Pihak pengembang Dukung Pemko Batam Tata Ruli di Kota Batam

Ilustrasi Ruli di Batam (Foto: Net)

Metrobatam.com, Batam – Pihak pengembang dukung upaya Pemerintah Kota Batam dalam penataan kota bersih dari rumah liar. Mereka bersedia memberikan ganti rugi atau opsi lain memindahkan penghuni rumah liar, asalkan ada payung hukum yang jelas

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman, dan Pertamanan Kota Batam, Herman Rozie mengatakan ada beberapa opsi yang disiapkan dalam rencana penataan rumah liar. Pertama yaitu pembangunan rumah murah di kavling yang diberikan pengembang.

“Nanti yang membangun REI (Real Estate Indonesia), supaya rumahnya juga rapi. Kalau bangun sendiri, nanti tidak sama, jadi tidak tertata juga. Masyarakat bisa membelinya lewat bank, misal tanpa agunan supaya mempermudah,” kata Herman usai rapat koordinasi bersama stakeholder di Aula Kantor Walikota Batam, Selasa (10/10).

Selain REI dan perbankan, rapat juga dihadiri BPN, BP Batam, dan developer atau pengembang selaku pemilik lahan. Menurut Herman, lokasi kavling yang diberikan bisa berada di lahan yang sama atau di tempat lain. Karena harus melihat pada peruntukan lahannya terlebih dulu. Jika peruntukannya adalah jasa, tidak dapat diberikan untuk bangun rumah.

Adapun opsi kedua dalam penataan rumah liar ini adalah pembangunan rumah susun. Rumah susun ini bisa dibangun oleh pengembang dan sifatnya menjadi milik (rusunami). Dalam pembeliannya nanti, masyarakat bisa mengakses melalui fasilitas perbankan.

Rusunami ini menjadi opsi yang diusulkan banyak pihak. Terutama BP Batam, yang mengatakan bahwa lahan di Batam sudah terbatas. Sehingga pengembangan pemukiman akan diarahkan ke sistem vertikal atau rusun.

“Untuk fasilitas jalan, drainasenya nanti Pemko yang bangun,” kata Herman.

Berdasarkan data yang dikumpulkan dari camat dan lurah, terdapat 30.868 rumah liar di Batam. Tersebar di sembilan kecamatan pulau utama (mainland), dengan jumlah paling banyak 5.699 rumah liar di Kecamatan Batuaji.

Dari total 30 ribuan itu, sebanyak 21.841 sudah ada NIK dan masuk ke database. Sementara 9.027 masih harus diverifikasi kembali karena ada yang tidak memiliki NIK atau NIK-nya ganda. Setelah itu baru dilakukan verifikasi faktual di lapangan dengan bukti foto.

“Data ini kan akan digunakan sebagai dasar penataan nantinya. Tentu kita tidak mau satu orang punya rumah liar di beberapa tempat supaya dapat ganti rugi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan penataan kota ini harus dikerjakan bersama dan secara komprehensif. Tidak mungkin pemerintah sendirian yang menyelesaikan permasalahan wajah kota ini.

Dan kepada masyarakat, Amsakar minta untuk tidak panik. Karena pendataan hari ini, bukan berarti akan langsung digusur saat itu juga. Pendataan perlu, agar tidak ada warga yang pindah lokasi rumah liar pasca digusur dari satu kawasan.

 

MCBatam

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Mau Ditenggelamkan PA 212, Begini Reaksi 7 Partai

Metrobatam, Jakarta - Pencalonan Kapitra Ampera sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2019 berbuntut panjang. Kapitra yang selama ini dikenal berada di...

Inilah Daftar 54 Artis yang Jadi Caleg untuk Pileg 2019, Nasdem Terbanyak

Metrobatam, Jakarta – Pemilihan legislatif (Pileg) tak hanya menjadi milik para politisi, tetapi juga kini menjadi milik para artis. Untuk Pileg 2019, setidaknya ada...

Tokoh PKS dan PA 212 di PDIP, Strategi Redam Isu Anti-Islam

Metrobatam, Jakarta - Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi dan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mencalonkan diri sebagai anggota legislatif 2019 melalui Partai...

PDIP Larang Kader ‘Ngartis’ Bila Lolos Jadi Anggota Dewan

Metrobatam, Jakarta - PDI Perjuangan melarang artis yang didaftarkan sebagai caleg DPR tetap aktif terjun setiap hari di dunia hiburan jika sudah terpilih sebagai...

Bursa Cawapres Prabowo, Jagoan PKS Masih Lemah

Metrobatam, Jakarta - PKS masih menggadang-gadang sembilan nama kandidatnya untuk menjadi cawapres bagi Prabowo Subianto. Namun sejauh ini, para jagoan PKS belum berjaya di...

Said Aqil Sebut Cara Berpikir Kapitra Ampera Berubah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengapresiasi langkah pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera yang menjadi calon legislatif...

Siswi SMA Ini Mendadak Lumpuh Usai Dihukum Squat Jump

Metrobatam, Mojokerto - Mas Hanum Dwi Aprilia, siswi kelas XI SMAN 1 Gondang, Mojokerto ini mendadak lumpuh. Hanum diduga lumpuh usai menjalani hukuman squat...

Kapal Rombongan IPB Tenggelam di Lebak, 2 Orang Meninggal

Metrobatam, Serang - KM Orange, yang membawa rombongan Institut Pertanian Bogor (IPB), tenggelam di perairan Binuangeun, Lebak, Banten. Dua orang dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa itu...

Singkirkan ‘Ekstrim Kanan’, Kemenag Promosikan Moderasi Agama

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Agama berupaya menyingkirkan segala bentuk pemahaman yang bertentangan dengan semangat nasionalisme. Upaya itu dilakukan melalui program Moderasi Agama untuk mewujudkan...

Inalum Caplok 51% Saham Freeport, What’s Next?

Metrobatam, Jakarta - Setelah melewati proses negosiasi panjang, PT Freeport Indonesia (PTFI) telah sepakat mendivestasikan 51% saham ke pemerintah Indonesia. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah,...

Inilah 10 Nama di Dinasti Ratu Atut: Anak, Adik, hingga Mantu

Metrobatam, Banten - 'Dinasti' Ratu Atut Chosiyah di Banten dengan bendera Partai Golkar tak tergoyahkan. Mereka duduk di berbagai posisi strategis dan kunci di...

Survei LIPI: Jokowi 46%, Prabowo 17%

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukkan tingkat keterpilihan (elektabilitas) Joko Widodo (Jokowi) jauh lebih unggul dibanding Prabowo Subianto. "Pilihan capres...
BAGIKAN