FSPMI selalu memperingati hari ulang tahunnya dengan aksi unjuk rasa, Rabu (6/2/2019) di depan kantor Walikota Batam. (Foto : Telisiknews)

Metrobatam.com, Batam – Tanggal 6 Februari diperingati sebagai hari lahir FSPMI. Dalam beberapa tahun terakhir ini, FSPMI selalu memperingati hari ulang tahunnya dengan aksi unjuk rasa, Rabu (6/2/2019) di depan kantor Walikota Batam.

Sesuai dengan surat instruksi DPP FSPMI tertanggal 14 Januari 2019, setidaknya ada 7 isu yang akan diusung. Tujuh isu perjuangan yang dimaksud adalah: (1) Sediakan Lapangan Kerja – Tolak PHK dan Pemagangan; (2) Tolak Upah Murah, Cabut PP 78/2015 dan Jadikan KHL 84 Item; (3) Perbaiki Kinerja BPJS Kesehatan; (4) Regulasi Revolusi Industri 4.0; (5) Tolak TKA Cina Unskill; (6) Turunkan Harga Bahan Pokok dan Tarif Dasar Listrik/TDL; dan (7) Pilih Capres dan Caleg yang Pro Kaum Buruh.

Inilah 7 isu yang hari ini yang akan disampaikan kepada Walikota Batam Muhammad Rudi. Kata orator demo buruh FSPMI, Andi Saputra.

1. Sediakan Lapangan Kerja – Tolak PHK dan Pemagangan

FSPMI menilai, saat ini ketersediaan lapangan kerja sulit didapatkan. Ironisnya, pada saat yang sama gelombang PHK terus terjadi dan tidak sedikit perusahaan yang hengkang pindah ke negara lain.

2. Tolak Upah Murah, Cabut PP 78/2015 dan Jadikan KHL 84 Item

Kenaikan upah minimum tahun 2019 di Indonesia rata-rata hanya 8,03 persen. Dengan kenaikan sebesar itu, dipastikan daya beli buruh Indonesia akan turun. Hal ini karena kenaikan upah tidak bisa menutupi kenaikan harga.

3. Perbaiki Kinerja BPJS Kesehatan

Ketika FSPMI berjuang bersama-sama denga KAJS untuk melahirkan UU BPJS, ada tiga hal yang menjadi prinsip utama, yakni bersifat unlimited (sistem jaminan sosial kesehatan memiliki pembiayaan yang tidak terbatas), seumur hidup, dan menanggung semua penyakit. Tetapi kita melihat, saat ini BPJS Kesehatan gagal mewujudkan harapan itu. Bahkan saat ini, pelayanan BPJS tukar ganti sehingga membuat para pengguna dibinggungkan.

4. Regulasi Revolusi Industri 4.0

Revolusi industri 4.0 berpotensi menyebabkan gelombang PHK baru. Berdasarkan kajian McKinsey Global Institute, sebanyak 52,6 juta lapangan pekerjaan di Indonesia terancam tergantikan otomatisasi. Jumlah 52,6 juta itu setara dengan 52% angkatan kerja Indonesia. Dalam studi terbarunya, lembaga itu memperkirakan sekitar 800 juta pekerja di seluruh dunia akan kehilangan pekerjaan pada 2030.

Saat ini tidak ada upaya yang sungguh-sungguh untuk menyelesaikan kasus-kasus PHK yang terjadi. Jika hal ini dibiarkan, akan semakin banyak buruh yang di PHK. Adapun sektor industri yang akan terancam meliputi garmen, tekstil, elektronik, otomotir, farmasi, industri baja dan semen, dan sebagainya.

Menghadapi dampak yang sedemikian besar, persiapan yang dilakukan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan sejauh ini terkesan hanya berkutat pada sosialisi mengenai apa itu revolusi industri 4.0.

Semestinya yang dilakukan Menteri bukan sekedar melakukan sosialisasi, tetapi membuat regulasi terkait revolusi industri dan bagaimana memproteksi agar tidak terjadi PHK besar-besaran akibat revolusi industry.

5. Tolak TKA Cina Unskill

Di tengah gelombang PHK dan hadirnya revolusi industri 4.0 yang mengancam hilangnya banyak pekerjaan, keberadaan TKA yang tidak memiliki keahlian (unskilled) cukup mengkhawatirkan.

Bagi FSPMI, ini adalah tentang kedaulatan ekonomi. Jangan sampai pekerjaan-pekerjaan yang semestinya bisa diisi oleh warga Negara Indonesia diserobot oleh TKA. Kekhawatiran ini cukup beralasan, seiring dengan investasi China yang cukup tinggi.

6. Turunkan Harga Bahan Pokok dan Tarif Dasar Listrik/TDL

Bahan kebutuhan pokok dan listrik terkait erat dengan hajat hidup masyarakat. Kenaikan harga pangan, termasuk beras, telah menyebabkan banyak orang mengalami kesulitan. Padahal Indonesia adalah negeri yang dikaruniai tanah air yang membentang luas dan subur.

Ironisnya, solusi yang dilakukan untuk memenuhi ketersediaan beras adalah dengan impor. Padahal pada saat yang sama, panen raya sedang terjadi. Oleh karena itu, kaum buruh mendesak agar Pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan.

7. Pilih Capres & Caleg yang Pro Kaum Buruh

FSPMI adalah organisasi buruh yang independen. Namun seluruh buruh dapat dipastikan akan memilih Capres dan Celeg yang berpihak pada buruh bukan sebaliknya. Pungkas Andi Saputra. (N Juntak/TN)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Joko Driyono Resmi Jadi Tersangka Kasus Pengaturan Skor Sepak Bola Indonesia.

Metrobatam.com, Jakarta - Joko Driyono, yang sekarang berstatus sebagai Plt Ketua Umum PSSI, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaturan skor sepak bola Indonesia. Penetapan...

Lion Air : Pesawat yang Tergelincir di Bandara Supadio Pontianak Laik Terbang

Metrobatam.com, Pontianak - Pesawat Lion Air berjenis Boeing 737-800NG registrasi PK-LPS tergelincir di Bandara Supadio, Pontianak. Menurut pihak Lion Air, pesawat yang membawa 7 kru, 180...

Pesawat Lion Air Tergelincir di Bandara Supadio Pontianak

Metrobatam.com,  Pontianak - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan semua penumpang dan kru pesawat selamat dalam insiden tergelincirnya Lion Air di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat....

Pemakaman Bripka Kristian Poltak Sitorus Diiringi Isak Tangis Istri dan Dua Anaknya

Metrobatam.com, Batam - Air mata Istri dan dua anak almarhum Bripka Kristian Poltak Bosta Sitorus, anggota penyidik Mapolsek Batuampar Kota Batam, belum kering. Bayangan...

Wabup Lingga Buka Secara Resmi Musrenbang Kecamatan Katang Bidare

Metrobatam.com, Lingga - Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di gedung pusat oleh - oleh Desa Benan, Jumat (15/2/2019). Berkesempatan hadir...

Polres Tanjungpinang Tangkap Pelaku Setubuhi Anak Bawah Umur

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial H (41) dan M (19) yang melakukan Tindak Pidana Persetubuhan anak dibawah...

2 Pelaku Judi Sie Jie di Kijang Kota Diciduk Polisi

Metrobatam.com, Bintan - Kepolisian Resor Bintan  melalui Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Yudha Suryawardana, S.IP, M.Si  gelar press release terkait pengungkap kasus perjudian yang terjadi di...

Dialog dengan BP Batam, Pelaku Usaha Keluhkan Izin Ekspor dan Sertifikasi SNI

Metrobatam.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam melaksanakan dialog dengan para pelaku usaha, Jumat (15/2/2019) siang, di ruang Balairung Sari lantai 3 gedung Bida Utama...

Polda Kepri Tangkap Pengendali Kurir Sabu Antar Provinsi dan Amankan Sabu 2.021 Gram

Metrobatam.com, Batam - Polisi daerah (Polda) Kepri laksanakan Konferensi Pers pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis Sabu seberat 2.021 gram oleh Kabidhumas Polda Kepri, Kombes...

Sigap, Polsek Tanjungpinang Timur Langsung Bersihkan Pasir di Simpang Batu 8

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebagai bentuk resposif dalam menanggapi keluhan masyarakat Polsek Tanjungpinang Timur membersihkan pasir yang ada di Persimpangan Jalan Raja Haji Fisabilillah, Jumat(15/2)...

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 293 Gram Sabu

Metrobatam.com, Batam - Ditresnarkoba Polda Kepri melaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Jumat (15/2/2019). Adapun barang bukti yang dimusnahkan yaitu 4 kapsul berisikan sabu...

Polda Kepri Teken MoU Bersama Non dan Lembaga Pemerintah

Metrobatam.com, Batam - Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dengan Lembaga Pemerintah dan Non Lembaga Pemerintah, Kamis (14 /2/2019) di Hotel Best...