Polda Kepri Tunggu Izin Periksa Anggota DPRD Natuna

545

Metrobatam.com, Batam – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau masih menunggu izin dari gubernur untuk memeriksa oknum anggota DPRD Natuna berinisial AH, terduga pelaku asusila terhadap siswi SMA hingga hamil dan menggugurkan kandungan.

“Izin tertulis gubernur belum turun. Jadi kami belum bisa memanggil (oknum anggota DPRD Natuna/AH) untuk diperiksa,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Adi Karya Tobing di Batam, Sabtu.

Ia mengatakan, sudah mengumpulkan bukti-bukti aborsi perempuan bawah umur dalam kasus itu.

“Tinggal menunggu izin saja. Kalau itu keluar kami akan langsung memeriksa oknum tersebut. Sehingga kasusnya jelas,” kata dia.

Sebelumnya, AH diduga menjalin hubungan layaknya suami istri dengan seorang perempuan yang masih berstatus pelajar SMA. Akibatnya, perempuan tersebut hamil hingga akhirnya menggugurkan janin di sebuah rumah sakit swasta Batam.

“Karena menyangkut anggota DPRD, maka kasus ini kami ambil alih dari Polres Natuna. Kami berharap izin segera keluar agar kasus ini cepat terungkap,” kata Adi.

Kapolres Natuna AKBP Amazona Pelamonia sebelumnya mengatakan dalam melakukan pemeriksaan, Polres Natuna juga bekerja sama dengan Polda Kepri khususnya untuk pemeriksaan selama pelaku di Batam, dan guna pengurusan surat izin pemeriksaan kepada Gubenur Provinsi Kepri.

“Petugas dari Polda yang akan mengusut keberadaan dia di Batam, apa saja aktivitasnya selama di sana. Kita yang mengusut di sini, nanti akan kami sinkronkan semua,” kata dia.

Kapolres mengatakan, awal mula diketahuinya kasus tersebut saat orang tua korban melaporkan anaknya tidak pulang ke rumah dalam dua hari.

Berdasarkan laporan tersebut, Polres kemudian melakukan penyidikan dan diketahui korban dibawa pelaku ke Pulau Batam dengan menggunakan pesawat terbang.

“Kami masih terus melakukan pendalaman kasus, kemungkinan adanya korban lain dari pelaku. Kalau memang terbukti bersalah kami akan jerat dia dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun atau denda Rp1 miliar,” kata Amazona.

(Sumber:Antarakepri.com)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN