Perjalanan Kasus Sigoyang Kayang Putri Vinata Yang Terjerat Narkoba

    1065

    p2

    Metrobatam.com – Di awal karirnya memasuki dunia hiburan, pedangdut Putri Vinata memiliki trade mark unik sebagai penyanyi goyang kayang. Nama dan goyangannya pun dikenal luas di kalangan pencinta dangdut di Jawa Timur. Kemunculannya, tidak berselang lama setelah goyangan ngebor milik Inul Daratista populer. Bahkan pedangdut asal Sidoarjo itu disebut-sebut sebagai pesaing dalam urusan bergoyang.

    Awal Juli 2003, Putri Vinata pernah diberitakan media infotainment terlibat perseteruan dengan istri Adam Suseno dan diduga urusan persaingan dangdut. Saat itu seolah tinggal selangkah lagi Putri Vinata melenggang ke Jakarta, apalagi sejumlah acara televisi mulai menampilkan wajah dan goyangannya.

    Namun bencana datang beberapa tahun kemudian saat pemilik nama asli Putri Pratiwi Vinata itu ketahuan membawa narkotika jenis sabu-sabu di mobil yang dikendarainya. Ia ditangkap Senin, 23 April 2012 di Jalan Borobudur Kota Malang bersama teman prianya, David Mauris.

    Saat itu di dalam mobilnya ditemukan bungkusan plastik berisi sabu-sabu yang disimpan dalam sebuah pembalut. Putri pun mengaku akan berpesta narkoba di sebuah hotel di Malang.

    Lewat keterangan Putri, polisi akhirnya bisa menangkap seorang pengbandar bernama Aditya Kristian alias Andika, warga Gunung Harapan RT 04 RW 05, Rungkut Menanggal, Gunung Anyar, Surabaya. Baik Putri maupun Andika mengaku mendapat barang dari tersangka lain bernama Rika, yang kemudian juga ditangkap di Sidoarjo.

    “Perkaranya diputus Mahkamah Agung (MA) dengan vonis hukuman 6,5 tahun penjara. Putusan kasasinya 23 September 2013,” kata Wanto Haryono, selaku Jaksa Eksekutor di kantor Kejaksaan Kota Malang, Rabu (17/2).

    Putri dinyatakan terbukti menjadi perantara jual beli narkotika di Kota Malang pada 2012. Saat sidang di Pengadilan Negeri Kota Malang dijatuhkan vonis 6,5 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

    “Putri dijerat Pasal 114 Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terbukti menjadi perantara jual beli narkotika dengan tuntutan 9 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan penjara,” jelasnya.

    Atas vonis tersebut, Putri melakukan banding ke Pengadilan Tinggi hingga jatuh vonis satu tahun penjara. Namun Jaksa melakukan upaya hukum hingga putusan kasasi menghukumnya 6,5 tahun penjara, sebagaimana putusan PN Kota Malang.

    Atas putusan inkrah tersebut, Kejaksaan Negeri Kota Malang melakukan pemanggilan sebanyak 3 kali. Pemanggilan ditujukan di tempat tinggalnya di Jalan Tawangsari Barat 19, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo sejak awal 2014. Setiap surat panggilan berjarak sekitar 1 bulan.

    “Namun pada pemanggilan ketiga, sudah tidak ada lagi di rumahnya, akhirnya kita terbitkan DPO,” katanya.

    Tim Kejaksaan Agung dan Kejati melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil menangkapnya. Putri ditangkap oleh tim gabungan Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi di sebuah rumah di Jalan Dukuh Kupang XIII/1 Surabaya, Selasa (16/2) seperti dilansir kapanlagi.com

    Putri langsung digelandang ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur di Jalan A Yani, Surabaya, sebelum kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Kota Malang. Kini Putri Vinata menempati salah satu sel ke Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas IIA Sukun, Kota Malang untuk menjalani sisa hukuman. Narkoba memaksanya tinggal di hotel prodeo 6 tahun 6 bulan, dipotong masa tahanan selama 12 bulan. (Ls)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Novanto Belum Pasti Menghadiri Persidangan Andi Narogong

    Jakarta: Setya Novanto belum memastikan bakal hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, hari ini. Novanto sedianya dijadwalkan bersaksi di persidangan Andi Agustinus alias Andi...

    Jokowi: Saya Lihat Fenomena Gampang Sekali Mengkafirkan Orang

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menyikapi kemudahan yang diperoleh melalui perubahan global dengan adanya media sosial, e-commerce,...

    VIRAL! 2 Cewek Berhijab Selfie Pakai Celana Pendek, Netizen: Harus Disanksi Tegas

    Metrobatam.com - DUA wanita berhijab videonya mendadak viral di dunia maya dan menjadi bahan cibiran netizen. Pasalnya, gadis berhijab itu melakukan selfie (swafoto) dengan...

    Habitatnya Terusik, Orangutan Turun ke Permukiman Warga Bikin Heboh

    Metrobatam, Tenggarong – Warga Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur dihebohkan dengan kemunculan seekor orangutan (Pongo pygmaeus) yang masuk ke...

    Tipu Belasan CPNS Kemenkumham, Perempuan Ini Raup Rp200 Juta lalu Diciduk Polisi

    Metrobatam, Jakarta – Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintahan Aceh diduga melakukan penipuan terhadap 11 orang calon PNS dalam tes masuk Kemenkumham RI...

    Buwas: Anak SD Dibidik Jadi Sasaran Pengedar Narkoba

    Metrobatam, Medan - Jaringan narkoba internasional terus berupaya mengembangkan jaring mereka di Indonesia. Termasuk meregenerasi para konsumen mereka dari usia yang sangat dini. Bahkan...

    Keganasan Bermedsos Penghina Kapolri Berubah Rengekan di Ruang Sidang

    Metrobatam, Bandar Lampung – Kegarangan M Ali Amin Said (35), terdakwa kasus penghinaan terhadap Kapolri Tito Karnavian seperti amblas ditelan bumi. Pemilik akun Facebook,...

    Kakak Angkat Ahok: Bismillah, Dengan Ini Saya Nyatakan Maju Pilgub Sulsel Lewat Independen!

    Metrobatam, Makassar - Kakak angkat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Andi Analta Baso Amier menyatakan diri akan maju menjadi bakal...

    Mengejutkan! Ketua DPRD Kolaka Utara Ternyata Dibunuh Istrinya Sendiri

    Metrobatam, Kolaka Utara - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira tewas dibunuh istrinya sendiri, Andi Erni Astuti. Politikus...

    KPU Keluarkan SK Penetapan Peserta Pemilu 2019 Tahun Depan

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan partai politik peserta pemilu 2019 pada 17 Februari 2018. SK...

    Duterte ke Indonesia dan Malaysia: Ledakkan Perompak di Laut

    Manila - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menyatakan dirinya akan meminta pemimpin Indonesia dan Malaysia untuk 'meledakkan' perompak di perairan regional. Duterte juga menegaskan akan...

    BNN Musnahkan 520 Kg Ganja, 191 Kg Sabu dan 43 Ribu Butir Ekstasi

    Metrobatam, Medan - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 191 kilogram sabu-sabu, 344 butir sabu-sabu tablet, 43.450 butir ekstasi, dan 520 kilogram ganja di Lapangan...
    BAGIKAN