PKS Beri Prabowo Batas Waktu Pilih Cawapres Sebelum 10 Agustus

Metrobatam, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih belum menentukan pilihan siapa yang akan mendampinginya dalam Pilpres 2019. Opsi yang disuguhkan koalisinya, PKS, pun belum dilirik Prabowo hingga membuat PKS memberikan batas waktu.

“Dari Gerindra, menurut saya masih wacana yang belum formal, tapi kalau dari kami PKS, kami formal. Ada 9 nama yang kami ajukan dan kita semuanya terus dalam posisi membahas. Targetnya (penentuan cawapres) sebelum 10 Agustus,” kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/5).

Hidayat mengatakan PKS tidak ingin mendikte Gerindra, pun sebaliknya. Dia hanya menegaskan bila masing-masing partai memiliki posisi serta keputusan internal masing-masing.

“Kita memahami (alasan Gerindra belum menentukan sosok cawapres untuk Prabowo) karena kita tidak bisa saling mendikte. PKS tak bisa mendikte Gerindra, Gerindra juga tak bisa mendikte PKS. Kami semuanya mempunyai sikap setara, saling menghormati, PKS juga terbuka,” ucap Hidayat.

Sebelumnya Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pilihan cawapres untuk Prabowo sudah mengerucut ke beberapa nama. Namun, Muzani enggan menyebutkan siapa.

“Nggak banyaklah (nama cawapres Prabowo). Jari kita ini kebanyakan, kira-kira. Kebanyakan, jari kita kebanyakan,” kata Muzani seraya menunjukkan lima jarinya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Dragon Boat Race Tanjungpinang 2018, Diikuti 45 Tim dari 4 Negara

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 45 tim yang berasal dari 4 negara mengikuti event Internasional Dragon Boat Race (DBR) 2018 yang kembali digelar oleh Pemerintah...

Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...
SHARE