PNS Pemprov Kepri Test Urine Secara Mendadak, ini Kata Gubernur

503

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Pelaksana Tugas Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun memenuhi janjinya untuk melakukan tes urine terhadap Pegawai Negeri Sipil secara mendadak.

Pemprov Kepri bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat melakukan tes urine setelah seluruh pegawai mengikuti upacara gabungan di Kantor Pemprov Kepri, Senin.

“Tes urine ini untuk mengantisipasi penggunaan narkoba di lingkungan Pemprov Kepri,” kata Nurdin.

Satuan kerja perangkat daerah yang mengikuti tes urine ini yakni Biro Humas dan Protokol, Badan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Sekretariat DPRD Kepri. Sementara SKPD lainnya hanya diambil beberapa sample.

“Meski demikian, sewaktu-waktu masing-masing SKPD juga ajan di tes seluruhnya,” ucapnya.

Tes urine ini, tambah Nurdin, hanya ingin mengajak pegawainya sehat jasmani dan rohani sehingga bisa bersama-sama mewujudkan visi dan misi Pemprov Kepri yakni “Terwujudnya Kepulauan Riau sebagai Bunda Tanah Melayu yang Sejahtera, Berakhlak Mulia dan Ramah Lingkungan serta Unggul Dibidang Maritim”

“Kepri ini punya banyak potensi, dan kita semua punya cita-cita. Untuk mewujudkan cita-cita dan untuk memberdayakan potensi yang ada tersebut, kita harus selalu sehat, bugar dan kuat secara jasmani dan rohani. Jauhi narkoba dan obat-obatan yang bersifat merusak,” tegas Nurdin.

Dia mengatakan narkoba memberi dampak negatif kepada para penggunanya. Kinerja para PNS yang mengonsumsi narkoba akan terganggu, karena itu mereka harus dipastikan tidak menggunakan narkoba.

Pengonsumsi narkoba tidak mungkin dapat bekerja maksimal dan disiplin. Etos kerja dan semangat kerja juga menurun akibat mengonsumsi narkoba.

“Pengaruh narkoba sudah jelas bisa merusak syaraf penggunanya. Kalau ada pegawai mengonsumsi ini tentu akan mengganggu sistem kerja di pemerintahan seperti masalah

Dia mengatakan hasil tes urine ini menjadi hak BNN. Jika ada yang terbukti positif menggunakan narkoba, maka harus ditindak secara hukum.

“Tidak peduli anak siapa dan dari mana asalnya, pokoknya harus ditindak. Ini demi kebaikan kita bersama,” katanya.

Sumber : Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN