Polda Kepri Lacak Tempat Aborsi “Kekasih Gelap” Anggota DPRD Natuna

Metrobatam.com, Batam – Polda Kepri menelusuri kasus seorang perempuan di bawah umur yang diduga menggugurkan kandungan hasil  hubungan gelap dengan seorang anggota DPRD Natuna bernisial AH.

“Peristiwa aborsinya di Batam. Kami akan selidiki dan telusuri. Kami akan selidiki apakan aborsi dilakukan di rumah sakit itu, atau dokternya datang ke hotel untuk melakukan aborsi,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Adi Karya Tobing di Batam, Sabtu.

Anggota Polda Kepri sudah mengumpulkan rekaman CCTV kedatangan gadis 16 tahun tersebut ke Batam mulai dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam, hotel berbintang di Nagoya tempat korban menginap dan melakukan hubungan badan dengan oknum anggota DPRD Natuna hingga saat datang ke rumah sakit swasta untuk mengguggurkan kandungannya yang diperkirakan berusia dua bulan.

Polda Kepri, kata dia, memang mengambil alih kasus tersebut dari Polres Natuna mengingat pelaku asusila merupakan oknum anggota DPRD.

“Pelakunya kan oknum anggota dewan, jadi kami yang ambil alih,” kata dia.

Kapolres Natuna AKBP Amazona Pelamonia sebelumnya mengatakan, awal mula diketahui kasus tersebut saat orang tua korban melaporkan anaknya tidak pulang ke rumah dalam dua hari. Diduga anak tersebut tidak pulang karena dibawa oleh AH ke Batam.

Berdasarkan laporan tersebut, polres kemudian melakukan penyidikan, dan diketahui korban sempat dibawa pelaku ke Pulau Batam dengan menggunakan pesawat terbang.

Kapolres sebelumnya mengatakan, masih menunggu keluar surat izin pemeriksaan dari Gubenur Provinsi Kepri terhadap AH.

Ia mengatakan, sejauh ini pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap korban, dan pengakuan korban memang telah menjurus kepada pelaku. Namun pihaknya belum dapat melakukan pemeriksaan kepada tersangka.

Dalam melakukan pemeriksaan, Polres Natuna juga bekerjasama dengan Polda Kepri khususnya untuk pemeriksaan selama pelaku di Batam, dan untuk pengurusan surat izin pemeriksaan kepada Gubernur Provinsi Kepri.

“Saat ini polres masih terus melakukan pendalaman kasusnya, termasuk kemungkinan adanya korban lain dari pelaku. Kalau memang terbukti bersalah, kami akan jerat dia dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun atau denda Rp1 miliar,” kata Amazona.

Sumber Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Musim Mudik Lebaran 2018, Tiga Maskapai Tambah Jadwal Keberangkatan di Bandara Hang Nadim Batam

Metrobatam.com, Batam - Tiga maskapai penerbangan menambah jadwal keberangkatan dari Bandara Hang Nadim Batam untuk musim mudik lebaran 2018. Penambahan jadwal diberlakukan untuk rute...

Pemerintah Targetkan DPR Sahkan Revisi UU Terorisme Jumat

Metrobatam, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyatakan pemerintah berharap revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Penanggulangan Terorisme disahkan...

Marak Aksi Terorisme, Menhan: Yang Menolak Pancasila Silakan Pergi dari Indonesia

Metrobatam, Depok - Menteri Pertahanan Jenderal (Purnawirawan) TNI, Ryamizard Ryacudu menegaskan akan pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia yang tidak dapat digantikan oleh siapa...

Polri Keluhkan Berlarut-larutnya Pengesahan RUU Antiterorisme

Metrobatam, Jakarta - Polri mengeluhkan berlarut-larutnya pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme di DPR RI. Pasalnya, Indonesia akan menghadapi banyak agenda...

Tekan Narkotika di Penjara, BNN Jerat Kepala Lapas Nakal

Metrobatam, Jakarta - Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko mengatakan pihaknya saat ini terus mengejar kasus narkotika yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakat (lapas)....

Rekor! 58 Orang Naik Satu Sepeda Motor

Bengaluru - Sepeda motor sejatinya dibuat hanya untuk menampung dua orang, satu pengendara dan satu penumpangnya. Tapi, baru-baru ini ada sebuah rekor yang terpecahkan,...

BNPT Minta Turki Koordinasi Saat Pulangkan WNI Terkait ISIS

Metrobatam, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius menyatakan dirinya langsung berangkat ke Suriah dan Turki guna membahas pemulangan Warga Negara...

Gunung Merapi Kembali Erupsi Pagi Ini

Metrobatam, Jakarta - Gunung merapi di Yogyakarta pagi ini kembali erupsi. Gunung api aktif yang berada di Yogyakarta tersebut terpantau mengeluarkan semburan letusan dengan...

74 Terduga Teroris Ditangkap, Radikalisme Diyakini Makin Sulit Bergerak

Metrobatam, Mamuju - Gencarnya operasi penindakan oleh Densus 88 Antiteror Polri diyakini telah kian mempersempit ruang gerak teroris. Tercatat, hanya dalam waktu 7 hari...

Gara-gara Meme Amien Rais-Habib Rizieq, Anggota DPRD Hitler Dikeroyok Massa

Metrobatam, Karawang - Sekelompok orang mengeroyok Hitler Nababan di ruangan Muspida Gedung Paripurna DPRD Karawang Selasa (22/5) sore. Anggota DPRD Karawang dari fraksi Partai...

2 Polisi Luka-luka Diserang Pria Berparang, Pelaku Residivis Narkoba

Metrobatam, Jambi - Dua anggota Polsek Maro Sebo, Jambi, yang diserang pria berparang, mengalami luka di kepala dan punggung. Keduanya mendapat penanganan medis di...

Bintan Kembali Adakan Festival Lampu Cangkok

Metrobatam.com, Batam - Tahun ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan, dipastikan akan kembali mengelar Festival Lampu Cangkok dengan total hadiah sebesar 37 Juta Rupiah. Hal...
BAGIKAN