Metrobatam.com, Batam – Pada hari Kamis 6 Desember 2018, sekira pukul 10.30 WIb bertempat di Pendopo Polda Kepulauan Riau (Kepri) telah dilaksanakan Konferensi Pers Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara Ilegal.

Menurut keterangan pers Polda Kepulauan Riau  (kepri), Sesuai Laporan polis: LP- A / 162 / XII / 2018 / SPKT- Polda Kepri, tanggal 3 Desember 2018 Modus para Pelaku menempatkan 29 orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal termasuk 1 orang anak di bawah umur di Kota Batam dan akan diberangkatkan untuk Bekerja di Malaysia tanpa persyaratan yang  lengkap melalui pelabuhan yang tidak Resmi.

Kronologisnya. Pada hari Senin tanggal 04 Desember 2018 sekira pukul 18.00 wib, anggota Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan terhadap informasi tentang adanya pemberangkatan calon PMI Ilegal yang akan dilakukan di sekitar Pantai  Batu Besar, Nongsa, Kota Batam.

Selanjutnya anggota Subdit IV  yang dipimpin oleh Kasubdit IV.Sekitar pukul 20.00 WIB menemukan adanya 2 (dua) unit kendaraan roda 4 (empat) yang bermuatan calon PMI Ilegal yang akan diberangkatkan untuk bekerja di negara Malaysia melalui jalur laut tepatnya di pantai Batu Besar, Nongsa, Kota Batam sebanyak 29 (dua  puluh sembilan) orang serta berhasil mengamankan 4 (empat) orang pelaku yang diduga sebagai pengurus calon PMI Ilegal.

Para Pelaku berjumlah 4 (empat) orang dengan inisial Z bin R alias l merupakan sebagai penanggung jawab). Rm alias I merupakan pemilik kapal untuk mengangkut PMI ilegal), M bin D merupakan penampung dan pengantar PMI ilegal dan  J orang yang mengarahkan PMI ilegal saat menaiki kapal.

Para saksi-saksi / korban  Berjumlah 29 orang, ada berbagai daerah asal.  Daerah Flores 15 orang,  Daerah Lombok 6 orang,  Daerah Makasar 4 orang,  Daerah Aceh 1 orang,  Daerah Bengkulu 1 orang,  Daerah Medan 1 orang,  dan Daerah Sumba 1 orang.

Dengan  Barang bukti  yang disita  sebagai  bukti  tindak pidana  perlakuan kejahatan: 1 (satu) buku Kwitansi warna cokelat tentang pembelian minyak kapal.  Uang tunai senilai Rp 10.200.000 (Sepuluh Juta Dua Ratus Ribu Rupiah), 4 (empat) Unit Handphone, 1 (satu) unit Mobil Toyoya Avanza warna putih BP 18XX  FO,   1 (satu) unit Mobil Mitsubishi Pajero warna hitam silver BP 19XX  ZN, 5 (lima) buku Paspor yang sudah tidak berlaku.

Begitu  juga 1 (satu) unit kapal Pancung warna biru merah dengan 2 (dua) mesin gantung merek Yamaha 200 PK dan 115 PK, beserta kunci sebagai alat transportasi yang di pakai  para pelaku.

Maka terhadap perbuatan dengan  para pelaku dikenakan  sesuai    pasal 2, pasal 4,  pasal 6 dan pasal 10 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 21 tahun 2007 ;  tentang pemberantasan  tindak pidana perdagangan orang dan pasal 81 JO pasal 83,  Undang-Undang Republik Indonesia nomor 18 tahun 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Dengan ancaman hukuman paling lama 15 (lima belas) tahun  penjara.

(Andy/Thony)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna Ranperda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua

Metrobatam.com, Batam - Harmidi Umar Husen, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Batam yang juga sebagai Pengusul Ranperda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua. Ia...

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 205,2 Gram Sabu

Metrobatam.com, Batam - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri memusnahkan barang bukti jenis sabu seberat 205,2 gram. Pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin Kasubdit II Dit...

Sekda Kota Batam Jefridin : Gunakan Medsos untuk Promosikan Batam

Metrobatam.com, Batam - Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin berpesan kepada pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam untuk bijak gunakan media sosial. Ia berharap sarana...

KPK Rekomendasikan Percepatan Perubahan Status Kota Batam

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan rekomendasi untuk mempercepat perubahan status free trade zone (FTZ) Kota Batam. Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad...

PBNU Sebut Kelompok Penggempur NU Sudah Merambah Musala

Metrobatam, Jakarta - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud menduga kelompok yang kerap memojokkan dan menggempur NU dari segi ibadah serta keyakinan...

Diterjang Banjir Bandang, Akses 4 Desa di Merangin Jambi Putus

Metrobatam, Merangin - Banjir Bandang kembali melanda Kabupaten Merangin, Jambi. Kali ini banjir bandang menerjang Kecamatan Jangkat, pada Senin 18 Maret 2019 malam. Akibat banjir...

DPRD Batam Setuju Revisi Perda Kenaikan PPJU

Metrobatam.com, Batam - Kenaikan tarif Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah dinilai harus segera...

Polisi Tangkap Pembajak yang Bawa Mobil Tangki Pertamina ke Istana!

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menangkap pelaku pembajakan mobil tangki Pertamina yang dibawa dari Ancol ke depan Istana, Jakarta Pusat. Rencananya, polisi merilis kasus...

Perangkat Desa Akan Beri Jokowi Gelar Bapak Pembangunan Desa

Metrobatam, Jakarta - Badan Koordinasi Nasional Pembangunan, Pemerintahan, Pemberdayaan dan Kemasyarakatan Desa (Bakornas P3KD) bakal memberikan penghargaan berupa gelar 'Bapak Pembangunan Desa' kepada Presiden...

Sri Mulyani: Masa Kita Pakai UU Zaman Hindia Belanda?

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bergerak cepat dalam memperbaharui aturan tentang lelang lewat rancangan undang-undang...

BPN Sindir ‘Romahurmuziy Dijebak Jabatan Politik’, KPK: Itu Debatable

Metrobatam, Jakarta - KPK menanggapi penyataan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno yang menyebut eks Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) dijebak jabatan politik dalam kasus...

Nagita Slavina Tertawa saat Raffi Ahmad Ajak Salat, Lho Kok?

Metrobatam, Jakarta - Raffi Ahmad kini mengikuti jejak Irwansyah hingga Teuku Wisnu untuk hijrah. Beberapa waktu lalu, Raffi, menggelar kajian dengan mengundang teman-temannya tersebut...