Polisi Bongkar Kasus 22 Ton Minyak Goreng Kadaluarsa yang Akan Dioplos

2009

Metrobatam, Pangkalpinang – Jajaran Polda Bangka Belitung berhasil mengamankan sebanyak 22 ton minyak goreng kadarluarsa yang dioplos untuk kembali dijual.

Peredaran minyak goreng kemasan yang sudah kadarluarsa tersebut digagalkan usai digrebek petugas di tempat penyimpanan di sebuah gudang milik PT Nusantara Jaya Sejahtera Makmur di Jln. Selindung Lama, Kota Pangkalpinang.

Digudang tersebut pelaku melakukan proses oplosan kemasan minyak goreng kadarluarsa. Pelaku melancarkan aksinya dengan cara membuka kemasan minyak goreng lalu dituang ke dalam dirigen berukuran 5 meter yang kemudian dijual kembali kepada masyarakat.

Dari pengungkapan kasus ini polisi berhasil mengamankan satu orang tersangka yakni HS (45) selaku General Manager perusahaan tersebut.

“Minyak goreng kadaluarsa yang kita sita ada 22 ton dari berbagai merek. Modusnya minyak goreng kemasan dibuka lalu disaring, dituang ke dalam dirigen 5 berukuran meter kemudian dijual kembali,” ujar Brigjen Pol. Anton Wahono kepada wartawan di Selindung Lama, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (13/8).

Dia menjelaskan, bahwa menurut laporan balai BPOM minyak goreng kadarluarsa oplosan ini sangat berbahaya bagi konsumen, sebab bisa menyebabkan munculnya penyakit kanker.

“Ada berbagai merek minyak goreng seperti Hemart dan lainnya itu dicampur kemudian dituang ke dalam dirigen. Tentunya sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh masyarakat, dapat menyebabkan kanker,” terang Anton.

Lanjut dia, terungkapnya kasus ini berdasarkan laporan masyarakat ke balai BPOM lalu pihak BPOM melapor ke Krimsus Polda Babel, kemudian dibentuklah Satgas Pangan untuk kemudian melakukan penindakan.

“Setelah mendapat laporan, kita bentuk tim Satgas Pangan lalu kita ambil tindakan untuk mengamankan barang bukti seperti minyak goreng kadarluarsa yang dioplos,” tutur Anton.

Sementara Kepala BPOM Pangkalpinang, Rossy Hertati mengatakan, dari balai BPOM sendiri asal melakukan pengawasan rutin hingga ke sarana distribusi pangan guna melakukan pemilahan barang-barang yang sudah kadarluarsa.

“Kita lakukan tindakan pengawasan terhadap barang pangan mana yang sudah kadarluarsa, sampai ke sarana distribusi kita pantau dipilah mana barang kadarluarsa yang tidak boleh beredar dan dikonsumsi masyarakat,” imbuhnya.

Maka dari itu, para distributor minyak goreng diimbau segera melapor ke BPOM jika mengetahui praktek yang membahayakan kesehatan masyarakat. Pasalnya, ini sangat berbahaya minyak kadarluarsa dioplos lalu dijual tanpa merek dalam dirigen.

Meskipun demikian, pelaku juga mengaku mendapatkan minyak goreng kemasan tersebut dari perusahaan lain secara resmi. Kemudian melakukan aksinya menjual dalam bentuk dirigen selama satu bulan ini.

“Minyak dari perusahaan lain secara resmi didapatkan,” ucap HS (45) pelaku pengoplosan minyak goreng. Akibat perbuatannya kini pelaku dikenakan pidana pasal 139 dan 142 UU No 18 tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda sebesar 10 miliar. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ibu Hj Deby Apri Sujadi : Manfaatkan Fasilitas Puskesmas dan Posyandu Terdekat

Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengatakan bahwa dirinya mengharapkan agar masyarakat terutama kaum ibu, benar-benar dapat...

Wow! Bright PLN Batam Promo Granada dan Pasang Baru Selama PLN Fair

Metrobatam.com, Batam - PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam akan memperlihatkan berbagai produk dan program teranyar pada  pameran kelistrikan (PLN Fair) yang digelar selama...

Bupati Bintan Instruksikan Kedes Gunakan Dana Desa dengan Benar dan Sesuai Aturan

Metrobatam.com, Bintan - Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kepolisian Republik Indonesia resmi telah melakukan Memorandum Of Understanding...

Komisi III DPRD Kepri Dan BALP Pemprov Kepri Studi Banding ke Bandung

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Provinsi Kepri bersama dengan BALP (Biro Administrasi Layanan Pengadaan) Pemerintah Provinsi Kepri, melaksanakan studi banding ke Pemerintah Kota...

HUT Partai Golkar Ke-53, Tetap Jaya dan Bersatu

Metrobatam.com, Batam - Ketua DPD II Partai Golkar Kota, Ruslan M Ali Wasyim memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus, kader dan keluarga besar Partai Golkar....

90 Kapal Maling Ikan Antre Ditenggelamkan Susi

Metrobatam, Jakarta - Penenggelaman kapal merupakan salah satu kebijakan tegas yang dilakukan pemerintah guna melawan pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Indonesia. Per Agustus...

BBM Satu Harga Tekan Harga Solar di Natuna

Metrobatam, Natuna - Program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menuai hasil. Beberapa wilayah di Indonesia timur...

Negara Lain Mulai Lirik Cara Susi Berantas Maling Ikan

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, selama ini gencar memberantas maling ikan di. Mulai dari menyita hingga menenggelamkan kapal maling ikan...

Penyelundupan Pil Koplo Dalam Tahu Goreng Berhasil Digagalkan

Metrobatam, Blitar - Petugas Lapas Kls 2B Blitar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pil koplo. Pil koplo ditemukan di dalam tahu goreng yang dikirim pembesuk. "Insting...

Memalukan! Belasan Oknum Polisi Keroyok Siswa SMA Gara-Gara Rebutan Cewek

Metrobatam.com, Serang - Aksi penganiayaan menimpa salah seorang siswa SMK di Kota Serang bernama AS (17). Penganiayaan diduga dilakukan oleh belasan oknum anggota Polda...

Curi Kulit Manis di Kebun Mendagri, Arief Dihajar dan Motornya Dibakar

Metrobatam, Merangin - Aksi pencurian yang dilakukan oleh tiga pemuda di perkebunan kulit manis milik Mendagri (39) warga Desa Nilo Dingin kecamatan Lembah Masurai,...

Jokowi Dinilai Berhasil, PDIP Kawal Hingga Habis Masa Jabatan

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) mengklaim Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla berhasil merombak perekonomian Indonesia menjadi lebih kompetitif. Pasangan itu...
BAGIKAN