PNS yang Kubur Honorer di Septic Tank Terancam Hukuman Seumur Hidup

854

Metrobatam, Palopo – Abdul Kadir, oknum Kepala Seksi Pemakaman Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (Disberkam) Kota Palopo, Sulawesi Selatan yang menyekap dan mencoba melakukan upaya pembunuhan terhadap tenaga honorer di kantornya terancam hukuman penjara seumur hidup.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Awaluddin menyampaikan bahwa tersangka dijerat pasal berlapis di antaranya Pasal 285 juncto Pasal 53 tentang percobaan pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara dan Pasal 340 tentang upaya pembunuhan dengan dengan ancaman penjara seumur hidup.

Awaluddin menyampaikan, pihaknya masih terus mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus ini, termasuk memeriksa beberapa saksi.

Saksi itu di antaranya istri Abdul Kadir bernama Basse Daeng Baji yang disebutkan adalah orang pertama yang menemukan korban WD saat disekap dan dikubur di lubang yang hanya berjarak beberapa centimeter dari dinding belakang rumah pelaku.

Bahkan pihak penyidik telah melakukan oleh tempat kejadian perkara beberapa saat setelah menerima laporan dan Kamis kemarin.

“Kami sudah lakukan olah TKP, hari ini kami kembali mengecek TKP, kami ingin memastikan seperti apa dan bagaimana kejadiannya di TKP, kami juga mencari beberapa barang bukti lain yang bisa dijadikan petunjuk, tadi kami didampingi istri pelaku,” ujar Awal.

Terpisah Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, menyampaikan rasa prihatin terhadap korban bahkan dirinya berencana akan menjenguk korban WD. Dia pun memberikan ketegasan akan melakukan pemecatan jika pelaku terbukti secara hukum.

Sementara keluarga korban Nasrum Daeng Naba menyampaikan terima kasih atas respons Wali Kota Palopo. Dirinya mendesak agar pemerintah mengambul keputusan tegas atas pelaku.

“Mewakili keluarga kami berterima kasih atas perhatian Pak Wali, kamipun sekaligus mendesak agar pelaku ini dipecat dengan tidak hormat sebagai PNS,” ujar Daeng Naba.

Bahkan dia mengancam jika Wali Kota Palopo termasuk penegak hukum, Polres Palopo tidak serius menangani kejadian yang menimpa kemenakannya ini, dirinya akan menurunkan massa untuk menggelar aksi demo.

“Dalam hukum adat kami nyawa dibalas dengan nyawa, pelakunya harus dihukum berat dirinya selaku PNS termasuk dihukum atas tindak pidana yang seberat-beratnya,” timpal Daeng Naba.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
BAGIKAN