meninggal karena penyakit jantung dan berisiko mengalami kematian dini empat hingga sembilan tahun lebih awal dibanding para pria dengan kadar Kolesterol lebih sehat.

Dari penelitian ini, terungkap bahwa orang-orang berusia muda di awal 20-an harus mulai menguji kadar kolesterolnya, seperti yang direkomendasikan oleh National Cholesterol Education Project, kata Dr Peter Libby, Kepala Kedokteran Kardiovaskular di Brigham dan Rumah Sakit Wanita di Boston.

“Bahkan mereka yang berusia 20-an harus tahu berapa angka Kolesterol mereka dan memastikan bahwa kadar koelsterol mereka dalam kendali,” kata Libby.

“Ini jauh lebih baik untuk mencegah penyakit ini di awal, daripada mengobati serangan jantung dan stroke ketika sudah terjadi.”

Saat ini, pemeriksaan kadar Kolesterol berfungsi sebagai peringatan, ketika kadarnya di atas 200 miligram per desiliter dan menjadi perhatian khusus terutama pada orang dewasa setengah baya.

Kolesterol tinggi memang dapat diobati dengan penyesuaian diet dan obat penurun Kolesterol yang disebut “statin”, yang akan mengganggu sisntesis Kolesterol dan yang terbaru seperti Benecol, mengandung sterol yang akan mengganggu penyerapan Kolesterol dari usus.

Namun, menurut para dokter, sebelum diharuskan mengonsumsi pil, perubahan gaya hidup sangatlah penting, diantaranya dengan rutin berolahraga dan melakukan diet sehat.

The American Heart Association merekomendasikan menjaga asupan harian Kolesterol di bawah 300 miligram, menghindari junk food, dan makanan yang digoreng.

Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada usia yang terlalu muda untuk memulai, dan bahwa pemantauan dan konseling remaja tentang kebiasaan makan mereka dapat dibenarkan.

“Ini adalah ajakan yang sulit, karena remaja berpikir mereka abadi,” catatan McGill. “Saya pun masih memiliki cucu, yang meskipun semua hal ini sudah didiskusikan di keluarga kami, ia masih memesan double cheeseburger dengan daging tambahan dan kentang goreng.”

Mb/Kompas

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bareskrim Polri Kembali Tangkap Penyelundup Miras Ilegal Jariangan Batam

Metrobatam.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim menangkap 2 tersangka penyelundupan miras jaringan BH alias Kwkn. Kedua tersangka berinisial F dan...

Seluruh Fraksi di DPRD Kepri Sepakat Perda Pendidikan Perjuangkan Guru Honorer

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri sepakat untuk melanjutkan hak inisiatif pengelolaan pendidikan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ketua DPRD...

36 PTIS Riau-Kepri Ramaikan PIOS Ke-6 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 36 Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Riau-Kepulauan Riau mengikuti Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) Ke-6, Senin (23/10). Kegiatan yang...

AS Tolak Panglima TNI, Media Australia: Ini Bencana Diplomatik

Canberra - Media-media asing ramai memberitakan penolakan Amerika Serikat (AS) terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Media Australia menyoroti alasan misterius di balik penolakan...

Dicecar Hakim, Eks Dirut PNRI Menangis di Sidang e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang dugaan korupsi e-KTP. Isnu menangis saat dicecar hakim soal peran Andi...

Dubes AS Minta Maaf, Menlu Retno: Tak Cukup, Perlu Penjelasan

Metrobatam, Jakarta - Dubes AS untuk RI Joseph Donovan meminta maaf atas insiden penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun, bagi pemerintah...

Pilkada 2018 Diprediksi Sedot Kas Negara Sampai Rp20 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dana hibah yang disepakati akan dikucurkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di 171 daerah sudah mencapai Rp15,2 triliun. Belasan triliun dana...

Istana akan Gelar Rapat Bahas Densus Tipikor

Metrobatam, Bandung - Usulan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri menuai kritikan dari berbagai pihak. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)...

Papua Mencekam! 4 Anggota Brimob Ditembak saat Evakuasi Jenazah Rekannya

Metrobatam, Jayapura - Pasca teror penembakan di kawasan Freeport, hingga kini aksi penembakan terus terjadi. Pagi ini, empat anggota Brimob Polda Papua tertembak saat...

Soal Penolakan pada Panglima TNI, Wiranto Tunggu Penjelasan AS

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan masih menunggu klarifikasi dari pihak Amerika Serikat terkait dengan penolakan Panglima TNI...

Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Terjaring Razia Narkoba di Diskotek

Metrobatam, Medan - Petugas Gabungan Polisi dan Badan Narkotika Nasional, yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan, berhasil menjaring sebanyak 80 orang...

PBNU: Yang Menolak Pancasila, Silakan Hidup di Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tak bisa diganggu...
BAGIKAN