Polisi Berondong Mobil Penerobos Razia, 1 Orang Tewas dan 5 Luka

2410

Metrobatam, Lubuklinggau – Sebuah mobil jenis Honda City dengan nomor polisi BG 1488 ON diberondong peluru bagian belakangnya oleh anggota kepolisian lantaran menerobos razia. Kejadian tersebut sempat membuat heboh warga Jalan HM Soeharto, dekat Bank Mandiri Simpang Periuk, Selasa (18/4) sekira pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan informasi di lapangan, mobil tersebut diketahui dari Desa Blitar Muka, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu hendak menuju Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas. Namun nahas, belum sampai di tujuan mobil yang ditumpangi para korban diberondong tembakan oleh aparat kepolisian yang melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut.

Akibat kejadian ini satu orang tewas dan lima orang luka meliputi, korban Surini (53) Warga Desa Blitar muka, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu meninggal dunia akibat terjangan peluru aparat kepolisian. Tidak hanya Surini, tiga anaknya yakni Dewi (35) Indra (32) Napiyanti (30) serta cucunya Genta (3) dan anak angkatnya Diki (29) juga terkena terjangan timah panas.

Belum tahu pasti kronologis kejadian tersebut, namun Surini meninggal dunia akibat dua peluru yang menembus bagian belakang tubuhnya dan saat ini masih disemayamkan di Rumah Sakit Siti Aisyah (RSSA) Lubuklinggau. Sementara anaknya Dewi, Napiyanti dan anak angkatnya Diki masih menjalani perawatan di RS Sobirin, sedangkan Indra hendak dirujuk ke Palembang.

Purwanto, kakak ipar korban menjelaskan, pihak keluarga pertama kali mendapatkan laporan bahwa mobil jenis Honda City dengan nomor polisi BG 1488 ON yang dikendarai Diki mengalami kecelakaan di wilayah kota Lubuklinggau.

“Awalnya, kami pihak keluarga mendapatkan laporan bahwa mobil mereka kecelakaan. Karena mereka (korban) ini hendak pergi ke Muara Beliti, Musi Rawas karena mau pergi ke pesta anggota keluarga,” jelas Purwanto.

Namun, saat tiba di Rumah Sakit Sobirin, dirinya melihat banyak anggota kepolisian. “Pas sampai di rumah sakit, banyak polisi,” katanya.

Ia sempat menanyakan kepada korban Diki (sopir) apa yang terjadi. “Sempat berbisik dengan Diki, kenapa, lalu dijawab bahwa tubuhnya tertembus peluru polisi karena menerobos, tapi tidak disebutkannya menerobos lampu merah atau apa,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Purwanto dan anggota keluarga lainnya belum mengetahui secara pasti kejadian yang menimpa anggota keluarganya tersebut.

“Kami belum tahu bagaimana kejadiannya, tapi polisi sempat mengatakan bahwa mereka akan tanggung jawab semuanya,” bebernya.

Sementara itu, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Agung Budi Maryoto membenarkan peristiwa tersebut. Kini, pihak dari Polda Sumsel diterjunkan ke Lubuklinggau untuk melakukan penyelidikan.

“Iya, saat kejadian mobil yang bersangkutan tidak mau berhenti saat dilakukan razia, bahkan mau menabrak tiga polisi dan warga setempat, saya turut berduka cita atas kejadian tersebut, anggota Polda Sumsel sudah menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus ini,” ujarnya.

Pelaku Ditempatkan di Sel Khusus
Anggota satuan Sabhara Polsek Lubuklinggau Timur berinisial MA, yang melakukan aksi penembakan terhadap satu keluarga di dalam mobil Honda City kini sudah berada di sel khusus di Mapolres Lubuklinggau.

Akibat aksi MA, satu orang meninggal dunia dan lima orang mengalami luka tembak, bahkan satu kini kritis dan dilarikan di rumah sakit di Palembang.

“Kini Bripol MA dari satuan Sabhara yang melakukan penembakan sudah diberikan tempat khusus atau di sel khusus, telah dilakukan pemeriksaan singkat awal, menunggu pemeriksaan lanjutan oleh tim dari Polda Sumsel yang sudah menuju Lubuklinggau. Termasuk berapa tembakan yang dilakukan oleh MA akan dikaji oleh tim yang datang,” jelas Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara.

Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin menjelaskan kronologis kejadian bermula saat anggotanya di polsek Lubuklinggau timur melakukan razia cipta kondisi di Pertigaan Jalan Fatmawati Kecamatan Lubuklinggau Timur I (Lingkar Utara).

“Pada pukul 10.00 wib, razia rutin dilakukan merupakan razia yang sudah terprogram, dan bukan asal razia, bahkan razia yang dipimpin oleh Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Muhammad Ismail sudah melakukan persetujuan sebelum diadakan razia cipta kondisi untuk tidak menggunakan senjata api. Dan itu sudah didengar oleh para anggota yang mengikuti razia tersebut,” jelasnya.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bareskrim Polri Kembali Tangkap Penyelundup Miras Ilegal Jariangan Batam

Metrobatam.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim menangkap 2 tersangka penyelundupan miras jaringan BH alias Kwkn. Kedua tersangka berinisial F dan...

Seluruh Fraksi di DPRD Kepri Sepakat Perda Pendidikan Perjuangkan Guru Honorer

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri sepakat untuk melanjutkan hak inisiatif pengelolaan pendidikan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ketua DPRD...

36 PTIS Riau-Kepri Ramaikan PIOS Ke-6 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 36 Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Riau-Kepulauan Riau mengikuti Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) Ke-6, Senin (23/10). Kegiatan yang...

AS Tolak Panglima TNI, Media Australia: Ini Bencana Diplomatik

Canberra - Media-media asing ramai memberitakan penolakan Amerika Serikat (AS) terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Media Australia menyoroti alasan misterius di balik penolakan...

Dicecar Hakim, Eks Dirut PNRI Menangis di Sidang e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang dugaan korupsi e-KTP. Isnu menangis saat dicecar hakim soal peran Andi...

Dubes AS Minta Maaf, Menlu Retno: Tak Cukup, Perlu Penjelasan

Metrobatam, Jakarta - Dubes AS untuk RI Joseph Donovan meminta maaf atas insiden penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun, bagi pemerintah...

Pilkada 2018 Diprediksi Sedot Kas Negara Sampai Rp20 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dana hibah yang disepakati akan dikucurkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di 171 daerah sudah mencapai Rp15,2 triliun. Belasan triliun dana...

Istana akan Gelar Rapat Bahas Densus Tipikor

Metrobatam, Bandung - Usulan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri menuai kritikan dari berbagai pihak. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)...

Papua Mencekam! 4 Anggota Brimob Ditembak saat Evakuasi Jenazah Rekannya

Metrobatam, Jayapura - Pasca teror penembakan di kawasan Freeport, hingga kini aksi penembakan terus terjadi. Pagi ini, empat anggota Brimob Polda Papua tertembak saat...

Soal Penolakan pada Panglima TNI, Wiranto Tunggu Penjelasan AS

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan masih menunggu klarifikasi dari pihak Amerika Serikat terkait dengan penolakan Panglima TNI...

Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Terjaring Razia Narkoba di Diskotek

Metrobatam, Medan - Petugas Gabungan Polisi dan Badan Narkotika Nasional, yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan, berhasil menjaring sebanyak 80 orang...

PBNU: Yang Menolak Pancasila, Silakan Hidup di Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tak bisa diganggu...
BAGIKAN