Polda Kepri Lacak Tempat Aborsi “Kekasih Gelap” Anggota DPRD Natuna

1251

Metrobatam.com, Batam – Polda Kepri menelusuri kasus seorang perempuan di bawah umur yang diduga menggugurkan kandungan hasil  hubungan gelap dengan seorang anggota DPRD Natuna bernisial AH.

“Peristiwa aborsinya di Batam. Kami akan selidiki dan telusuri. Kami akan selidiki apakan aborsi dilakukan di rumah sakit itu, atau dokternya datang ke hotel untuk melakukan aborsi,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Adi Karya Tobing di Batam, Sabtu.

Anggota Polda Kepri sudah mengumpulkan rekaman CCTV kedatangan gadis 16 tahun tersebut ke Batam mulai dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam, hotel berbintang di Nagoya tempat korban menginap dan melakukan hubungan badan dengan oknum anggota DPRD Natuna hingga saat datang ke rumah sakit swasta untuk mengguggurkan kandungannya yang diperkirakan berusia dua bulan.

Polda Kepri, kata dia, memang mengambil alih kasus tersebut dari Polres Natuna mengingat pelaku asusila merupakan oknum anggota DPRD.

“Pelakunya kan oknum anggota dewan, jadi kami yang ambil alih,” kata dia.

Kapolres Natuna AKBP Amazona Pelamonia sebelumnya mengatakan, awal mula diketahui kasus tersebut saat orang tua korban melaporkan anaknya tidak pulang ke rumah dalam dua hari. Diduga anak tersebut tidak pulang karena dibawa oleh AH ke Batam.

Berdasarkan laporan tersebut, polres kemudian melakukan penyidikan, dan diketahui korban sempat dibawa pelaku ke Pulau Batam dengan menggunakan pesawat terbang.

Kapolres sebelumnya mengatakan, masih menunggu keluar surat izin pemeriksaan dari Gubenur Provinsi Kepri terhadap AH.

Ia mengatakan, sejauh ini pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap korban, dan pengakuan korban memang telah menjurus kepada pelaku. Namun pihaknya belum dapat melakukan pemeriksaan kepada tersangka.

Dalam melakukan pemeriksaan, Polres Natuna juga bekerjasama dengan Polda Kepri khususnya untuk pemeriksaan selama pelaku di Batam, dan untuk pengurusan surat izin pemeriksaan kepada Gubernur Provinsi Kepri.

“Saat ini polres masih terus melakukan pendalaman kasusnya, termasuk kemungkinan adanya korban lain dari pelaku. Kalau memang terbukti bersalah, kami akan jerat dia dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun atau denda Rp1 miliar,” kata Amazona.

Sumber Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....

Setnov Bela Fahri Hamzah soal Tudingan Nazaruddin

Metrobatam, Jakarta - Terdakwa korupsi proyek e-KTP Setya Novanto membela Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang dituding mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin...
BAGIKAN