Perkosa dan Aniaya 30 Wanita, “Kolor Ijo” Divonis Mati

317

Metrobatam, Luwu Timur – Ikbal alias Bala (33) yang dikenal dengan “Kolor Ijo” lantaran menganiaya dan membunuh puluhan wanita di Luwu Timur divonis mati dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Rabu (24/8).

Iqbal terbukti melakukan pembunuhan berencana dan penganiyaan berat terhadap puluhan wanita. Bahkan, dari puluhan wanita yang ditusuk alat vitalnya, salah seorang di antaranya tewas mengenaskan.

Dalam amar putusan sidang “Kolor Ijo” ini, majelis hakim yang diketahui Khairul, menjelaskan, rentetan perbuatan dan kejahatan yang dilakukan “Kolor Ijo” ini. Perbuatan terdakwa telah meresahkan masyarakat.

Terdakwa dikenakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 338 serta Undang-undang Nomor 23 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman mati. Bahkan, dalam persidangan ini, majelis hakim menyebutkan, kejahatan yang dilakukan Iqbal terbilang luar biasa atau extraordinary crime. Vonis mati terhadap terdakwa sesuai dengan tuntutan jaksa penutut umum.

Sementara, penasihat hukum terdakwa, Agus Melas yang dikonfirmasi terkait vonis mati terhadap kliennya ini menilai bahwa vonis hakim terlalu berlebihan “Saya kira vonis hakim terlalu berlebihan karena tidak mempertimbangkan sanak keluarga terdakwa, apalagi klien saya memiliki anak yang masih balita,” jelas Agus Melas.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga Luwu Timur dan Luwu Utara pada tahun 2015 lalu diteror “Kolor Ijo” yang kerap memasuki rumah warga pada malam hari dan melakukan pemerkosaan serta menusuk alat vital korbannya dengan menggunakan pisau. Total korbannya sendiri mencapai 33 wanita. Satu di antaranya adalah An (21) tewas lantaran kehabisan darah.

Saat itu, terdakwa menyelinap ke kamar tidur korban dan menyaksikan korbannya berhubungan badan dengan suaminya. Selain menewaskan An, pelaku juga melukai suami korban.

Terdakwa ditangkap oleh anggota Polres Luwu Timur pada Sabtu, 17 November 2015. Terdakwa yang merupakan warga Indo Agung, Kecamatan Kalaena, Luwu Timur, itu dibekuk setelah polisi berhasil melacak sinyal ponsel yang dicuri pelaku saat terakhir melakukan aksinya di empat tempat kejadian perkara (TKP) di Mangkutana, Luwu Timur.

Dari hasil pelacakan itu, penyidik yang dipimpin langsung Wakapolres Luwu Timur Kompol Agus Khaerul menemukan pembeli ponsel curian dari pelaku. Dari pengakuan orang yang membeli ponsel tersebut, polisi kemudian berhasil mendapatkan identitas pelaku. Akhirnya polisi menangkap pelaku di daerah Masamba.(mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Novanto Belum Pasti Menghadiri Persidangan Andi Narogong

Jakarta: Setya Novanto belum memastikan bakal hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, hari ini. Novanto sedianya dijadwalkan bersaksi di persidangan Andi Agustinus alias Andi...

Jokowi: Saya Lihat Fenomena Gampang Sekali Mengkafirkan Orang

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menyikapi kemudahan yang diperoleh melalui perubahan global dengan adanya media sosial, e-commerce,...

VIRAL! 2 Cewek Berhijab Selfie Pakai Celana Pendek, Netizen: Harus Disanksi Tegas

Metrobatam.com - DUA wanita berhijab videonya mendadak viral di dunia maya dan menjadi bahan cibiran netizen. Pasalnya, gadis berhijab itu melakukan selfie (swafoto) dengan...

Habitatnya Terusik, Orangutan Turun ke Permukiman Warga Bikin Heboh

Metrobatam, Tenggarong – Warga Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur dihebohkan dengan kemunculan seekor orangutan (Pongo pygmaeus) yang masuk ke...

Tipu Belasan CPNS Kemenkumham, Perempuan Ini Raup Rp200 Juta lalu Diciduk Polisi

Metrobatam, Jakarta – Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintahan Aceh diduga melakukan penipuan terhadap 11 orang calon PNS dalam tes masuk Kemenkumham RI...

Buwas: Anak SD Dibidik Jadi Sasaran Pengedar Narkoba

Metrobatam, Medan - Jaringan narkoba internasional terus berupaya mengembangkan jaring mereka di Indonesia. Termasuk meregenerasi para konsumen mereka dari usia yang sangat dini. Bahkan...

Keganasan Bermedsos Penghina Kapolri Berubah Rengekan di Ruang Sidang

Metrobatam, Bandar Lampung – Kegarangan M Ali Amin Said (35), terdakwa kasus penghinaan terhadap Kapolri Tito Karnavian seperti amblas ditelan bumi. Pemilik akun Facebook,...

Kakak Angkat Ahok: Bismillah, Dengan Ini Saya Nyatakan Maju Pilgub Sulsel Lewat Independen!

Metrobatam, Makassar - Kakak angkat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Andi Analta Baso Amier menyatakan diri akan maju menjadi bakal...

Mengejutkan! Ketua DPRD Kolaka Utara Ternyata Dibunuh Istrinya Sendiri

Metrobatam, Kolaka Utara - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira tewas dibunuh istrinya sendiri, Andi Erni Astuti. Politikus...

KPU Keluarkan SK Penetapan Peserta Pemilu 2019 Tahun Depan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan partai politik peserta pemilu 2019 pada 17 Februari 2018. SK...

Duterte ke Indonesia dan Malaysia: Ledakkan Perompak di Laut

Manila - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menyatakan dirinya akan meminta pemimpin Indonesia dan Malaysia untuk 'meledakkan' perompak di perairan regional. Duterte juga menegaskan akan...

BNN Musnahkan 520 Kg Ganja, 191 Kg Sabu dan 43 Ribu Butir Ekstasi

Metrobatam, Medan - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 191 kilogram sabu-sabu, 344 butir sabu-sabu tablet, 43.450 butir ekstasi, dan 520 kilogram ganja di Lapangan...
BAGIKAN