PKL di Jalur Pipa Gas Segera Ditertibkan

    170

    penertiban-pkl-satpol-pp-batam

    Metrobatam.com, Batam – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membuka kios di atas pipa gas dalam waktu dekat akan digusur oleh Pemerintah Kota Batam.

    Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Asisten II Pemko Batam Gintoyono, Selasa (1/3/2016) dalam acara dengar pendapat di komisi I kantor DPRD Kota Batam.

    “Ini sudah sesuai dengan perintah presiden juga. Mana yang membahayakan masyarakat itu yang harus diutamakan,” sebutnya.

    Terkait penertiban PKL, menurut Gintoyono pemerintah ingin melakukan penataan kepada para pedagang tersebut. Namun yang jadi kendala saat ini, Pemko tidak memiliki kewenangan untuk menyediakan lahan khusus PKL.

    Bukan itu saja, sejauh ini Pemko tidak memiliki data lahan mana saja yang boleh atau tidak sebagai tempat relokasi para PKL.

    “Betul dibina, tapi kami juga nggak mungkin bisa mengeluarkan Izin yang melanggar UU. Tapi tidak semerta-merta juga PKL dimusnahkan. Hanya saja, tidak ada penataan karena lahannya tidak dikasih,” tambahnya.

    Untuk melakukan relokasi atau penataan terhadap PKL tidak bisa dikerjakan oleh Pemko saja. Melainkan tugas bersama FKPD.

    “Harusnya FKPD duduk sama-sama untuk bahas itu. Itu nanti saya akan lontarkan kalau ada rapat FKPD kalau sudah dilantik wali kota dan wakil wali kota terpilih. Karena tidak bisa kami sendiri, harus tim. Kami juga kan perlu mendata, sedangkan yang sekarang belum terdata full,” ujarnya.

    Sementara itu, para PKL menolak rencana penertiban dan meminta pemko berlaku adil kepada mereka. Sebab, rata-rata dari mereka membuka usaha kaki lima untuk bertahan hidup.

    Meritake Gurusinga, anggota Persatuan Pedagang Tanjung Piayu (Perdayu) mengatakan munculnya PKL semata-mata disebabkan karena ketidakmampuan secara ekonomi.

    “Kami nggak mampu ngontrak ruko seperti Aliong, Asiong, itu semua. Tolonglah kami diberdayakan sebagaimana mestinya. Kami cari makan di negara kami sendiri. Tapi kenapa kami digusur. Sepertinya banyak sekali ketimpangan sosial yang kami rasakan,” ujar Meritaken.

    Menurut para PKL, mereka siap saja ditertibkan asal ada relokasi. Apalagi, saat ini cukup banyak bangunan atau lahan kosong di Batam yang dapat dimanfaatkan bagi pengembangan PKL.

    “Kami lihat Pemko Batam dan BP Batam nggak fokus untuk memperjuangkan nasib masyarakatnya sendiri yang dari ekonomi kecil ini,” ucap Meritaken.

    (sumber tribun)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Ibu Hj Deby Apri Sujadi : Manfaatkan Fasilitas Puskesmas dan Posyandu Terdekat

    Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengatakan bahwa dirinya mengharapkan agar masyarakat terutama kaum ibu, benar-benar dapat...

    Wow! Bright PLN Batam Promo Granada dan Pasang Baru Selama PLN Fair

    Metrobatam.com, Batam - PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam akan memperlihatkan berbagai produk dan program teranyar pada  pameran kelistrikan (PLN Fair) yang digelar selama...

    Komisi III DPRD Kepri Dan BALP Pemprov Kepri Studi Banding ke Bandung

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Provinsi Kepri bersama dengan BALP (Biro Administrasi Layanan Pengadaan) Pemerintah Provinsi Kepri, melaksanakan studi banding ke Pemerintah Kota...

    90 Kapal Maling Ikan Antre Ditenggelamkan Susi

    Metrobatam, Jakarta - Penenggelaman kapal merupakan salah satu kebijakan tegas yang dilakukan pemerintah guna melawan pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Indonesia. Per Agustus...

    BBM Satu Harga Tekan Harga Solar di Natuna

    Metrobatam, Natuna - Program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menuai hasil. Beberapa wilayah di Indonesia timur...

    Negara Lain Mulai Lirik Cara Susi Berantas Maling Ikan

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, selama ini gencar memberantas maling ikan di. Mulai dari menyita hingga menenggelamkan kapal maling ikan...

    Penyelundupan Pil Koplo Dalam Tahu Goreng Berhasil Digagalkan

    Metrobatam, Blitar - Petugas Lapas Kls 2B Blitar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pil koplo. Pil koplo ditemukan di dalam tahu goreng yang dikirim pembesuk. "Insting...

    Memalukan! Belasan Oknum Polisi Keroyok Siswa SMA Gara-Gara Rebutan Cewek

    Metrobatam.com, Serang - Aksi penganiayaan menimpa salah seorang siswa SMK di Kota Serang bernama AS (17). Penganiayaan diduga dilakukan oleh belasan oknum anggota Polda...

    Curi Kulit Manis di Kebun Mendagri, Arief Dihajar dan Motornya Dibakar

    Metrobatam, Merangin - Aksi pencurian yang dilakukan oleh tiga pemuda di perkebunan kulit manis milik Mendagri (39) warga Desa Nilo Dingin kecamatan Lembah Masurai,...

    Jokowi Dinilai Berhasil, PDIP Kawal Hingga Habis Masa Jabatan

    Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) mengklaim Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla berhasil merombak perekonomian Indonesia menjadi lebih kompetitif. Pasangan itu...

    Bahas Perppu Ormas Bersama DPR, Mendagri: Ini Soal Kedaulatan Negara

    Metrobatam, Jakarta - Komisi II DPR menggelar rapat lanjutan membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas. Agenda rapat kali...

    Sipol Dianggap Bermasalah, KPU: Kita Rutin Maintenance

    Metrobatam, Jakarta - Partai Idaman, PKPI dan PBB, berencana akan melaporkan KPU ke Bawaslu, terkait Sipol yang kerap mengalami masalah. Komisioner KPU Pramono Ubaid...
    BAGIKAN