Polisi Berondong Mobil Penerobos Razia, 1 Orang Tewas dan 5 Luka

2436

Metrobatam, Lubuklinggau – Sebuah mobil jenis Honda City dengan nomor polisi BG 1488 ON diberondong peluru bagian belakangnya oleh anggota kepolisian lantaran menerobos razia. Kejadian tersebut sempat membuat heboh warga Jalan HM Soeharto, dekat Bank Mandiri Simpang Periuk, Selasa (18/4) sekira pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan informasi di lapangan, mobil tersebut diketahui dari Desa Blitar Muka, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu hendak menuju Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas. Namun nahas, belum sampai di tujuan mobil yang ditumpangi para korban diberondong tembakan oleh aparat kepolisian yang melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut.

Akibat kejadian ini satu orang tewas dan lima orang luka meliputi, korban Surini (53) Warga Desa Blitar muka, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu meninggal dunia akibat terjangan peluru aparat kepolisian. Tidak hanya Surini, tiga anaknya yakni Dewi (35) Indra (32) Napiyanti (30) serta cucunya Genta (3) dan anak angkatnya Diki (29) juga terkena terjangan timah panas.

Belum tahu pasti kronologis kejadian tersebut, namun Surini meninggal dunia akibat dua peluru yang menembus bagian belakang tubuhnya dan saat ini masih disemayamkan di Rumah Sakit Siti Aisyah (RSSA) Lubuklinggau. Sementara anaknya Dewi, Napiyanti dan anak angkatnya Diki masih menjalani perawatan di RS Sobirin, sedangkan Indra hendak dirujuk ke Palembang.

Purwanto, kakak ipar korban menjelaskan, pihak keluarga pertama kali mendapatkan laporan bahwa mobil jenis Honda City dengan nomor polisi BG 1488 ON yang dikendarai Diki mengalami kecelakaan di wilayah kota Lubuklinggau.

“Awalnya, kami pihak keluarga mendapatkan laporan bahwa mobil mereka kecelakaan. Karena mereka (korban) ini hendak pergi ke Muara Beliti, Musi Rawas karena mau pergi ke pesta anggota keluarga,” jelas Purwanto.

Namun, saat tiba di Rumah Sakit Sobirin, dirinya melihat banyak anggota kepolisian. “Pas sampai di rumah sakit, banyak polisi,” katanya.

Ia sempat menanyakan kepada korban Diki (sopir) apa yang terjadi. “Sempat berbisik dengan Diki, kenapa, lalu dijawab bahwa tubuhnya tertembus peluru polisi karena menerobos, tapi tidak disebutkannya menerobos lampu merah atau apa,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Purwanto dan anggota keluarga lainnya belum mengetahui secara pasti kejadian yang menimpa anggota keluarganya tersebut.

“Kami belum tahu bagaimana kejadiannya, tapi polisi sempat mengatakan bahwa mereka akan tanggung jawab semuanya,” bebernya.

Sementara itu, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Agung Budi Maryoto membenarkan peristiwa tersebut. Kini, pihak dari Polda Sumsel diterjunkan ke Lubuklinggau untuk melakukan penyelidikan.

“Iya, saat kejadian mobil yang bersangkutan tidak mau berhenti saat dilakukan razia, bahkan mau menabrak tiga polisi dan warga setempat, saya turut berduka cita atas kejadian tersebut, anggota Polda Sumsel sudah menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus ini,” ujarnya.

Pelaku Ditempatkan di Sel Khusus
Anggota satuan Sabhara Polsek Lubuklinggau Timur berinisial MA, yang melakukan aksi penembakan terhadap satu keluarga di dalam mobil Honda City kini sudah berada di sel khusus di Mapolres Lubuklinggau.

Akibat aksi MA, satu orang meninggal dunia dan lima orang mengalami luka tembak, bahkan satu kini kritis dan dilarikan di rumah sakit di Palembang.

“Kini Bripol MA dari satuan Sabhara yang melakukan penembakan sudah diberikan tempat khusus atau di sel khusus, telah dilakukan pemeriksaan singkat awal, menunggu pemeriksaan lanjutan oleh tim dari Polda Sumsel yang sudah menuju Lubuklinggau. Termasuk berapa tembakan yang dilakukan oleh MA akan dikaji oleh tim yang datang,” jelas Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara.

Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin menjelaskan kronologis kejadian bermula saat anggotanya di polsek Lubuklinggau timur melakukan razia cipta kondisi di Pertigaan Jalan Fatmawati Kecamatan Lubuklinggau Timur I (Lingkar Utara).

“Pada pukul 10.00 wib, razia rutin dilakukan merupakan razia yang sudah terprogram, dan bukan asal razia, bahkan razia yang dipimpin oleh Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Muhammad Ismail sudah melakukan persetujuan sebelum diadakan razia cipta kondisi untuk tidak menggunakan senjata api. Dan itu sudah didengar oleh para anggota yang mengikuti razia tersebut,” jelasnya.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...
BAGIKAN