Polisi Bongkar Kasus 22 Ton Minyak Goreng Kadaluarsa yang Akan Dioplos

Metrobatam, Pangkalpinang – Jajaran Polda Bangka Belitung berhasil mengamankan sebanyak 22 ton minyak goreng kadarluarsa yang dioplos untuk kembali dijual.

Peredaran minyak goreng kemasan yang sudah kadarluarsa tersebut digagalkan usai digrebek petugas di tempat penyimpanan di sebuah gudang milik PT Nusantara Jaya Sejahtera Makmur di Jln. Selindung Lama, Kota Pangkalpinang.

Digudang tersebut pelaku melakukan proses oplosan kemasan minyak goreng kadarluarsa. Pelaku melancarkan aksinya dengan cara membuka kemasan minyak goreng lalu dituang ke dalam dirigen berukuran 5 meter yang kemudian dijual kembali kepada masyarakat.

Dari pengungkapan kasus ini polisi berhasil mengamankan satu orang tersangka yakni HS (45) selaku General Manager perusahaan tersebut.

“Minyak goreng kadaluarsa yang kita sita ada 22 ton dari berbagai merek. Modusnya minyak goreng kemasan dibuka lalu disaring, dituang ke dalam dirigen 5 berukuran meter kemudian dijual kembali,” ujar Brigjen Pol. Anton Wahono kepada wartawan di Selindung Lama, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (13/8).

Dia menjelaskan, bahwa menurut laporan balai BPOM minyak goreng kadarluarsa oplosan ini sangat berbahaya bagi konsumen, sebab bisa menyebabkan munculnya penyakit kanker.

“Ada berbagai merek minyak goreng seperti Hemart dan lainnya itu dicampur kemudian dituang ke dalam dirigen. Tentunya sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh masyarakat, dapat menyebabkan kanker,” terang Anton.

Lanjut dia, terungkapnya kasus ini berdasarkan laporan masyarakat ke balai BPOM lalu pihak BPOM melapor ke Krimsus Polda Babel, kemudian dibentuklah Satgas Pangan untuk kemudian melakukan penindakan.

“Setelah mendapat laporan, kita bentuk tim Satgas Pangan lalu kita ambil tindakan untuk mengamankan barang bukti seperti minyak goreng kadarluarsa yang dioplos,” tutur Anton.

Sementara Kepala BPOM Pangkalpinang, Rossy Hertati mengatakan, dari balai BPOM sendiri asal melakukan pengawasan rutin hingga ke sarana distribusi pangan guna melakukan pemilahan barang-barang yang sudah kadarluarsa.

“Kita lakukan tindakan pengawasan terhadap barang pangan mana yang sudah kadarluarsa, sampai ke sarana distribusi kita pantau dipilah mana barang kadarluarsa yang tidak boleh beredar dan dikonsumsi masyarakat,” imbuhnya.

Maka dari itu, para distributor minyak goreng diimbau segera melapor ke BPOM jika mengetahui praktek yang membahayakan kesehatan masyarakat. Pasalnya, ini sangat berbahaya minyak kadarluarsa dioplos lalu dijual tanpa merek dalam dirigen.

Meskipun demikian, pelaku juga mengaku mendapatkan minyak goreng kemasan tersebut dari perusahaan lain secara resmi. Kemudian melakukan aksinya menjual dalam bentuk dirigen selama satu bulan ini.

“Minyak dari perusahaan lain secara resmi didapatkan,” ucap HS (45) pelaku pengoplosan minyak goreng. Akibat perbuatannya kini pelaku dikenakan pidana pasal 139 dan 142 UU No 18 tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda sebesar 10 miliar. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Fakta di Balik Pulangnya 51% Saham Freeport ke Pemerintah RI

Metrobatam, Jakarta - Porsi saham pemerintah di PT Freeport Indonesia (PTFI) awalnya masih 9,36% lalu menjadi 51% usai ditandatanganinya Head of Agreement (HoA) antara...

WHO Tetapkan Kecanduan Seks Sebagai Gangguan Kesehatan Mental

Metrobatam, Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) baru saja menetapkan perilaku seksual kompulsif alias kecanduan seks sebagai gangguan kesehatan mental. Kecanduan...

Pulau Jawa Terpilih Sebagai Pulau Terbaik Sedunia

Metrobatam, Jakarta - Tiga pulau di Indonesia menduduki peringkat bergengsi dalam daftar 'Top 10 Islands in Asia 2018' versi situs wisata Travel and Leisure,...

Sepakat Lepas 51 persen Saham, Ini Pernyataan Bos Besar Freeport

Metrobatam, Jakarta - Freeport McMoRan telah sepakat untuk melepas 51% saham PT Freeport Indonesia kepada pemerintah Indonesia melalui PT Inalum (Persero). Kesepakatan melalui penandatanganan...

Tekuk Inggris, Belgia Rebut Peringkat Tiga Piala Dunia 2018

Saint-Petersburg - Belgia sukses merebut peringkat tiga di Piala Dunia 2018. Menghadapi Inggris di laga perebutan, The Rode Duivels menang 2-0. Bertanding di Saint-Petersburg Stadium,...

Tank Medium Buatan Pindad Kebal Kena Ledakan TNT

Metrobatam, Bandung - Satu unit medium tank buatan PT Pindad kebal diledakkan. Tank masih utuh meski diledakkan menggunakan bahan ledak TNT. Proses peledakan dilakukan PT...

Buntut Transfer Ronaldo, Buruh Pabrik FIAT Akan Mogok Kerja

Turin - Keputusan Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid diprotes buruh FIAT. Pekerja pabrik mobil itu akan melakukan mogok kerja. Juventus baru saja mendatangkan...

Mardani Akui “Tunggangi” Aksi 212 untuk Menangkan Anies-Sandi

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera membeberkan salah satu strategi memenangkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilgub...

RI Caplok 51% Saham Freeport, Ini Cadangan Emas dan Tembaganya

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan PT Inalum (Persero) sudah sepakat dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk meningkatkan kepemilikan saham hingga 51%....

PAN Tak Mau Berspekulasi Prabowo Batal Nyapres

Metrobatam, Jakarta - PAN tidak mau berspekulasi soal jadi-tidaknya Prabowo Subianto diusung Partai Gerindra sebagai calon presiden (capres). PAN akan tetap menjalin komunikasi dengan...

Penyebar Hoaks Penganiayaan Ustaz Divonis 4 Bulan Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan vonis empat bulan penjara 25 hari kepada Ahyad Saepuloh (28) dalam kasus memuat konten...

Viral, Pemuda di NTB Nikahi Mayat Kekasihnya yang Tewas Akibat Kecelakaan

Metrobatam, Dompu - Warga Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) digegerkan oleh seorang pemuda yang menikahi mayat kekasihnya. Ya, Sukardin hanya bisa pasrah dengan takdir...
BAGIKAN