Polair Baharkam Polri Tangkap 3 Kapal Ikan Asing di Perairan Natuna

307

Metrobatam.com, Jakarta – Direktorat Polair Baharkam Polri menangkap tiga kapal ikan asing di perairan Natuna, Kepulauan Riau. 29 WNA dari Thailand dan Vietnam diamankan dari tiga kapal itu.

“Mengamankan 3 kapal asing yakni 1 kapal pengangkut BBM eks kapal Thailand dan 2 kapal ikan asing berbendera Vietnam di perairan ZEEI Natuna,” kata Direktur Polair Baharkam Polri Brigjen Pol M Chairul Noor Alamsyah dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Minggu (28/8/2016).

Chairul mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari nelayan lokal tentang adanya empat kapal asing yang menangkap ikan di perairan Natuna, Rabu (24/8/2016). Satu kapal berhasil kabur dengan cara memutus jaring dan mematikan lampu penerangan kapal.

“Ditambah situasi di TKP pada saat itu cuaca buruk dan tersebar jaring dimana-mana sehingga dapat membahayakan alutista kapal,” ujarnya.

Kapal pertama yang diamankan bernama C.FOUR eks kapal ikan Thailand yang bermuatan sekitar 70 ton BBM ilegal dan tidak dilengkapi dokumen yang sah. Kapal Thailand itu menyuplai BBM ke kapal pencari ikan lainnya.

Seorang nahkoda bernama Mufan Phaopong dan 7 ABK WN Thailand berhasil diamankan. Mereka diduga melanggar pasal 23 ayat 2 Jo pasal 53 huruf b, c, dan d UU no 21 tahun 2001 tentang Migas.

Kapal kedua yang diamankan merupakan kapal ikan asing berbendera Vietnam bernama Kapal KNF 7444. Seorang Nahkoda bernama Nguyen Thaih Ha serta 16 ABK WN Vietnam diamankan. Barang bukti berupa cumi kering sekitar 100 kg, ikan kering lebih dari 2 ton dan satu unit jaring trowl turut diamankan.

Sedangkan kapal ketiga ditangkap adalah kapal KNF 7445 yang juga berbendera Vietnam. Seorang nahkoda bernama Giang dan 3 ABK WN Vietnam serta barang bukti berupa cumi kering sekitar 100 kg diamankan.

Chairul mengatakan, dua kapal Vietnam itu juga tidak dilengkapi dokumen yang sah. Setelah ditangkap, dua kapal Vietnam dan satu kapal Thailand tersebut dikawal menuju Pelabuhan Batu Ampar, Batam untuk proses lebih lanjut. Dua kapal Vietnam dijerat pasal 27 ayat 2 Jo pasal 93 ayat 2 UU RI no 45 tahun 2009 tentang Perubahan atas UU RI no 31 tahun 2004 tentang perikanan.

Chairul menegaskan, Polri tidak mentolerir pelaku illegal fishing. Setiap pelanggar akan ditindak tegas. Hal itu sebagai wujud komitmen Polri dalam menjaga keberlangsungan sumber daya ikan nasional Indonesia.

“Disamping itu, pemberantasan illegal fishing dan destructive fishing adalah salah satu program prioritas Kapolri,” tutupnya.

Mb/Detik

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BMKG : Gempa Jabar akibat tumbukan Lempeng Indo Australia-Eurasia

Metrobatam.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan gempa bumi dengan magnitudo 7,3 pada Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB disebabkan aktivitas zona subduksi...

Bupati Bintan Serahkan Bantuan Kapal dan Asuransi Nelayan

Metrobatam.com, Batam - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara menyerahkan bantuan...

Dukun Pengganda Uang Kubur 2 Korbannya, 1 Dikubur Dalam Keadaan Masih Hidup

Metrobatam, Batang - Seorang pria di Batang, Jawa Tengah yang mengaku bisa menggandakan uang mengubur dua korbannya. Salah seorang korban terungkap dikubur dalam keadaan...

Dubes Saudi Harapkan Moratorium Pengiriman TKI Dicabut

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengharapkan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlaku sejak...

Biadab, Pembunuh Sadis Ini Masih Perkosa Korbannya yang Sudah Mati

Metrobatam, Serang - Empat pelaku pembunuhan sadis di Serang ditangkap polisi. Jejak mereka terungkap usai jenazah korban, S, ditemukan warga di Sungai Cibongor, Cikeusal...

Soal Kumpul Kebo Tak Bisa Dipidana, Ketua MK: Despiritualisasi Hukum

Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan KUHP harus disesuaikan dengan semangat kebangsaan Indonesia. KUHP yang diimpor dari Belanda dinilai sangat...

Dedi Mulyadi: Golkar Terbuka Evaluasi Dukungan Pilkada Jabar

Metrobatam, Jakarta - Golkar tidak menutup kemungkinan menarik dukungannya terhadap Ridwan Kamil pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018. Hal itu disampaikan...

Bawa Ribuan Butir Ekstasi dan Sabu, Oknum TNI Ditangkap Polisi

Metrobatam, Jambi - Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga membawa ribuan butir pil ekstasi dan sabu-sabu. Informasi...

Konflik Belum Usai, PKS Ajukan Kasasi Pemecatan Fahri Hamzah

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap tenang menyikapi keputusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding mereka terkait pemecatan terhadap Fahri Hamzah. Partai...

Partai Tommy Soeharto Tak Lolos Administrasi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum tidak meloloskan Partai Berkarya dan Partai Garuda dalam tahapan penelitian administrasi perbaikan partai politik calon peserta pemilu tahun...

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...
BAGIKAN