Perjalanan Kasus Sigoyang Kayang Putri Vinata Yang Terjerat Narkoba

    1062

    p2

    Metrobatam.com – Di awal karirnya memasuki dunia hiburan, pedangdut Putri Vinata memiliki trade mark unik sebagai penyanyi goyang kayang. Nama dan goyangannya pun dikenal luas di kalangan pencinta dangdut di Jawa Timur. Kemunculannya, tidak berselang lama setelah goyangan ngebor milik Inul Daratista populer. Bahkan pedangdut asal Sidoarjo itu disebut-sebut sebagai pesaing dalam urusan bergoyang.

    Awal Juli 2003, Putri Vinata pernah diberitakan media infotainment terlibat perseteruan dengan istri Adam Suseno dan diduga urusan persaingan dangdut. Saat itu seolah tinggal selangkah lagi Putri Vinata melenggang ke Jakarta, apalagi sejumlah acara televisi mulai menampilkan wajah dan goyangannya.

    Namun bencana datang beberapa tahun kemudian saat pemilik nama asli Putri Pratiwi Vinata itu ketahuan membawa narkotika jenis sabu-sabu di mobil yang dikendarainya. Ia ditangkap Senin, 23 April 2012 di Jalan Borobudur Kota Malang bersama teman prianya, David Mauris.

    Saat itu di dalam mobilnya ditemukan bungkusan plastik berisi sabu-sabu yang disimpan dalam sebuah pembalut. Putri pun mengaku akan berpesta narkoba di sebuah hotel di Malang.

    Lewat keterangan Putri, polisi akhirnya bisa menangkap seorang pengbandar bernama Aditya Kristian alias Andika, warga Gunung Harapan RT 04 RW 05, Rungkut Menanggal, Gunung Anyar, Surabaya. Baik Putri maupun Andika mengaku mendapat barang dari tersangka lain bernama Rika, yang kemudian juga ditangkap di Sidoarjo.

    “Perkaranya diputus Mahkamah Agung (MA) dengan vonis hukuman 6,5 tahun penjara. Putusan kasasinya 23 September 2013,” kata Wanto Haryono, selaku Jaksa Eksekutor di kantor Kejaksaan Kota Malang, Rabu (17/2).

    Putri dinyatakan terbukti menjadi perantara jual beli narkotika di Kota Malang pada 2012. Saat sidang di Pengadilan Negeri Kota Malang dijatuhkan vonis 6,5 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

    “Putri dijerat Pasal 114 Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terbukti menjadi perantara jual beli narkotika dengan tuntutan 9 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan penjara,” jelasnya.

    Atas vonis tersebut, Putri melakukan banding ke Pengadilan Tinggi hingga jatuh vonis satu tahun penjara. Namun Jaksa melakukan upaya hukum hingga putusan kasasi menghukumnya 6,5 tahun penjara, sebagaimana putusan PN Kota Malang.

    Atas putusan inkrah tersebut, Kejaksaan Negeri Kota Malang melakukan pemanggilan sebanyak 3 kali. Pemanggilan ditujukan di tempat tinggalnya di Jalan Tawangsari Barat 19, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo sejak awal 2014. Setiap surat panggilan berjarak sekitar 1 bulan.

    “Namun pada pemanggilan ketiga, sudah tidak ada lagi di rumahnya, akhirnya kita terbitkan DPO,” katanya.

    Tim Kejaksaan Agung dan Kejati melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil menangkapnya. Putri ditangkap oleh tim gabungan Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi di sebuah rumah di Jalan Dukuh Kupang XIII/1 Surabaya, Selasa (16/2) seperti dilansir kapanlagi.com

    Putri langsung digelandang ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur di Jalan A Yani, Surabaya, sebelum kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Kota Malang. Kini Putri Vinata menempati salah satu sel ke Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas IIA Sukun, Kota Malang untuk menjalani sisa hukuman. Narkoba memaksanya tinggal di hotel prodeo 6 tahun 6 bulan, dipotong masa tahanan selama 12 bulan. (Ls)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

    Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

    Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

    Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

    Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

    Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...

    Kecewa Kontrak Kerja Tidak Diperpanjang, Mantan Pegawai Bakar Kampus Universitas Malikussaleh

    Metrobatam, Aceh Utara – Pelaku pembakaran Gedung Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), di Gampong (Desa) Kecamatan Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, berinisial S mengaku kecewa...

    Bekuk 5 Bandar Narkoba di Aceh Utara, BNN Sita 40 Kg Sabu

    Metrobatam, Lhokseumawe - Badan Narkotika Nasional (BNN) membekuk 5 bandar narkoba di Aceh. Sebanyak 40 kilogram sabu disita dalam penangkapan tersebut. Awalnya, penangkapan dilakukan terhadap...

    FPI Doakan Musuh Rizieq Shihab Dihancurkan, Anis Doakan Rizieq Panjang Umur

    Metrobatam, Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) mendoakan semua musuh dan orang yang memfitnah Rizieq Shihab dalam perayaan hari ulang tahun ke-19 FPI. Berdasarkan...

    Korban First Travel Minta Pemerintah Bantu Kembalikan Uang Jemaah

    Metrobatam, Jakarta - Jemaah korban dugaan penipuan perjalanan umrah First Travel meminta pemerintah turun tangan membantu pengembalian dana jemaah yang sudah disetorkan. Hingga saat...

    Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

    DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

    Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

    Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

    Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

    Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

    Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...