Metrobatam, Amlapura – Hidup dan mati seseorang memang sulit ditebak. Seperti yang menimpa seorang warga yang penyandang disabilitas bernama Ni Wayan Parwati alias Anjeli (37).

Wanita asal Banjar Rame, Desa Kusamba, Dawan, Klungkung, itu tewas saat diving ketika hendak mengibarkan bendera merah putih di laut perairan depan kawasan wisata Liberty Tulamben, Banjar Tulamben, Desa tulamben, Kubu, pada Kamis 8 Agustus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada pukul 09.00 Wita sebelum melaksanakan diving, I Nengah Mangku Putu selaku instruktur memberikan penjelasan kepada peserta.

Pukul 10.00 Wita, para peserta melaksanakan diving dalam rangka pengibaran bendera putih. Ketika berada di kedalaman 6 meter, saat melaksanakan pengibaran bendera merah putih selama 13 menit, Anjeli menyatakan dengan kode diving bahwa dirinya dalam kondisi baik-baik saja.

Selanjutnya berkeliling di seputaran area pengibaran bendera selama 10 menit. Setelah melakukan pengibaran bendera, ia juga tidak ada masalah. Kemudian para instruktur mengajak Anjeli untuk naik.

Saat itu sempat diberikan kode dan dia menyatakan baik-baik saja. Setelah sampai di permukaan air, I Ketut Sudarma bertanya tentang kondisi Anjeli, namun tidak mendapat jawaban. Ia kemudian diajak naik ke permukaan.

Saat dipegang, kondisi Anjeli sudah lemas, kemudian Sudarma meminta bantuan kepada pendamping yang lain untuk mengevakuasi menuju pantai dan memberikan pertolongan pertama selama 15 menit.

Lalu Anjeli langsung dievakuasi ke Puskemas Kubu I dan ditangani tim medis. Saat itu juga ia dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Korban sempat diberikan pertolongan pertama. Setelah itu korban langsung dibawa ke puskesmas dan sampai di puskesmas korban dinyatakan telah meninggal dunia,” ucap Sudarma.

Sementara dokter Puskesmas Kubu I, I Ketut Agus Muliadi, mengatakan Anjeli saat tiba di puskesmas sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Korban meninggal karena kekurangan oksigen,” ucapnya.

Kapolsek Kubu AKP Made Suadnyana mengatakan, usai menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Keluarga korban mengikhlaskan kepergian korban. Sehingga, keluarga tidak bersedia korban dilakukan autopsy, dan dikuatkan dengan surat pernyataan dari keluarga korban yang dalam hal ini diwakili oleh suami korban I Wayan Sugianto,” ucap Suadnyana. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kota Batam Masuk Kriteria Kota Peduli HAM

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Kota Batam menerima penghargaan dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) untuk kriteria kota peduli dan cukup...

Danlantamal IV Pimpin Upacara Peringatan Hari Nusantara

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari...

Maraknya Pencurian Aset Gardu PLN Batam Sebabkan Listrik Padam

Metrobatam.com, Batam - Beberapa waktu ini marak terjadi pencurian aset gardu dan material listrik yang menyebabkan pelanggan mengalami gangguan padam dan kerugian material PLN...

KPU Kota Batam : Jumlah Pemilih Pemilu 2019 Kota Batam Berkurang 25.603 Orang

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemilihan Umum Kota Batam Kepulauan Riau menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 untuk pemilu 2019 sebanyak 650.876...

La Nyalla: Saya Bukan Timses, Hanya Ingin Tebus Dosa ke Jokowi

Metrobatam, Jakarta - La Nyalla Mattalitti mengaku tidak mendapatkan tugas khusus apapun dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Dia mengaku ingin...

Disdukcapil Padang Pariaman Akui Tercecernya E-KTP karena Kelalaian Pegawai

Metrobatam, Pariaman - Ditemukannya e-KTP dalam karung bekas dekat permukiman warga di Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) karena kelalaian...

Guru Honorer Siap-siap Diangkat Jadi ‘PNS’

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah dan Komisi X DPR RI kembali mencari jalan keluar untuk mengatasi guru honorer THK-2 (Tenaga Honorer Kategori 2) yang nasibnya...

Tjahjo: Kisruh e-KTP Tak Ada Hubungan dengan DPT Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan kisruh soal KTP elektronik atau e-KTP, mulai dari tercecernya seribuan e-KTP di Padang Pariaman, Sumatera...

Bencana Hidrologi Musim Hujan Kepung Sumatra

Metrobatam, Jakarta - Bencana hidrologi akibat curah hujan tinggi terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Di Provinsi Aceh, jembatan penghubung Desa Babah Lhung dan...

PDIP Tunggu Aksi Sandiaga yang Mau Pindahkan Markas ke Jawa Tengah

Metrobatam, Jakarta - Cawapres 02 Sandiaga Uno memindahkan markas pemenagan mereka ke Jawa Tengah dengan alasan ingin lebih dikenal di kandang rival. PDIP menunggu...

PUPR: 120 Hunian Sementara Siap Dihuni Korban Gempa Palu

Metrobatam, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan 120 unit hunian sementara siap ditempati warga terdampak gempa Palu, Sulawesi...

BP Batam Tidak Jadi Bubar, Ini Penjelasan Menko Perekonomian Darmin

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution buka-bukaan mengenai hasil rapat terbatas terkait pengembangan ekonomi Batam, Rabu (12/12). Berbicara di kantornya, Darmin mengemukakan...