Polda Kepri Ungkap Kasus Tindak Pidana Perikanan Berupa Benih Lobster/Benur

Metrobatam.com, Batam – Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga menerangkan Tentang Ungkapan kasus tindak pidana perikanan berupa Benih Lobster/Benur, Pada hari Kamis tanggal 2 Agustus 2018 lalu.

“Konferensi Pers Kapolda Kepri dalam ungkap kasus tindak pidana perikanan dilaksanakan di Pulau Abang abang, Galang pada hari Kamis tanggal 9 Agustus 2018 sekira pukul 14.00 WIB dihadiri oleh Kapolda Kepri Inspektur Jenderal Polisi Drs. Didid Widjanardi SH, Dir reskrimsus Polda Kepri, Kepala Kantor Karantina serta para pejabat utama polda kepri dan awak media,” kata  Erlangga

Polda Kepri selaku penegak hukum yang salah satu tugasnya melakukan pengawasan terhadap kelestarian alam akan terus melakukan penindakan terhadap pelaku- pelaku yang menjadikan bisnis Benih Lobster/ Benur untuk memperoleh keuntungan yang dapat merugikan negara. Adapun larangan untuk Ekspor Benih Lobster/ Benur tersebut tertuang dalam Pasal 2 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 56/ Permen-KP/2016 tentang Larangan Penangkapan dan/ atau Pengeluaran Lobster, Kepiting dan Rajungan dari Wilayah Negara Republik Indonesia. Lobster yang boleh dilakukan penangkapan dan atau pengeluaran adalah Lobster yang tidak dalam kondisi bertelur, ukuran lobster harus berukuran panjang 8 cm atau berat diatas 200 gram per-ekor.

LAPORAN POLISI : LP-A / 102/ VIII / 2018 /SPKT –Kepri, Tanggal 7 Agustus 2018.
TKP : Jl. Gajah Mada Kota Batam (depan SouthLink Golf) dan Pasar Cipta Puri Kel. Tiban Kec. Sekupang Kota Batam.
WAKTU KEJADIAN : Hari Selasa tanggal 7 Agustus 2018.
KORBAN : Negara Kesatuan Republik Indonesia.

KRONOLOGIS KEJADIAN :Pada Hari Selasa Tanggal 7 Agustus 2018, Tim dari Ditreskrimsus Polda Kepri mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya pengantaran Benih Lobster / benur (panulirus spp.) dari Surabaya ke Kota Batam melalui Bandara Hang Nadim yang akan diselundupkan ke Singapura. Pada saat terlapor mendarat, terlapor langsung membawa 6 (enam) buah koper menuju Pasar Cipta Puri di Kel. Tiban Kec. Sekupang Kota Batam menumpang 2 (dua) unit Taxi, pada saat kendaraan melintas di Jl. Gajah Mada Kota Batam, tim memberhentikan 1 (satu) unit taxi dan menemukan adanya 2 (dua) buah koper yang dibawa oleh Sdr. ZAINUL ANSORI diduga berisikan benih lobster / benur (panulirus spp.).

Dari keterangannya diketahui ada 2 (dua) orang lain yaitu Sdr. MOH. KUFRAN dan Sdr. IRFAN ROFIUDIN yang sudah berada di Pasar Cipta Puri yang merupakan lokasi penjemputan Benih Lobster, setelah diamankan dan dilakukan penghitungan oleh pihak Karantina Ikan ditemukan sebanyak ± 90.765 ekor benih lobster / benur (panulirus spp.) yang dikemas dalam kantong plastic dengan rincian 87.105 jenis pasir dan 3.660 jenis Mutiara.

BARANG BUKTI : 6 (enam) koper yang berisi 90.765 (Sembilan puluh ribu tujuh ratus enam puluh lima) ekor benih lobster dengan rincian :
Koper 1 : 15.288 ekor Benih Lobster jenis Pasir;
Koper 2 : 15.568 ekor Benih Lobster jenis Pasir;
Koper 3 : 16.632 ekor Benih Lobster jenis Pasir;
Koper 4 : 15.456 ekor Benih Lobster jenis Pasir;
Koper 5 : 11.161 ekor Benih Lobster jenis Pasir dan mutiara;
Koper 6 : 16.660 ekor Benih Lobster jenis Pasir;
6 (enam) lembar label bagasi.
6 (enam) buah koper
3 (tiga) lembar tiket Pesawat Lion Air JT 971 Tujuan Surabaya – Batam atas nama penumpang inisial Z A, M K dan I R.
Uang Tunai Rp. 1.800.000,- (satu juta delapan ratus ribu rupiah).
4 (empat) unit Telepon Genggam / HP.

IDENTITAS PELAKU : INISIAL Z A, Laki-laki, Probolinggo (jatim), 07 Desember 1995, 23 Tahun, Indonesia, Islam, wiraswasta (kurir benih lobster), probolinggo. Jatim. ( jadi kurir sebanyak 6 kali ). INISIAL M K, Laki-laki, Probolinggo (jatim), 26 Agustus 1984, 34 Tahun, Islam, Pekerjaan : (kurir benih lobster), probolinggo. Jatim. ( jadi kurir sebanyak 2 kali ).
INISIAL I R, Laki-laki, Probolinggo (jatim), 01 Januari 1999, 20 Tahun, Islam, Pekerjaan : wiraswasta (kurir benih lobster), probolinggo. Jatim. ( baru jadi kurir 1 kali ).

PASAL YANG DISANGKAKAN : Pasal 88 jo pasal 16 ayat (1) Undang-undang RI nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan jo Pasal 55 KUHP,jo pasal 3 (a) Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 01/PERMEN-KP/2015 tentang Penangkapan LOBSTER ( Panulirus spp.) KEPITING (scylla spp.) dan RAJUNGAN ( portunus pelagicus spp.)

“Setiap orang yang dengan sengaja memasukkan, mengeluarkan, mengadakan, mengedarkan dan/atau memelihara ikan, sumber daya ikan, dan/atau lingkungan sumber daya ikan ke dalam dan/atau ke luar wilayah pengelolan perikanan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam pasal 16 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah)”.

Kerugian Negara : Rp. 13.600.000.000,- ( tiga belas miliar enam ratus juta rupiah) (Nilai ekonomis Benih Lobster di Pasaran ; 90.765 ekor x @ Rp. 150.000).

(Rls/Toni)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Peneliti LIPI: Gempa Lombok 6,9 SR Berasal dari Segmen Timur

Metrobatam, Jakarta – Rentetan gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menimbulkan banyak korban jiwa. Pada Minggu 19 Agustus 2019, gempa...

Trump: Solusi Satu Negara Lahirkan PM Israel Bernama Mohammad

Metrobatam, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut menyatakan kepada Raja Yordania, Raja Abdullah bahwa solusi satu negara dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina bisa...

Nagih Utang ke Saudara, Penarik Bentor Malah Tewas Ditusuk

Metrobatam, Makassar - Seorang penarik becak motor (bentor) bernama Azis Duma alias Cama (56) di Makassar ditemukan tergeletak bersimbah darah di Jalan Sinasara Kelurahan...

Diwarnai Aksi Kejar-kejaran, Polisi Tangkap Pengedar dan Sita Sabu 5 Kg

Metrobatam, Jambi – Aksi kejar-kejaran antara petugas Ditresnarkoba Polda Jambi dengan pengedar narkoba di Simpang 35, Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, Jambi,...

Mendikbud: Indonesia Raya Lirik dan Aransemennya Tak Boleh Diubah

Metrobatam, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menilai Lagu Indonesia Raya tak boleh diubah. Menurutnya, pengubahan tak boleh dilakukan baik untuk...

Jokowi Hadiahi Joni Sepeda dan Rumah, Bonus Main ke Dufan dan TMII

Metrobatam, Jakarta - Yohanes Ande Kala alias Joni yang memanjat tiang bendera saat upacara HUT ke-73 RI di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT)...

Vaksin MR Bisa Dipakai Meski Haram, MUI: Fleksibilitas Hukum Islam

Metrobatam, Jakarta - MUI mengizinkan penggunaan vaksin imunisasi campak (measles) dan rubella (MR) dari Serum Institute of India (SII) meski mengandung babi. Izin tersebut...

Dorong Ekspor dan Perekonomian Nasional, OJK Terbitkan Paket Kebijakan

Metrobatam, Jakarta - Demi terus mendorong ekspor dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan paket kebijakan Otoritas Jasa Keuangan Agustus 2018. Ketua Dewan Komisioner...

Tolak Genjatan Senjata, Taliban Sandera 200 Penumpang Bus Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Taliban menolak tawaran gencatan senjata dari pemerintah Afghanistan dan tetap melakukan serangan. Gerilyawan Taliban menyergap tiga bus dengan hampir 200 penumpang...

Asian Games 2018: Kalahkan Hong Kong 3 – 1, Indonesia Juara Grup

Metrobatam, Jakarta - Tim nasional Indonesia U-23 memastikan lolos sebagai juara Grup A sepakbola Asian Games 2018. 'Garuda Muda' menang 3-1 atas Hong Kong...

Anggota DPRD Langkat F-NasDem Jadi Tersangka Kasus Sabu 3 Karung

Metrobatam, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menetapkan anggota Fraksi NasDem DPRD Langkat Ibrahim Hasan bersama enam orang lain sebagai tersangka kepemilikan narkotika. Mereka...

Sri Mulyani Beberkan Alasan Pemerintah Setop Impor 500 Komoditas

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah akan menghentikan impor 500 komoditas. Tujuannya untuk menjaga transaksi berjalan tak makin defisit. Sebelumnya Bank Indonesia (BI) merilis data defisit neraca...
BAGIKAN