Pesta Seks, 3 Pasangan Suami Istri Ini Bertukar Pasangan

    Metrobatam, Jakarta – Peristiwa menggegerkan terjadi di daerah Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ada tiga pasangan suami istri yang ketahuan memiliki perilaku pesta seks menyimpang. Mereka melakukan perbuatan di luar pemikiran orang normal, dimana ketiganya berhubungan intim dengan cara bertukar pasangan. Kini, mereka tengah meringkuk dibalik tahanan jeruji besi Polda Jawa Timur.

    Sosiolog Rissalwan Habdy Lubis mengatakan, kejadian itu diakibatkan dari ilmu agama yang kurang dimiliki oleh mereka. Menurutnya, bila mereka mendapat pendidikan agama secara benar, maka pasangan suami istri itu tak akan melakukan kebodohan yang mereka lakukan. Sebab, sudah jelas di dalam agama manapun melarang melakukan aktivitas seks seperti yang mereka perbuat.

    “Artinya sosial kontrol harus diperkuat baik berbasis agama maupun budaya susila yang pantas,” kata Rissalwan saat dihubungi, Rabu (18/4).

    Hawa nafsu yang tak bisa mereka tahan, lanjut dia, diduga sebagai salah satu indicator mereka nekat berbuat seperti itu. Sehinga, pasutri itu seakan tak mempedulikan bahaya yang mereka dapatkan akibat melakukan hubungan seks dengan cara saling bertukar pasangan. Padahal, sudah jelas, banyak informasi tersebar kalau berganti-ganti pasangan itu dapat berakibat kepada penyakit kelamin.

    “Ini memang bersifat sangat instingtif dan sudah berlangsung lama sejak manusia melakukan hubungan seks pertama kali,” jelasnya.

    Selain itu, lanjut dia, hasrat untuk melakukan fantasi ketika melangsungkan hubungan intim membuat mereka melakukan akitivitas seks yang menyimpang. Sebab, ada beberapa penyakit yang dimiliki seseorang, yakni ingin berfantasi kala melangsungkan berhubungan badan.

    “Saya kira itu dorongannya sama degan dorongan untuk melakukan selingkuh ya. Seksualitas itu kan bukan hanya aktivitas biologis, tapi terutama aktifitas fantasi. Jadi “tantangan” dalam seksualitas,” pungkasnya.

    Sebagaimana diketahui, Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim menggerebek tiga pasutri yang sedang berhubungan intim dengan tukar pasangan pada sebuah hotel di Lawang, Kabupaten Malang pada 14 April 2018. Komunitas ini mempunyai group di media sosial dengan nama sparkling.

    Ketiga pasutri itu masing-masing berinisial THD (53) dan istrinya RL (49), warga Keputih, Surabaya, disusul WH (51) dan istrinya AG (30) warga Lawang, Malang. Terakhir SS (47) beserta istrinya DS (29) warga Lawang, Malang. Komunitas ini melakukan aktivitas menyimpang sejak 2013. (mb/okezone)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

    Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

    Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

    Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

    Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

    Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

    Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

    Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

    Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

    Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

    Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

    Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

    Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

    Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

    Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

    Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

    Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

    Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

    Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

    Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...

    Pemerintah Tegaskan Dana Saksi dari APBN Hanya Pelatihan

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan tidak menganggarkan atau mengalokasikan dana untuk saksi dari partai politik pada pelaksanaan pemilu 2019 dalam Anggaran...
    SHARE