Perjalanan Kasus Sigoyang Kayang Putri Vinata Yang Terjerat Narkoba

    1069

    p2

    Metrobatam.com – Di awal karirnya memasuki dunia hiburan, pedangdut Putri Vinata memiliki trade mark unik sebagai penyanyi goyang kayang. Nama dan goyangannya pun dikenal luas di kalangan pencinta dangdut di Jawa Timur. Kemunculannya, tidak berselang lama setelah goyangan ngebor milik Inul Daratista populer. Bahkan pedangdut asal Sidoarjo itu disebut-sebut sebagai pesaing dalam urusan bergoyang.

    Awal Juli 2003, Putri Vinata pernah diberitakan media infotainment terlibat perseteruan dengan istri Adam Suseno dan diduga urusan persaingan dangdut. Saat itu seolah tinggal selangkah lagi Putri Vinata melenggang ke Jakarta, apalagi sejumlah acara televisi mulai menampilkan wajah dan goyangannya.

    Namun bencana datang beberapa tahun kemudian saat pemilik nama asli Putri Pratiwi Vinata itu ketahuan membawa narkotika jenis sabu-sabu di mobil yang dikendarainya. Ia ditangkap Senin, 23 April 2012 di Jalan Borobudur Kota Malang bersama teman prianya, David Mauris.

    Saat itu di dalam mobilnya ditemukan bungkusan plastik berisi sabu-sabu yang disimpan dalam sebuah pembalut. Putri pun mengaku akan berpesta narkoba di sebuah hotel di Malang.

    Lewat keterangan Putri, polisi akhirnya bisa menangkap seorang pengbandar bernama Aditya Kristian alias Andika, warga Gunung Harapan RT 04 RW 05, Rungkut Menanggal, Gunung Anyar, Surabaya. Baik Putri maupun Andika mengaku mendapat barang dari tersangka lain bernama Rika, yang kemudian juga ditangkap di Sidoarjo.

    “Perkaranya diputus Mahkamah Agung (MA) dengan vonis hukuman 6,5 tahun penjara. Putusan kasasinya 23 September 2013,” kata Wanto Haryono, selaku Jaksa Eksekutor di kantor Kejaksaan Kota Malang, Rabu (17/2).

    Putri dinyatakan terbukti menjadi perantara jual beli narkotika di Kota Malang pada 2012. Saat sidang di Pengadilan Negeri Kota Malang dijatuhkan vonis 6,5 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

    “Putri dijerat Pasal 114 Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terbukti menjadi perantara jual beli narkotika dengan tuntutan 9 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan penjara,” jelasnya.

    Atas vonis tersebut, Putri melakukan banding ke Pengadilan Tinggi hingga jatuh vonis satu tahun penjara. Namun Jaksa melakukan upaya hukum hingga putusan kasasi menghukumnya 6,5 tahun penjara, sebagaimana putusan PN Kota Malang.

    Atas putusan inkrah tersebut, Kejaksaan Negeri Kota Malang melakukan pemanggilan sebanyak 3 kali. Pemanggilan ditujukan di tempat tinggalnya di Jalan Tawangsari Barat 19, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo sejak awal 2014. Setiap surat panggilan berjarak sekitar 1 bulan.

    “Namun pada pemanggilan ketiga, sudah tidak ada lagi di rumahnya, akhirnya kita terbitkan DPO,” katanya.

    Tim Kejaksaan Agung dan Kejati melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil menangkapnya. Putri ditangkap oleh tim gabungan Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi di sebuah rumah di Jalan Dukuh Kupang XIII/1 Surabaya, Selasa (16/2) seperti dilansir kapanlagi.com

    Putri langsung digelandang ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur di Jalan A Yani, Surabaya, sebelum kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Kota Malang. Kini Putri Vinata menempati salah satu sel ke Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas IIA Sukun, Kota Malang untuk menjalani sisa hukuman. Narkoba memaksanya tinggal di hotel prodeo 6 tahun 6 bulan, dipotong masa tahanan selama 12 bulan. (Ls)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

    Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

    Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

    Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

    Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

    Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

    Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

    Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

    Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

    Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

    Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

    135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

    Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

    KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

    Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

    Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

    Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

    Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

    Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

    Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

    Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

    Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
    BAGIKAN