Metrobatam, Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menyebut tingkat kelulusan pada tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di CPNS 2018 hanya di angka 10 persen. Soal yang sulit dinilai jadi penyebabnya.

Deputi SDM Aparatur Kemenpan-RB Setiawan Wangsaatmadja menyebut itu berdasarkan data per Jumat (9/11) dan belum mencakup keseluruhan peserta.

“Data baru masuk enam puluh persen [1,7 juta peserta] ya. Dari data enam puluh persen ini, di pemerintah daerah tingkat kelulusan masih 10 persen. Di kementerian dan lembaga pusat juga sekitar 10 persen,” kata dia, dalam jumpa pers di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta, Senin (12/11).

Di kesempatan yang sama, Deputi Sistem Informasi Kepegawaian BKN Iwan Hermanto menjelaskan peserta yang lolos adalah yang memenuhi ambang batas nilai (passing grade) pada tes karakteristik pribadi, tes intelegensia umum, dan tes wawasan kebangsaan sesuai Peraturan Menpan-RB Nomor 37 Tahun 2018.

Dia merinci dalam tes CPNS di kementerian dan lembaga pusat, peserta yang lulus baru 21,28 persen. Lalu untuk tingkat pemerintah daerah, di Indonesia Barat 3,81 persen, Indonesia Tengah 1,33 persen, dan Indonesia Timur 0,17 persen.

“Kepada Panselnas (Panitia Seleksi Nasional Tes CPNS 2018), kita kasih saja early warning system, peringatan. Ini lho data tingkat kelulusan yang ada, silakan siapkan justifikasi untuk masalah ini,” tutur Iwan.

Setiawan megakui rendahnya tingkat kelulusan dipengaruhi oleh tingkat kesulitan soal yang dinaikkan pada tahun ini. “Soal-soal ini terbilang sulit memang,” tuturnya.

“Tahun ini agak spesial, soal-soal ini dibuat oleh delapan belas konsorsium perguruan tinggi negeri, berkoordinasi dengan Kemendikbud dan Kemenristekdikti,” lanjut Setyawan.

Setiawan mengaku pihaknya belum bisa memutuskan soal langkah selanjutnya terkait kelulusan yang kecil ini. Sebab, data yang masuk baru sekitar 60 persen atau 1,7 juta dari 2,8 juta pelamar.

“Kami hati-hati dan teliti dengan konstitusi yang ada. Kami mencarikan jalan terbaik supaya pelayanan publik tidak terganggu,” ujar dia.

Setiawan memastikan keputusan diambil saat datan sudah 100 persen, yakni sebelum batas terakhir penyelenggaraan SKD pada 17 November 2018.

Dia menyebut ada opsi melakukan pemeringkatan dari seluruh pendaftar. Yang akan diloloskan disesuaikan dengan jumlah yang dibutuhkan, meski peserta ini tak memenuhi ambang batas nilai.

“Kami pastikan bahwa anak-anak yang sudah lulus kompetensi dasar secara murni, jangan sampai teganggu bersaing dengan anak-anak yang lolos melalui kebijakan baru tersebut,” tutur dia. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai KPU BC Tipe B Batam Naik 100 Persen

Metrobatam.com, Batam - Penerimaan kepabeanan dan cukai pada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Tipe B Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau melonjak...

Batam Terima DIPA Tahun 2019 Rp1,1 Triliun

Metrobatam.com, Batam - Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2019. DIPA diserahkan di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau,...

KAL Mapor Berhasil Padamkan Api di MV. Aventador yang Terbakar di Perairan Batuampar

Metrobatam.com, Batam - Salah satu unsur Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang yakni Kapal Angkatan Laut (KAL) Mapor II-4-64...

Rayakan OTT Bupati Irvan, Warga Tumpah Ruah di Alun-alun Cianjur

Metrobatam, Cianjur - Warga bergelombang mendatangi Alun-alun Cianjur usai melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Cianjur. Tanpa dikomando, massa dari berbagai penjuru ini mendatangi...

Perakit iPhone Rogoh Rp 14,5 T untuk Pindahkan Pabrik ke Batam

Metrobatam, Jakarta - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China ternyata membawa berkah juga kepada Indonesia. Perusahaan yang berinvestasi di China mulai melirik...

Kemendagri Terbitkan Aturan Penggunaan Jilbab untuk PNS

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mewajibkan pegawainya yang mengenakan jilbab untuk dimasukkan ke dalam kerah baju. Warna Jilbab yang digunakan juga harus...

Dukung MK, MUI Sarankan Usia Ideal Wanita Menikah 20 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hasanuddin Abdul Fatah menyatakan pihaknya mendukung putusan Mahkamah Konstitusi terkait batas usia perkawinan bagi...

Jokowi Bahas RUU Ponpes Bersama Ulama Aceh

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo bertemu sejumlah tokoh ulama dan pengurus pondok pesantren se-Aceh, Jumat (14/12) di Banda Aceh. Dalam pertemuan itu, Jokowi...

Kemendagri Instruksikan Daerah Bakar e-KTP Rusak

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menginstruksikan Bupati/Walikota di seluruh daerah menugaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota melakukan pemusnahan blanko e-KTP...

Jantung Manusia Tertinggal, Southwest Airlines Harus Kembali ke Bandara

Seattle - Sebuah pesawat penumpang AS yang sedang menempuh penerbangan dariSeattle keDallas dipaksa untuk kembali mendarat karena ditemukan jantung manusia di pesawat itu. Southwest Airlines...

Peserta Pesta Seks di Sleman Bayar Hingga Rp 1,5 Juta, Dapat Apa?

Metrobatam, Sleman - Polda DIY menyebutkan peserta pesta seks di sebuah homestay di Sleman, membayar hingga Rp 1,5 juta. Apa yang didapat para peserta...

Tahun Depan Keluarga Miskin Bisa Dapat Bantuan Rp 10 Juta

Metrobatam, Jakarta - Kabar gembira buat keluarga miskin di Indonesia. Mulai 2019 pemerintah akan melipatgandakan bantuan sosial melalui program keluarga harapan (PKH). Hal itu juga...