Pesan Terakhir Freddy Budiman untuk Anaknya: Jadi Kiai

    598

    Metrobatam, Cilacap – Freddy Budiman telah dieksekusi mati Kejaksaan Agung (Kejagung) di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Freddy sempat menitipkan pesan kepada anaknya sebelum dieksekusi mati.

    “Ya banyak lah (pembicaraan terakhir dengan Freddy), panjang lah,” kata rohaniwan Hasan Makarim di Dermaga Wijaya Pura, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (29/7).

    “Di antaranya pesan anaknya supaya jadi orang yang saleh ya, jadi ulama, jadi kiai,” sambung Hasan.

    Hasan memang selalu mendampingi terpidana Muslim yang hendak dieksekusi di Nusakambangan. Hasan menyebut Freddy telah pasrah menghadapi hukuman yang diterimanya.

    “Bagus, pasrah. Keluarga tabah, bagus,” sebut Hasan.

    Freddy Budiman dihukum mati oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) pada Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta dan tingkat kasasi. Upaya hukum luar biasa berupa peninjauan kembali juga telah diberikan tetapi MA menolaknya, pekan lalu.

    Meski dipenjara di LP Cipinang, Freddy masih bisa mengendalikan bisnis narkobanya hingga ke luar negeri. Di dalam penjara, Freddy melakukan musyawarah jahat dengan Chandra Halim untuk mengimpor 1,4 juta pil ekstasi dari Hong Kong. Operasi disusun rapi melibatkan banyak pihak tapi aparat berhasil mengendusnya dan membongkar aksi itu pada 2013.

    Dari terbongkarnya aksi Freddy mengimpor pil ekstasi tersebut, aparat mengendus ada yang berbeda dengan kamar penjara Freddy di LP Cipinang. Setelah digerebek, terungkap Freddy membuat pil ekstasi di dalam kamarnya. Berbagai perkakas dan bahan baku sabu ia dapatkan dari luar dengan menyuap para sipir penjara.

    Setelah kasus itu terbongkar, Freddy dipindahkan ke Pulau Nusakambangan. Tapi lagi-lagi Freddy tidak kapok dan terus mengendalikan bisnis narkobanya. Bermodal BlackBerry, Freddy mengoperasikan jaringannya dari dalam penjara super maximum security tersebut dengan aset mencapai miliaran rupiah.

    Kasus penyelundupan narkoba kembali dilakukan oleh Freddy di dalam Lapas Nusakambangan. Freddy mengaku mengimpor 50 ribu butir pil ekstasi dari Belanda ke Indonesia lewat Jerman. Paket itu dimasukkan ke kardus dengan tujuan akhir Kantor Pos Cikarang. Freddy menyuruh anak buahnya, Suyanto untuk mengurus paket tersebut.(mb/detik)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Saudi Selenggarakan Festival Jazz untuk Pertama Kali

    Metrobatam, Jakarta - Untuk pertama kalinya, Arab Saudi menggelar festival jazz yang berlangsung selama tiga hari di Ibu Kota Riyadh. Festival yang berlangsung sejak Kamis...

    Prananda-AHY akan Dialog, Demokrat: Ini Baik untuk Politik Indonesia

    Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrat menilai gayung bersambut dari PDIP atas ajakan dialog Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai langkah politik...

    Aktris Bollywood Sridevi Meninggal Dunia

    Metrobatam, Jakarta - Kabar duka datang dari Bollywood. Salah satu aktris veteran Sridevi meninggal dunia di Dubai pada usia 54 tahun. Seperti dilaporkan Trust of...

    1000 Anggota DPRD Kota Se Indonesia akan Hadiri Rakernas ADEKSI Ke-3 di Batam

    Metrobatam.com, Batam - Peserta Rakernas Adeksi Ke-III Tahun 2018 merupakan unsur pimpinan dan anggota DPRD Kota se-Indonesia yang berjumlah lebih kurang 1000 orang. Rakernas...

    Disdukcapil Batam Rekam Data KTP-el di Sekolah

    Metrobatam.com, Batam - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam jemput bola perekaman data KTP-elektronik ke sekolah-sekolah. Tahun ini Disdukcapil menargetkan rekam data KTP-el...

    Mahasiswa Singapura Belajar dan Berdiskusi ke BP Batam

    Metrobatam.com, Batam - Mahasiswa Yale Nus Collage Singapura yang dipimpin oleh Profesor Jane M Jacobs beserta 19 orang mahasiswa berkunjung ke BP Batam dalam...

    Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

    Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

    Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

    Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

    Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

    Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

    Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

    Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

    Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

    Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

    Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...
    BAGIKAN