Peringati Hari Kopi Internasional Dubes Australia Seduh Kopi Flores Bajawa

240

Pencinta kopi dunia merayakan Coffee Day atau International Coffee Day hari Kamis (29/9). Hampir semua cafe dan coffee shop memberikan hadiah dan suguhan kopi special di hari tersebut.

Jum’at (30/9) pagi di tengah cuaca mendung, Duta Besar Australia, Paul Grigson bersama PRISMA menggelar “Klinik Kopi’. Acara ngopi istimewa ini diadakan di Anomali Coffee, Menteng Jakarta Pusat.

Dalam acara ini juga dipresentasikan hasil kerja PRISMA, sebuah badan yang didukung pemerintah Australia untuk peningkatan produksi kopi Indonesia. Juga ekonomi petani lokal. Kali ini kopi dari Flores, Nusa Tenggara Timur. PRISMA (Promoting Rural Income through Support for Markets in Agriculture), sebuah badan kerjasama Australia Indonesia untuk pemberdayaan petani local. Salah satu yang terlihat nyata adalah komoditi kopi.

‘Sebagai penyuka kopi saya selalu tertantang dengan budaya minum kopi. Kopi bisa disajikan panas, dingin bahkan dalam bentuk latte art yang cantik,’ ungkap Paul Grigson dalam sambutannya.

‘Kerjasama Australia dan Indonesia yang dilakukan melalui PRISMA sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sudah ada 2200 petani bergabung dan diharapkan akan mencapai 10.000 produser kopi di tahun 2018,’ pungkas dubes yang hobi ngopi di berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, kopi sudah berkembang menjadi gaya hidup. Banyak barista Indonesia yang belajar kopi di Australia dan sebaliknya. Makin banyaknya kafe di kota-kota besar menunjukkan orang makin suka ngopi. Kebutuhan akan kopi lokal yang unik baik di Asutalia maupun Indonesia makin meningkat.

‘Berbeda dengan lembaga lain yang memberi bantuan langsung pada petani. Kami mengembangkan model bussiness dalam bentuk kemitraan,’ ungkap Daniel Setiawan Nugraha dari PRISMA.

Di Flores ada 60.000 petani kopi setengahnya membudaidayakan kopi Arabica yang bagus di pasaran. Sayangnya hanya 10% yang memenuhi standar mutu dan sisanya dijual sebagai komoditi asalan di pasar lokal.

Dengan kemitraan yang dijalin PRISMA para petani belajar menanam kopi dengan tata cara dan standar internasional. Dua orang petani kopi Flores, Christophorus Silla dan Manani Husalus turut hadir berbagi pengalaman. Dari petani yang terjerat rentenir hingga sukses menjual kopi dengan harga layak.

Untuk membuktikan kelezatan kopi Flores Bajawa, Dubea Australia, Paul Grigson, ditemani Irvan Helmi dan Agam, founder Anomali Coffee serta Mimi, barisata Anomali melakukan coffee cupping.

Sedangkan untuk menyeduh, Paul Grigsonpun melakukan manual brewing kopi Bajawa. Kopi dengan aroma nutty, asam yang sedang dan rasa cokelat yang kuat ini dibagikan kepada beberapa tamu.

Kopi Arabika Bajawa, berasal dari dataran tinggi Ngada, Flores Tengah. Keunikan kopi Bajawa digambarkan sebagai ‘caramel, medium dark chocolate dan asam sedang’ oleh Mimi, barista Anomali Coffee.

Kopi Flores bisa dinikmati di Anomali Coffee baik diminum di tempat, berupa kopi bubuk atau biji kopi. Sebagai pendukung kopi lokal Indonesia, Dengan misi ‘Promoting & Curating Indonesia Specialty Coffee Trhough Educatioan and Experiences’. Kopi Indoensia pun terus dipromosikan di dalam dan di luar negeri.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
BAGIKAN